Ramadan

Muslim di Australia Sambut Datangnya Ramadan tanpa Kegiatan Sosial

KONFRONTASI -  Hari ini, Jumat (24/04), Muslim di Australia mulai menjalankan ibadah puasa, meski dengan cara yang berbeda karena banyaknya larangan terkait pandemi virus corona. Menurut mereka makna bulan suci tidaklah berubah.

Selama 30 hari ke depan, umat Islam di dunia, termasuk di Australia akan berpuasa dan sudah mempersiapkan diri untuk bulan Ramadan yang sepi dibandingkan biasanya.

Pelopor Sinetron Ramadan, 10 Kabar Terbaru Pemeran Doaku Harapanku

KONFRONTASI -  Memasuki bulan Ramadan, ada banyak hal istimewa yang bikin bulan suci makin meriah. Salah satunya adalah program spesial ramadan yang ngetren sejak tahun 90-an. Doaku Harapanku (1998) pun jadi sinetron pelopor yang tayang khusus di bulan puasa.

Diperankan oleh artis-artis papan atas pada masanya, gak heran jika Doaku Harapanku (1998) sukses besar dan terus dikenang hingga saat ini. Yuk tengok potret dulu dan sekarang para pemeran sinetron Ramadan ini.

Coronavirus: Indonesia’s Widodo allows travel after Ramadan, raising fears infection will spread

KONFRONTASI -   Indonesia is bracing for millions of people from Jakarta, the epicentre of the country’s coronavirus outbreak, to head for their hometowns across the archipelago after President Joko Widodo
said he would not ban this year’s usual surge in travel towards the end of the Muslim fasting month in May.

Ramadan Berlalu, Ketaatan Menetap Selalu

Oleh: Imam Shamsi Ali* 

Beberapa hari lalu Ramadan berlalu, seolah mengatakan: “goodbye, see you again” (Selamat tinggal, hingga jumpa lagi)! 

Kita yang mengenalnya sebagai bulan kebaikan, datang dengan segala kebaikan, tentunya bersedih dan berat hati ditinggalkan. Berat hati untuk melambaikan tangan secara berucap: “goodbye, hope to see you again”. 

Gus Mus tentang Ramadan, Toleransi, dan Kebangsaan

KONFRONTASI - Menurut KH MUSTOFA BISRI, jangan mempertentangkan agama dengan berbangsa. Berikut petikan perbincangan pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, itu dengan wartawan Jawa Pos EKO SULISTYONO yang sowan ke sana.

Gus, Ramadan kan media untuk belajar. Bagaimana kita memetik hikmah dari Ramadan tentang toleransi?

Jadikan Ramadan sebagai Sarana untuk Mengembalikan Fitrah Kemanusiaan dan Kebangsaan

KONFRONTASI - Ramadan adalah bulan menahan nafsu kebinatangan dan kesetanan seperti syirik, sombong, dengki, brutal, kekerasan, dan vandalisme yang seringkali merusak fitrah kemanusiaan. Seseorang yang kembali kepada fitrahnya, mempunyai makna berada dalam kesucian dan keyakinan asli sebagaimana saat ia dilahirkan.

Rasul Meningkatkan Ibadah di 10 Terakhir Ramadan

KONFRONTASI -  BENARKAH selama 10 malam terakhir Ramadan umat Islam dilarang melakukan hubungan badan?

Tidak seperti itu. Allah telah menghalalkan bagi umat Islam untuk melakukan hubungan badan di malam Ramadan. Allah berfirman,

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka." (QS. al-Baqarah: 187).

Ramadan Momentum Memupuk Tolerasi dan Membersihkan Rasa Benci

KONFRONTASI - Ujaran kebencian dapat melahirkan kekerasan, intoleransi, fitnah maupun hoax. Karena dari kebencian ini pula yang menjadi akar dari sikap dan tindakan radikal terorisme. Jihad melawan kebencian adalah jalan menuju perdamaian dan persatuan bangsa. Untuk itu masyarakat harus dapat menjadikan Jihad di bulan Ramadan ini sebagai perang melawan kebencian, hoax, dan propaganda yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Ramadan Bulan Rekonsiliasi Kuatkan Ukhuwah Kebangsaan Hadapi Ancaman Perpecahan & Radikalisme

KONFRONTASI - Tepat tanggal 10 Ramadan Tahun kedelapan Hijriah, Nabi Muhammad SAW menguasai Mekkah tanpa pertumpahan darah. Peristiwa penting itu menjadi bukti bahwa Islam adalah agama damai yang mencintai kemanusiaan.

Momen rekonsiliasi yang disebut Fathul Makkah ini terjadi di bulan rahmah atau kasih sayang, yaitu Ramadan. Karenanya, Ramadan harus menjadi momentum bagi umat Islam, khususnya bangsa Indonesia untuk menguatkan kembali daya rekat persaudaraan sesama anak bangsa pasca berlangsungnya Pemilu 2019 ini.

Ramadan Momentum untuk Saling Mendamaikan dan Memaafkan

KONFRONTASI - Beberapa hari sebelum hadirnya bulan Ramadan ini, bangsa Indonesia telah melakukan pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) dengan agenda Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) Dimana sebelum Pemilu itu ada proses kampanye yang sangat panjang dan menyita perhatian publik sehingga masyarakat Indonesia seperti dibuat terkotak-kotak karena adanya fitnah, penyebaran berita bohong (hoax) dan sebagainya.

Pages