publik

Menteri Agraria Sofyan Djalil dalam Sorotan Media/Publik: Situ kerja buat ''raja-raja'' tanah ya ?'' kata RR Bertanya

KONFRONTASI- Menteri agraria Sofyan Djalil adalah alumni Pelajar Islam Indonesia (PII dan FH-UI) yang semasa studi dia dididik agar amanah. Namun kelakuan dan perbuatannya kini dalam sorotan publik karena bau sangit ''kepentingan sempit''.  Tokoh nasional Rizal Ramli (RR) menyentil Sofyan Djalil.

Sejak Awal Publik Sudah Tidak Percaya, BNPB Akui Data Covid-19 Pemerintah Pusat Bukan yang Sebenarnya

KONFRONTASI -   Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengakui data kasus positif pandemi virus corona atau Covid-19 yang disampaikan pemerintah pusat bukan data yang sebenarnya.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo dalam diskusi virtual yang ditayangkan di YouTube Energy Academy Indonesia pada Minggu (5/4) kemarin.

Pejabat Publik

Oleh:   Djoko Edhi Abdurrahman

 

 

"Sri Mulyani kesulitan dana Covid-19. Tapi Luhut Binsar Panjaitan,  tidak mau dana untuk ibukota baru diganggu. Kita sama-sama tahu,  yang ada di pikiran beliau duit duit duit.  Tak ada sedikitpun untuk negara",  kata Said Didu.  
Ucapan itu yang mau dipidanakan Luhut menggunakan UU ITE. Komen saya: tak masuk ke pasal bro!  Apakah itu mencemarkan nama baik?  Luhut di situ adalah Menko, pejabat publik.  Kata Luhut dengan arogan: "Jabatan saya sangat tinggi.  Saya berkuasa".

RR Sebut Utang Pemerintah Bertumbuh 4 Kali lebih Cepat dari Pertumbuhan PDB, Analis: RR pengusung gagasan dan pemikiran Trisakti Soekarno

KONFRONTASI- Publik menilai, satu-satunya tokoh nasional yang memiliki cara untuk mengurangi beban utang dan  mengatasi kehancuran ekonomi ala Menkeu terbalik Sri Mulyani (Neoliberalisme)  di rezim Jokowi adalah Rizal Ramli (RR), mantan aktivis ITB dan  ekonom senior lulusan Boston University,AS.  RR punya gagasan dan pemikiran Trisakti Bung Karno, tapi tidak sama sekali Sri Mulyani, Srikandi neolib skandal Bank Century . Ingat bahwa utang pemerintah bertumbuh 4 kali lebih cepat dari pertumbuhan PDB.

Kebijakan Publik Sebagai Panglima: Ikhtiar Membawa Indonesia No 5 Di Dunia

(Review Pidato Hatta Rajasa Ketika Menerima
Doktor Kehormatan dari ITB)

 

Oleh: Denny JA

 

“Negara yang berhasil dan menang adalah negara yang membangun kebijakan unggul. Kebijakan publik menentukan keberhasilan sebuah negara, apapun ideologi dan politiknya.”

Pernyataan itu dikatakan Hatta Rajasa di podium. Ia tak lagi sebagai politisi yang memimpin partai. Ia juga tak lagi sebagai Menko Ekonomi. Saat ini Hatta lebih bersosok akademisi yang banyak membaca, dan sudah dilezatkan oleh pengalaman praktis.

Kebohongan atau Hoaks 'Pemimpin atau Pejabat ' Korbankan Rakyat

KONFRONTASI- Pernyataan bohong yang dilakukan pemimpin bangsa atau pejabat publik akan berbeda dampaknya dengan pernyataan bohong yang dilakukan orang biasa. 

Sebab, apabila pemimpin bangsa atau pejabat publik itu menyampaikan kabar bohong atau dusta (Hoaks), takyat Indonesia yang terkena dampaknya.

"Kebohongan pribadi korbannya adalah orang per orang. Kalau kebohongan publik korbannya adalah rakyat, publik atau masyarakat," kata Ekonom senior Dr. Rizal Ramli di Kediamannya Jalan Bangka IX, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (16/02/2019).

Mengapa KPU Tak Dipercaya oleh Publik?

oleh Asyari Usman
 
“The ballot is stronger than the bullet,” kata Abraham Lincoln, presiden Amerika Serikat yang ke-16. “Pemilihan lebih kuat dari peluru .”
 
Begitulah Lincoln menggambarkan esensi pemilihan umum. Tentang suara rakyat. Tetapi, tentunya ucapan Lincoln itu harus diletakkan dalam kontkes pemilihan umum (pemilu) yang murni. Jujur dan adil.
 

Bisnis Survei yang Mengganggu Publik Kita

KONFRONTASI- Tidak selalu atau tdk semua survey diperjualbelikan. Kadang juga yg dijual bagian bagian tertentu sementara yg lainnya di publikasi  apa adanya. Hanya orang yg jeli bisa mendeteksi kecurangan2 model ini. Dan ada lembaga survey yg main nya kasar dan tanpa malu, biasanya merangkap sbg konsultan dll, pokoknya di bayar.

Nalar Publik Dicederai Pemerintah Jokowi-JK: Asean Games 30T, Pertemaun IMF-BANK DUNIA 810 M, Lombok 548 tewas Hanya 38 M

Oleh: Natalius Pigai

KONFRONTASI- Gempa yang mengguncang Lombok meluluhlantakkan infrastruktur vital, menghancurkan ribuan rumah/gedung. Jumlah korban tewas mencapai 548 jiwa. Aktivitas perekonomian dan pemerintahan macet. Belum lagi suasana kebatinan masyarakat. Meski sedemikian parah, pemerintah baru mengucurkan dana Rp38 miliar. Jumlah ini lebih kecil dari bantuan pemerintah untuk pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia  Oktober 2018 sebesar Rp810 miliar dan Asian Games Rp30 triliun. Hal ini
dinilai tidak adil.

Jokowi Sudah Tak Disukai Publik

KONFRONTASI -  Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei terbaru tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah dan elektabilitas capres menjelang Pemilu 2019.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menyebutkan dari hasil survei yang dilakukan pada 14-22 September 2017 tersebut tercatat 79,4 persen masyarakat Indonesia tidak puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi.

Pages