Raskin

Buwas Temukan Ada Beras Raskin Disimpan di Gudang Bulog Lebih dari 1,5 Tahun

KONFRONTASI-Beras miskin (raskin) yang sekarang ganti nama menjadi beras sejahtera (restra) mestinya sudah dibagikan kepada masyarakat, namun ternyata Perum Bulog menyimpan beras miskin (raskin) di gudangnya hingga 1,5 tahun.

Perum Bulog mendapati raskin di gudangnya itu setelah bongkar-bongkar. ”Hasilnya ada stok beras yang disimpan lebih dari 1,5 tahun lebih di gudang Bulog,” kata Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas), Selasa (26/6).

Beras Raskin Kini Bisa Diambil di Warung

KONFRONTASI-Pemerintah melalui Kementerian Sosial meneken kerjasama agar beras miskin bisa diambil di warung.

Tak hanya beras, kebutuhan pokok lainnya yang masuk dalam bantuan pemerintah juga bisa diambil diwarung-warung yang telah melakukan kerjasama.

"Jadi penerima program keluarga harapan atau masyarakat kurang mampu dapat membeli kebutuhan pokok yang ada di warung tersebut dengan menggunakan kartu anjungan tunai mandiri," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa, Minggu (21/8/2016).

Distribusi Raskin Untuk Ramadhan Baru 28 Persen

KONFRONTASI-Distribusi beras miskin (Raskin) atau Beras Keluarga Sejahtera (Rastra) untuk bulan Ramadhan 2016 baru mencapai 28 persen. Oleh sebab itu, pemerintah akan mempercepat pembagian raskin pada bulan Mei yang diambilkan dari kuota bulan Juni.

"Sampai saat ini progres pembagiannya baru 28 persen. Oleh sebab itu kami sudah terbitkan Surat Percepatan Alokasi (SPA). Ini agar Pemerintah Daerah segera mendistribusikan alokasi raskin sebelum Ramadhan 2016," kata Khofifah saat berkunjung ke Jember, Sabtu (28/5/2016).

Catat, Bulog Janji Perbaiki Kualitas Raskin

KONFRONTASI-Bulog Sub Divisi Regional wilayah Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan berjanji akan memperbaiki kualitas beras untuk keluarga miskin yang diterima masyarakat di wilayah itu dalam kondisi tidak hancur sehingga layak untuk dikonsumsi.

"Kami akan perbaiki kualitas beras miskin (raskin) dengan membagikan yang bagus untuk masyarakat kurang mampu di Ogan Komering Ulu (OKU)," kata Kepala Bulog Sub Divisi Regional setempat, Armansyah Harahap di Baturaja, Minggu.

Proses Administrasi Hambat Penyaluran Raskin di Penajam

KONFRONTASI-Penyaluran beras untuk warga miskin tahap kedua periode Mei-Agustus 2015 untuk 10,628 rumah tangga sasaran manfaat di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terhambat lambatnya proses administrasi di daerah itu.

"Pendistribusian raskin tahap kedua mengalami keterlambatan karena masih ada kecamatan yang belum menyerahkan surat permintaan alokasi beras yang dihimpun dari desa dan kelurahan setempat," ucap Plt Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar di Penajam, Minggu.

Bulog Akan Hapus Raskin

Konfrontasi - Bulog akan menghapus beras raskin. Sebagai gantinya, Bulog akan mengedarkan beras medium. Langkah ini dilakukan untuk menghapus citra beras raskin dengan kualitas rendah menjadi beras bagus standard beras kemasan.

Wahyu, Direktur Pengadaan Bulog, mengatakan, tahun depan beras raskin sudah tidak ada lagi. Nantinya, beras medium dengan kualitas bagus akan menjadi penggantinya.

Terkait Isu Raskin Dicampur Beras Sintetis, Bantahan Bulog: Memang Ada Campuran, Tapi Bukan Plastik!

KONFRONTASI-Perum Bulog menyatakan bahwa gudang-gudang milik perseroan mereka terbebas dari beras sintetis. Pun dengan beras raskin (beras miskin), Bulog menegaskan raskin yang didistribusikan aman dikonsumsi dan  tidak ada campuran beras plastik. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Bulog Sub Divisi Regional Karawang Alex, menyusul isu yang menyebut adanya campuran beras plastik dalam raskin.

Bulog Akui tak Salurkan Raskin Selama Tiga Bulan, Ini Alasannya

KONFRONTASI-Badan Urusan Logistik (Bulog) tidak pernah mengalami kekosongan stok selama tiga bulan pada 2014 sebagaimana diberitakan sejumlah media massa. Justru, Bulog memiliki pasokan beras yang cukup setiap bulannya, di mana berdasarkan data terakhir, lembaga tersebut memiliki persediaan beras di gudang Bulog sebanyak 1,4 juta ton.

"Stok tersebut cukup untuk memasok beras nasional hingga lima bulan ke depan," kata Direktur Pelayanan Publik Bulog Lely Pelitasari Soebekty, pada Senin (2/3).

Harga Tertinggi Eceran Raskin Rp2500 Per Liter

KONFRONTASI-Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bogor, Roy E Khaerudyn, menyatakan harga tertinggi eceran beras untuk warga miskin Rp2.500 per liter.

"Raskin untuk 155.894 Rumah Tangga Sasaran di wilayah ini tidak boleh dijual di atas Rp2.500 per liter," kata Kepala BPMPD Kabupaten Bogor Roy E Khaerudyn di Cibinong, Kamis.

Pages