Reklamasi

Ini Tiga Alasan Utama Rizal Ramli Teken Moratorium Reklamasi

Konfrontasi - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menyatakan telah menandatangani dokumen penghentian sementara (moratorium) reklamasi Teluk Jakarta. Reklamasi terpaksa dihentikan karena menuai pro dan kontra.

Rizal mengatakan, sebenarnya reklamasi merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh beberapa negara. Namun begitu, dampak dari reklamasi harus diperhatikan.

Dia menuturkan, ada tiga syarat untuk melakukan reklamasi. Pertama, ‎reklamasi boleh dilakukan asal tidak berdampak pada kerusakan lingkungan.

Moratorium Reklamasi, Menko Kemaritiman: Siapa Yang Berani Tuntut Rizal Ramli?

Konfrontasi - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, pemerintah sudah memberlakukan moratorium atau penghentian sementara proyek reklamasi pulau di Teluk Jakarta. Hal itu disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi kemaritiman PDIP di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Minggu (24/4).

"Sudah ditandatangani beberapa hari yang lalu. Hari jumat sudah ada rapat komite gabungan," kata Rizal di lokasi, Minggu (24/4/2016).

Eks Menteri Kelautan: Nelayan Harus Dapat Saham Jika Reklamasi Dilanjutkan

Konfrontasi - Nasib reklamasi Teluk Jakarta terkatung-katung. Setelah sogok menyogok terkait rancangan peraturan daerah reklamasi dibongkar Komisi Pemberantasan Korupsi, kini segala aktivitas berkaitan reklamasi dihentikan sementara pemerintah. Belum ada kepastian apakah reklamasi yang sudah berjalan itu akan dilanjutkan kembali ke depan.

Digarap KPK 10 Jam, Bupati Tangerang Beberkan Semuanya

Konfrontasi - Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar selesai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia mengaku ditanya  mengenai batas-batas wilayah 17 pulau hasil reklamasi dengan wilayah Kabupaten Tangerang.

Jumat (22/4/2016) ini Ahmed Zaki dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan suap terkait pembahasan rancangan peraturan daerah mengenai reklamasi di Pantai Utara Jakarta. Dia diperiksa sekitar 10 jam. 

Warga "Sandera" Puluhan Truk Pengangkut Tanah Reklamasi

Konfrontasi - Sejumlah warga menghadang puluhan truk pengangkut tanah untuk reklamasi pantai di Bengkong Laut, Batam, Kepulauan Riau. Mereka kesal karena aktivitas truk tersebut mengancam keselamatan pengguna jalan yang lain.

Puluhan truk pengangkut tanah itu berhenti di sepanjang Jalan Bengkong karena dihadang warga. Penghadangan ini dipicu rasa kekesalan warga dengan aktifitas truk yang sering ugal-ugalan sehinga berbahaya bagi pengguna jalan. Warga langsung menempatkan plang tanda rambu lalu intas di jalan, Jumat (22/4/2016)

Bertolak Belakang: Jokowi Fokus Bangun Poros Maritim, Ahok Usir Nelayan Lewat Reklamasi

Konfrontasi - Direktur Eksekutif The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Enny Srihartati, menilai kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menerbitkan izin reklamasi dan melakukan penggusuran, berseberangan dengan program besar Presiden Joko Widodo menjadikan Indonesia sebagai poros maritim.

KPK Garap Bupati Tangerang Terkait Reklamasi Pantai Utara Jakarta

Konfrontasi - KPK memeriksa Bupati Tangerang, Ahmad Zulkarnain, sebagai saksi dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana pemberian hadiah terkait pembahasan rancangan peraturan daerah Pantai Utara Jakarta.

"Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar, diperiksa terkait usulan jembatan tambahan dari Kosambi ke pulau reklamasi punya PT KNI (Kapuk Naga Indah)," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, di Jakarta, Jumat (22/4/2016).

Deddy Mizwar Curiga Reklamasi Jakarta Sedot Pasir dari Pantura Jawa Barat

KONFRONTASI-Terkait reklamasi Teluk Jakarta, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar curiga ada upaya pengambilan pasir dari wilayahnya.

“Kita belum izinkan, sedot (pasir) dari pantai di Pantura Jawa Barat,” kata dia di Gedung Sate, Bandung, Kamis, 21 April 2016.

Deddy mengatakan, sudah dua perusahaan mengajukan izin untuk mengambil pasir. Satu perusahaan sudah mengantungi izin tapi belum beroperasi, satu lagi baru memproses pengajuan izin. “Belum boleh (beroperasi), kita mau tinjau lagi,” kata dia.

Pages