reformasi

RIP Reformasi

Juftazani

 

 

Apa yang terjadi ketika gejolak Reformasi membakar negeri

Di bawah bau amis darah Elang Lesmana dan kawan-kawan

Ada penumpang gelap menyertai awal perjalanan

Derak ranting patah dan Isak Ibu pertiwi

Menangisi kepergian putra terbaiknya

Ke negeri sunyi

 

 

 

Air mata rakyat lebih banyak memberi pesan

Dari apa yang disodorkan semua kata

Zona militer untuk sipil dan mahasiswa yang tertembak di dada

Sumber Kapital Kering, Negara Reformasi Terancam Runtuh

Oleh: Haris Rusly Moti*

21 Mei 1998 adalah hari lahirnya sebuah era. Presiden Soeharto menyatakan berhenti setelah berkuasa selama 30-an tahun. Era Orde Baru berakhir. Era reformasi yang berpondasi liberalisme lahir pada hari itu. Satu hari setelah peringatan lahirnya reformasi, 22 Mei, pada hari itu KPU akan menetapkan rekapitulasi suara Pilpres secara nasional.

Pemilu 'Zaman Now' Jangan Khianati Reformasi

Jakarta-Hampir sepekan pesta demokrasi lima tahunan telah berlalu. Namun protes dan kritik terhadap pelaksanaan Pemilu yang berlangsung pada 17 April kemarin terus bergulir.
 
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Sodik Mujahid mengingatkan kritik dan protes yang disampaikan publik ditujukan untuk mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil (jurdil).
 
Menurutnya, hal ini sebagai wujud demokrasi yang konsisten dengan semangat reformasi. 
 

PDIP Terus Melakukan Reformasi Terhadap TNI. Jokowi Akan Memberikan Porsi Kepada POLRI Terdepan Dan Teratas Dalam Menjaga Keamanan Nasional Negara

Oleh: Tommy Wibowo

 

 

POLRI di beri porsi terdepan dan teratas dalam menjaga Keamanan Nasional.
Presiden RI Joko Widodo mengatakan ini adalah Konsep "Demokratik policing" adalah konsep yang bagus dalam iklim demokrasi saat ini. Sangat baik bagi POLRI guna menciptakan sistem keamanan nasional bagi bangsa Indonesia dimasa depan. Democratic Policing Karya Prof. Tito Karnavian "Wujud Pradigma Polri Di Era Demokratis." 

Antara Era Megawati, SBY dan Sekarang, Rizal Ramli: Bayar Buzzer untuk Bully yang Tidak Sepaham!

KONFRONTASI- Tokoh nasional sekaligus ekonom senior Rizal Ramli mengungkapkan posisinya sebagai sosok yang kerap melakukan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang tidak memihak kepada rakyat. Hal ini ia lakukan kepada setiap pemerintahan, tanpa terkecuali.

Reformasi Belum Tuntas, Ratusan Aktivis Turun Gunung

KONFRONTASI -   Sekitar 300 aktivis yang tergabung dalam Jaringan Progresif 98 Bandung ‘turun gunung’ dan menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintahan saat ini yang dinilai megabaikan banyak agenda ataupun cita-cita reformasi.

Melihat kondisi Indonesia saat ini secara sosial, politik dan ekonomi, para aktivis tersebut tergerak untuk ‘turun gunung’ dengan menggelar Ikrar Kebangsaan dan Diskusi Publik Jelang Pemilu 2019 di Kafe Dacosta, Jalan Sawunggaling, Kota Bandung, Senin 10 September 2018.

Penumpang Gelap Reformasi Penyebab Pribumi Kehilangan Kedaulatan

Oleh:  Bastian P. Simanjuntak

 

 

  KELUARNYA Inpres Nomor 26 tahun 1998 yang ditandatangani Presiden BJ Habibie tentang Larangan Penggunaan Istilah Pribumi dan Non Pribumi dalam penyelenggaraan pemerintahan merupakan keputusan liar sebab Inpres tersebut tidak tertulis dalam enam tuntutan reformasi yang digadang-gadang oleh mahasiswa.

Pages