22 July 2018

Reni Marlinawati

Soal Rencana Kemenristek Dikti Pantau Komunikasi ke Mahasiswa dan Dosen, Reni Marlinawati: Ide Keliru dan Serampangan

KONFRONTASI - Wakil Ketua Komisi X DPR yang juga politisi PPP, Reni Marlinawati menilai rencana Kementerian Riset Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) untuk memantau komunikasi civitas akademika di perguruan tinggi dalam rangka menangkal faham radikal merupakan ide yang keliru dan serampangan.

"Ide ini akan menabrak hak asasi manusia (HAM). Alih-alih rencana ini akan menangkal radikalisme, justru sebaliknya berpotensi memproduksi radikalis-radikalis baru." jelasnya dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (7/6)

PPP: Radikalisme di Perguruan Tinggi Sudah 'Lampu Kuning'

KONFRONTASI-Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI menyatakan prihatin paham radikalisme telah masuk ke kampus dan hal itu harus menjadi perhatian serius semua pihak.

PPP ke Menag: Berembug Dulu Sebelum Mengeluarkan Kebijakan

KONFRONTASI - Polemik soal daftar 200 mubalig harus dapat kita petik hikmah secara bersama-sama. Permintaan maaf Menag menunjukkan sikap legawa atas kebijakan yang telah menimbulkan kegaduhan di bulan ramadan ini.

Demikian dikatakan Ketua Fraksi PPP DPR RI, Reni Marlinawati dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (23/5)

Ia mengatakan jika secara jernih memerhatikan kebijakan tersebut, pada dasarnya memilki iktikad baik.

Hardiknas: Kualitas Tenaga Pendidik Dianggap Belum Merata

KONFRONTASI - Ketua Fraksi PPP DPR, Reni Marlinawati mengatakan bidang Pendidikan menjadi cara yang paling tempat untuk perkuat sumber daya manusia (SDM).

"Komitmen pemerintah yang menjadikan tahun 2018 untuk memperkuat SDM Indonesia harus didukung dengan cara memperkuat sektor pendidikan di Indonesia. Pendidikan merupakan investasi yang tak bernilai harganya." katanya dalam siaran persnya di Jakarta

Reni Marlinawati: Fraksi PPP Perjuangkan Aspirasi Buruh

KONFRONTASI - Peringatan hari buruh internasional pada 1 Mei 2018 ini dicederai dengan sejumlah peristiwa yang keluar dari semangat awal peringatan hari buruh yang menjadi libur nasional. Demonstrasi yang diisi dengan urusan politik praktis seperti kampanye #2019GantiPresiden jelas keluar dari hakikat peringatan hari buruh ini.

PPP: Puisi Sukmawati Ingkari Sejarah NKRI, Baiknya Minta Maaf

KONFRONTASI - Ketua Fraksi PPP DPR RI, Reni Marlinawati terperangah membaca puisi Ibu Sukmawati dengan judul "Ibu Indonesia".  Tidak mengira jika puisi itu muncul dari Ibu Sukmawati.  Isinya jauh dari sejarah Republik ini.  Jika membaca puisi itu, ada kesan ingin pertentangkan antara negara dan Islam. Padahal,  Bung Karno,  jelas dan tegas mengatakan menjadi Indonesia tidak akan mengurangi keislaman,  kekristenan,  kehinduan para pemeluknya.  Ibu Sukmawati sungguh telah keluar batas dari spirit Bung Karno.

PPP Doakan Siswa Siswi SMK dan MAK Sukses UNBK

KONFRONTASI - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat melaksanakan UNBK dan UNKP kepada siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).  Semoga kesuksesan dan keberhasilan dapat dicapai. 

Reni Marlinawati: PPP Kecam Sikap Intoleransi PGGJ

KONFRONTASI - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengecam sikap intoleransi yang dilakukan oleh Persekutuan Gereja Gereja di Jayapura (PGJJ) atas keberadaan aktivitas dakwah di Sentani, Papua. Delapan poin tuntutan yang diteken 15 pendeta tersebut sama sekali tidak mencerminkan sikap Pancasila dan spirit konstitusi.

"Kami sangat menyesalkan sikap yang muncul dari para petinggi gereja yang memiliki pemikiran dan sikap intoleran" kata Ketua Fraksi PPP DPR RI, Reni Marlinawati dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (19/3)

Guru Meninggal di Tangan Siswa, Ini Sikap Fraksi PPP: Sedih, Berduka dan Geram

KONFRONTASI - Sedih, berduka dan geram atas meninggalnya seorang pendidik SMA 1 Torjun, Sampang Madura atas nama Ahmad Budi Cahyono di tangan siswanya sendiri. Ini tragedi yang sangat miris yang terjadi di dunia pendidikan kita. Peristiwa ini menjadi puncak aksi yang menimpa para pendidik mulai dari kriminalisasi, kekerasan hingga mengakibatkan meninggal.

Terkait Rencana Pembukaan Perguruan Tinggi Asing di Indonesia, Ini Sikap Fraksi PPP

KONFRONTASI - Rencana pemerintah membuka peluang perguruan tinggi asing ke Indonesia secara yuridis formal memiliki landasannya. Seperti Pasal 65 ayat (1-5) UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 161 ayat (1), (2), dan (5) PP No 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, Pasal 90 ayat (1-5) UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, serta Permendikbud No 31 Tahun 2014 tentang Kerjasama dan Pengelolaan Pendidikan oleh Lembaga Pendidikan Asing dengan Lembaga Pendidikan di Indonesia.

Pages