PT Pelindo II

Mahasiswa Tagih Janji KPK Tuntaskan Kasus RJ Lino

Konfrontasi - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pendukung Komisi Pemberantasan Korupsi mendatangi kantor KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat 5 Mei 2017.

Para mahasiswa ini mendesak lembaga anti korupsi itu menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II yang menjerat mantan Dirut Pelindo II, Richard Joost Lino.

Ahok Didatangi Ahli Waris Mbah Priok

Konfrontasi - Habib Abdullah Sting Alaydrus atau Habib Sting, ahli waris Al-Habib Hasan bin Muhammad Al-Haddad atau Mbah Priok, mendatangi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI, Jumat, 17 Februari 2017.

Kedatangan Sting bersama sejumlah pengurus Majelis Gubah Al Haddad, Koja, Jakarta Utara, merupakan tindak lanjut atas kedatangan Ahok, sapaan akrab Basuki, ke lokasi makam Mbah Priok itu, Selasa, 14 Februari 2017.

Menkumham Gandeng Menteri Kehakiman Tiongkok Selesaikan Kasus Pelindo II

Konfrontasi - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly melakukan pertemuan dengan Menteri Kehakiman China, Wu Aiying. Salah satu yang dibahas pertemuan itu, yakni soal kerja sama penyelesaian kasus hukum yang melibatkan kedua negara ini.

Menurut Yasonna, pada kesempatan itu pihaknya pun meminta bantuan pemerintah Negeri Tirai Bambu itu untuk membantu penanganan kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II terkait pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC).

KPK Siapkan Dokter Pribadi Buat RJ Lino

Konfrontasi - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhamad Syarif berharap mantan Direktur Utama PT Pelindo II, RJ Lino hadir pada pemanggilan ulang berikutnya sebagai tersangka.

Jika tersangka dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di PT Pelindo ll Tahun 2010 kembali tak hadir dengan alasan yang sama, maka pihaknya akan membawa dokter KPK untuk membuktikan kebenaran bila RJ Lino memang benar-benar sakit.

Bos Pelindo II Sakit, KPK: Semoga RJL Sehat dan Bisa Hadir Lagi Minggu Depan

Konfrontasi - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap kondisi kesehatan mantan Direktur Utama PT Pelindo ll, Richard Joost Lino dapat segera pulih kembali. Jika Lino sudah sehat, maka dia dapat memenuhi pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) tahun 2010.

"Semoga RJL sehat sehingga bisa datang pada panggilan kedua," kata Wakil Ketua KPK, Laode Syarief di kantornya, Jumat (29/1/2016).

KPK Surati PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan RJ Lino

Konfrontasi - KPK meminta penundaan sidang gugatan praperadilan yang diajukan oleh Richard Joost Lino, tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun 2010.

"KPK hari ini mengirimkan surat kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk minta penundaan sidang praperadilan RJ Lino hingga 2 minggu ke depan dengan alasan masih perlu waktu untuk konsolidasi dengan ahli," kata pelaksana harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati di Jakarta, Jumat (8/1/2016).

RJ Lino Sebut KPK Lucu di Bareskrim

Konfrontasi - Mantan Direktur PT. Pelindo II, Richard Joost (RJ) Lino berkelakar perihal penetapannya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) tahun 2010.

Menurut Lino, KPK tidak substansif melayangkan status tersangka kepadanya. "Ini lucu (KPK) bilang saya merugikan negara, lelang itu sudah 10 kali coba dari tahun 2007," ujarnya di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/1/2016).

Ini Alasan Yusril Batal Bela RJ Lino

Konfrontasi - Pengacara sekaligus ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra kembali beri penjelasan soal pengunduran diri dia sebagai kuasa hukum bagi mantan Direkur Utama Pelindo II, Richard Joost (RJ) Lino. Menurut Yusril, ada rapat yang menyatakan pembayaran sebagai pengacara menggunakan biaya dari Pelindo.

KPK Layangkan Surat Larangan Keluar Negeri ke Bos PT Pelindo II

Konfrontasi - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mengirimkan surat permintaan pencegahan keluar negeri atas nama mantan Direktur Utama PT Pelabuhan lndonesia (Pelindo) ll, Richard Joost Lino.

Pencegahan tersebut, terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane di PT Pelindo ll Tahun Anggaran 2010. Pada perkara tersebut, KPK telah menetapkan Lino sebagai tersangka.

Pages