Recep Tayyip Erdogan

2 Orang Dekat Presiden Erdogan Dinyatakan Positif COVID-19

Konfrontasi - Dua orang dekat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dinyatakan positif COVID-19 pada Sabtu (31/10/2020). Mereka adalah Juru Bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalin dan Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu

"Saya sudah mencapai tahap akhir pengobatan coronavirus, dan gejala yang saya alami tergolong ringan. Kondisi saya saat ini baik-baik saja," cuit Kalin sebelumnya pada hari yang sama di Twitter.

Sementara itu, Soylu dan keluarganya tengah menjalani perawatan di rumah sakit usai dinyatakan positif COVID-19.

Menhan Prabowo dan Presiden Erdogan Diskusi soal Pertahanan

KONFRONTASI - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (Prabowo) bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Keduanya berjabat tangan di Kompleks Kepresidenan Turki, Ankara.

"Presiden Recep Tayyip Erdogan menerima Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, di Kompleks Kepresidenan. Menteri Pertahanan Hulusi Akar juga hadir dalam pertemuan ini," demikian informasi yang disampaikan situs Kepresidenan Turki, Jumat (29/11).

Undang Erdogan ke Acara Pernikahan, Mesut Ozil Banjir Kecaman

Konfrontasi - Superstar Arsenal, Mesut Ozil resmi mempersunting kekasihnya, Amine Gulse, di sebuah hotel mewah di Istanbul, Turki, awal Juni ini. Ada yang istimewa sekaligus kontroversi dari pernikahan Ozil. Yaitu kehadiran Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan istrinya Emine di acara tersebut.

Foto dan video Erdogan menghadiri respesi pernikahan Ozil menyebar di media sosial dan jadi perbincangan netizen. Banyak yang menyebut Erdogan adalah tamu kehormatan, namun tidak sedikit pula yang mencibirnya.

Kecam Netanyahu, Erdogan Tegaskan Tepi Barat Adalah Milik Palestina

KONFRONTASI-Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengecam pernyataan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu atas pernyataan terbarunya mengenai Tepi Barat, Palestina. Netanyahu mengatakan akan memperluas aneksasi Israel atas Tepi Barat jika memenangkan pemilu yang akan digelar 9 April mendatang.

Berbicara jelang bertolak ke Rusia, Erdogan mengatakan bahwa Tepi Barat adalah milik Palestina. Pernyataan Netanyahu, lanjut Erdogan, tidak akan mengubah apapun dan merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.

Media Prancis Buktikan Kabar Erdogan Dukung Prabowo Adalah Hoax Belaka

Konfrontasi - Media asal Prancis, Agence France-Presse (AFP), menelusuri kabar Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. AFP membuktikan kabar yang tersebar via gambar di internet itu adalah salah.

Dilansir AFP Fact Check, Minggu (7/4/2019), judul laporan pengecekan fakta sudah sangat jelas, yakni, "Bukan. Gambar ini tidak menunjukkan pemimpin Turki Erdogan menyatakan dukungan untuk capres oposisi Indonesia di Pilpres."

Erdogan Desak Barat Lawan Rasisme, Xenofobia dan Islamfobia

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa (19/3) mendesak Barat agar bangkit melawan rasisme, xenofobia dan Islamfobia setelah serangan teroris di Selandia Baru.

Di dalam satu artikel yang disiarkan di surat kabar Washington Post, Erdogan mengatakan setelah pembantaian di Christchurch, Barat memiliki "tanggung-jawab tertentu".

Tinggalkan Rudal Patriot AS, Erdogan Pilih Beli S-400 Rusia

KONFRONTASI-Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pembicaraan tentang pembelian sistem rudal Patriot buatan Amerika Serikat (AS) tidak berjalan mulus. Dia memastikan kesepakatan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia sudah final dan tidak akan rusak.

"Kami membuat kesepakatan S-400 dengan Rusia, jadi tidak mungkin bagi kami untuk berbalik. Itu sudah selesai," kata Erdogan kepada wartawan pada hari Sabtu, dikutip NTV, Minggu (17/2/2019).

Erdogan Sebarkan Rekaman Pembunuhan Khasshoggi ke AS

Konfrontasi - Turki telah memberikan rekaman-rekaman terkait dengan pembunuhan wartawan Jamal Khasshoggi kepada Arab saudi, Amerika Serikat, Jerman, Prancis dan Inggris, kata Presiden Tayyip Erdogan pada Sabtu (10/11).

Sumber-sumber Turki mengatakan sebelumnya bahwa pihak berwenang memiliki rekaman audio yang dimaksudkan mendokumentasikan pembunuhan tersebut.

Erdogan Desak Saudi Ungkap Dalang Pembunuhan Khashoggi

KONFRONTASI -Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak pemerintah Arab Saudi untuk membuka siapa yang memerintahkan pembunuhan kolumnis Jamal Khashoggi, sekaligus mengungkap lokasi jasadnya.

“Siapa yang memberi perintah?” kata Erdogan di hadapan anggota Partai AK di Ankara, Jumat (26/10/2018).

“Siapa yang memerintahkan 15 orang ini datang ke Istanbul?” tanyanya lagi, merujuk pada 15 orang yang dilaporkan tiba di Istanbul beberapa jam sebelum pembunuhan Khashoggi.

Pages