reformasi

Pemuda Wajib Mengawal Reformasi

Konfrontasi - Pemuda wajib mengawal reformasi di Indonesia. Diharapkan pemuda juga dapat menjadi kaum kritis dan terhindar dari pengaruh negatif. Demikian harapan Anggota Komisi X DPR, Sutan Adil Hendra, menanggapi Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober.

“Saya ingin bahwa pemuda kita harus mengawal reformasi, sebagaimana di awal dulu. Namun, sekarang saya kok melihat pemuda banyak berdiam, tidak sekritis kondisi di tahun-tahun yang lalu," kata Sutan, ketika dikonfirmasi Parlementaria melalui telepon, Rabu (28/10).

Kontras Desak Luhut Segera Reformasi Sektor Keamanan

KONFRONTASI - Menko Polhukam Luhut Panjaitan diminta untuk segera melakukan reformasi sektor keamanan (RSK). Hal ini harus menjadi perhatian Menko Polhukam melalui tanggung jawab koordinatif yang dimiliki. "Karena dia juga terkait dengan berbagai kementerian dan lembaga negara. Seperti institusi TNI dan lain-lain," kata Yati Andriyani selaku Wakil Koordinator Bidang Advokasi Kontras dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Borobudur, Jakarta, Jumat (14/8).

Reformasi Lahirkan Fenomena Gila Pemimpin dan Pemimpin Gila

KONFRONTASI-Ternyata reformasi melahirkan demokrasi yang membuat Indonesia menjadi negara bebas, dan bukan negara demokrasi. Bahkan, atas nama demokrasi, konsitusi, dan hak asasi manusia, siapapun bisa menjadi preman, pelacur, penjahat dan bahkan bisa menjadi pemimpin pemerintahan dari tingkat pusat hingga daerah.

Moralitas Buruk, Negara Ambruk

Selain Tuhan Yang Maha Kuasa, nampaknya tak akan ada kekuatan yang mampu mencegah keruntuhan sistem negara era reformasi yang pasti berdampak pada timbulnya perang saudara (Baratayudha).

Selain Tuhan Yang Maha Kuasa, nampaknya tak akan ada kekuatan yang mampu mencegah keruntuhan sistem negara era reformasi yang pasti berdampak pada timbulnya perang saudara (Baratayudha).

Jaringan '98: Reformasi Telah Mati, yang Tersisa Hanya Kebebasan Semu

KONFRONTASI-Reformasi telah mati, yang diwariskan tinggal kebebasan semu, yang ternyata tidak mampu mengangkat hajat hidup rakyat banyak. Demikian dikatakan Juru Bicara Jaringan '98 Lampung Ricky Tamba, Senin (18/5/2015).

Ricky menuturkan 17 tahun reformasi telah melahirkan kebebasan, tetapi gagal menuntaskan agenda perjuangan terpenting menyangkut kesejahteraan rakyat seperti kebutuhan pokok, pendidikan dan kesehatan. Selain itu musuh utama perjuangan Gerakan Reformasi 1998 yakni korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), semakin merajalela.

17 tahun berlalu, target reformasi baru tercapai 20 persen

KONFRONTASI-Reformasi akan memasuki umur 17 tahun pada 21 Mei 2015 mendatang, namun target-target yang diperjuangkan dalam momentum pergerakan perubahan bangsa Indonesia tersebut dinilai baru mencapai 20 persen saja.

Hal itu disampaikan eksponen pegiat 1998 yang sempat tergabung dalam Forum Kota (Forkot) Mixil Mina Munir dalam konferensi pers jelang peringatan 17 tahun reformasi di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu.

OECD Sarankan Indonesia Lakukan Reformasi Ekonomi

Konfrontasi - Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan (OECD) menyarankan Indonesia terus melakukan reformasi dalam bidang ekonomi yang telah dilakukan pemerintah saat ini, untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Indonesia saat ini merupakan salah satu negara emerging yang memiliki performa ekonomi baik di kawasan, tapi mendorong reformasi lebih baik dan lebih cepat, bisa memberikan keuntungan dan manfaat bagi masyarakat," kata Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurria di Jakarta, Rabu (25/3).

Angka Pengangguran Tinggi, Yunani Didesak Lanjutkan Reformasi Struktural

KONFRONTASI-Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan pada Senin bahwa Jerman menginginkan Yunani yang kuat dengan pertumbuhan dan mengurangi pengangguran, sementara mendesak Yunani untuk melanjutkan reformasi struktural.

"Kami ingin Yunani menjadi kuat secara ekonomi dan memiliki pertumbuhan," kata Merkel dalam konferensi pers bersama dengan mitranya dari Yunani Alexis Tsipras yang sedang berkunjung di Berlin, menambahkan bahwa tingginya angka pengangguran di Yunani, terutama pada pemuda, harus dikurangi, lapor Xinhua.

Bima Arya, Reformasi Indonesia 'Mati Muda' dan Visualisasi Di Balik 98 Kurang Greget

Konfrontasi - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan reformasi yang dahulu diperjuangkan oleh para mahasiswa Indonesia pada Mei 1998 kini telah "mati muda".

"Pesan film "Di Balik 98" ini kita sepakat kalau reformasi itu mati muda," kata Bima usai nonton bersama film Di Balik 98 di Botani Square, Jumat (16/1).

Menurut Bima, reformasi yang diperjuangkan oleh para mahasiswa pada Mei 98 yakni menuntut pemerintahan yang bersih tidak terwujud sampai saat ini, sehingga perjuangan itu masih sebelum waktunya.

Pages