23 July 2018

Rezim Jokowi

Aksi "Galau" dan "Kekalutan" Rezim

Oleh: Abu Nawas Barnabas

Belum lekang agenda aktivis-Aktivisan, bikin rembug nasional yang diikuti Aki-Aki (baca: kakek-kakek) dan para pinisepuh yang sudah udzur, dikabarkan mereka memburu uang cepe'an, meluncur aksi sebelumnya dukungan ulama-ulamaan. Rezim mengira kegiatan itu bisa membangun kepercayaan publik, menaikan elektabilitas rezim. Padahal ?

Begitu Kontroversialnya Kebijakan Zakat Ala Rezim Jokowi

Oleh : Dinda Citra Aprilia
Aktivis Mahasiswa Universitas Airlangga

 

Mata Najwa Sebut, Gagal Pencitraan Rezim Jokowi

KONFRONTASI -  Dalam acara Mata Najwa, Rabu (7/2) bertajuk “Kartu Kuning Jokowi”, perwakilan rezim Jokowi yaitu Kepala Staf Kepresidenan , Moeldoko bukannya memberikan pencerdasan terhadap mahasiswa, justru melakukan pencitraan kepada mahasiswa. Seolah tak tahu malu, forum yang membahas “Kartu Kuning Jokowi” dibelokkan arahnya secara arogan oleh Moeldoko.

Rezim Jokowi Dikepung Petisi Penolakan Perppu Ormas !

KONFRONTASI -  Alhamdulillah pada tangal 27 Agustus 2017 telah berlangsung rembug Tokoh, Ulama dan Aktivis Islam se-Barlingmasca di Purbalingga. Perhelatan tersebut dilaksanakan untuk mensikapi PERPPU No 2 Tahun 2017.

Reformasi Dipelopori Mahasiswa, Kini Mahasiswa Justru Ditangkapi Rezim Jokowi

KONFRONTASI -  Penangkapan aktivis dan penetapan Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa  Seluruh Indonesia  (BEM SI) dinilai menandai ambruknya demokrasi di Indonesia. Pemerintahan Jokowi dinilai telah merampas jaminan kebebasan berpendapat dan persamaan hukum yang menjadi soko guru dalam berdemokrasi di Indonesia. 

Teuku Syahrul Ansari: Mari Baca Kejadian Tragis Di Era Pemerintahan Jokowi

KONFRONTASI -  Ijinkan saya  berefleksi atas pelbagai kejadian tragis, penuh luka dan berdarah-darah yang  berturut-turut terjadi sejak awal tahun 2017 ini, ditahun ke 3 pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ada apa yang sebenarnya terjadi? Mari kita lihat catatan teror yang mungkin saja muncul dari rahim Rezim Jokowi:Sepertinya telah muncul kelompok gangster ala Mafia Italia, atau Yakuza Jepang, sementara rakyat kecil yang terus mengalami kelaparan dan sibuk menyelamatkan perut sendiri-sendiri terbengong-bengong dengan kejadian-kejadian tragis yang sulit dimengerti.

Langkah-langkah Rezim Jokowi Menjual NKRI kepada Penjajah

KONFRONTASI - Innalillahi wainnailaihi raaji'uuun. Inilah skenario rezim Jokowi jual NKRI kepada penjajah.

1). Awalnya Kerjasama usaha...(done)

2). Masuk tenaga kerja china sebanyak banyaknya di PT PMA...(done)

3). Lalu bikin "Keamanan" sendiri..pribumi sulit masuk.(done)

4). Bikin Daerah/ kavlingTerbatas sendiri...pribumi sulit kontrol (done)

5). Lalu boleh mendirikan Ormas asing ,bikin pasukkan/ Satgas sendiri...(on progress)

Aktivis Malari 1974: Di Bawah Rezim Jokowi, Indonesia di Ambang Kehancuran

KONFRONTASI -   Indonesia di bawah Rezim Joko Widodo (Jokowi) di ambang kehancuran karena defisit anggaran negara mendekat 3 persen. Demikian dikatakan diskusi aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu dan Hariman Siregar bebeberapa waktu lalu. Acara tersebut juga dihadari pakar intelijen dan pilot handal Angkatan Darat (AD) Mayjen (Purn) Glenny Kairupan.

Strategi Rezim Jokowi Gunakan Kekuasaan dan Kekerasan Administratif

KONFRONTASI - Masalah Rezim Jokowi kini adalah terus mengalami penggerusan atau penurunan elektabilitas menjelang Pilpres 2019. Survei Kompas April 2017 menunjukkan elektabilitas Jokowi 41,6 persen. Sebelumnya Menko Maritim melaporkan, elektabilitas Jokowi di atas 50 persen. Padahal pesaing nyata belum muncul mempengaruhi rakyat untuk memilih. Jokowi satu-satunya dipercaya publik akan tampil lagi sebagai Capres Pilpres 2019 mendatang. Waktu pemungutan suara masih dua tahun lagi.

Aktivis Malari 1974: Rezim Jokowi Keblinger, Zalim Dan Pembunuh Demokrasi

KONFRONTASI   -    Rezim Joko Widodo (Jokowi) sudah keblinger, zalim dan pembunuh demokrasi dengan mengeluarkan Perppu pembubaran ormas.
Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu dalam pernyataan kepada suaranasional, Sabtu (15/7). “Rezim ini sangat memuakkan karena menumpas siapa yang berbeda pendapat,” ungkap Salim.

Kata mantan tahanan politik era Presiden Soeharto ini, Rezim Jokowi membuat opini siapa saja yang berseberangan dengan penguasa dianggap antiPancasila, antiKebhinnekaan dan makar.

Pages