prostitusi

Astaga, Finalis Putri Indonesia Terlibat Prostitusi

KONFRONTASI-Praktik prostitusi online kembali terkuak. Dua artis papan atas Indonesia ditangkap sedang melakukan transaksi prostitusi. Mereka ditangkap di salah satu hotel mewah di Jakarta. Inisial keduanya adalah NM dan PR. Siapakah mereka? “NM dan PR artis juga model. PR finalis Putri Indonesia,” ujar Kasubdit Judisila Dittipidum Bareskrim Polri, Kombes Umar Fana, Jumat (11/12). Tarif artis NM dan PR mulai dari Rp50 juta hingga Rp120 juta. Pelanggannya Direktur Bank nasional hingga warga negara asing (WNA).

Masih Banyak Tempat Prostitusi di Kota Sorong

KONFRONTASI - Masyarakak Kota Sorong, Provinsi Papua Barat meminta pemerintah kota setempat menutup semua tempat prostitusi yang ada di daerah itu.

"Lokalisasi dan panti pijat yang berkedok prostitusi di Kota Sorong sangat marak sudah tidak dapat dikendalikan," kata Tokoh Pemuda Malamoi Tin Kalami di Sorong, Sabtu.

Menurut dia, maraknya tempat prostitusi di Kota Sorong mengakibatkan tingginya angka penderita HIV AIDS serta tinggi pula kasus kekerasan terhadap perempuan.

38 Artis Cantik Taiwan Terlibat Skandal Prostitusi

KONFRONTASI-Laporan Majalah Next tentang sejumlah artis cantik Taiwan yang tergabung dalam sebuah sindikat prostitusi kelas atas membuat heboh negeri tersebut. 

Majalah tersebut melaporkan terdapat 38 selebriti cantik Taiwan yang menjadi wanita penghibur lelaki hidung belang. 

Para artis itu terlibat skandal prostitusi yang dipimpin oleh seorang wanita bernama Tai Chun Yi. Majalah tersebut juga menyebutkan inisial artis yang terlibat dalam skandal tersebut.

Ya Ampun, Wanita Muda Ini Dipaksa Layani Ratusan Lelaki Hidung Belang di Malaysia

KONFRONTASI-Seorang mucikari lintas negara ditangkap penyidik Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri‎.

Tersangka ‎Ahmad Zainal warga Melcem Batuampar, diamankan Minggu malam (18/10/2015). Tersangka yang bernama Dikki memperdaya wanita-wanita muda dengan memanfaatkan wanita PSK yang telah berhasil bekerja di Singapura, Malaysia hingga Taiwan.

Muncikari RA Dituntut 1 Tahun 4 Bulan Penjara

KONFRONTASI-Jaksa menuntut muncikari kalangan artis Robby Abas (RA) 1 tahun 4 bulan penjara. Robby disangkakan Pasal 296 KUHP tentang Menjadikan Perbuatan Cabul Oleh Orang Lain.
 
Tuntutan dibacakan dalam persidangan tertutup di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2015). RA diketahui tidak berkomentar banyak soal tuntutan tersebut.
 
"Robby biasa saja," kata kuasa hukum Robby, Pieter Ell, usai persidangan.
 

Buka Layanan 'Esek-esek' di Pesawat, Pramugari Ini Raup Rp14 Miliar

KONFRONTASI-Berbekal tubuh yang aduhai, seorang pramugari mampu meraup 650.000 poundsterling atau Rp 14 miliar selama 2 tahun melayani hubungan seks bagi penumpang pesawat. Hubungan seks biasanya dilakukan di dalam toilet pesawat.

Kegiatan terlarang itu berlangsung tanpa diketahui kru lain hingga akhirnya dia tertangkap basah seusai berhubungan seks di toilet. Akhirnya, sang pramugari itu dipecat.

Ogah Beri Servis Tambahan, PSK Cantik Ditikam Berkali-kali

KONFRONTASI-Nasib nahas dialami seorang perempuan yang diduga pekerja seks komersial. LDW (21) menjadi korban penganiayaan oleh pelanggannya sendiri, JGJ (20), Selasa (29/9).

Akibat tindakan pelaku, korban mengalami banyak luka tusukan, yakni tiga di bagian leher, satu di punggung dan satu di bagian kepala hingga kritis dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Komandan Satpol PP Lampung Bantah Jual Anak Buahnya

Anggota Banpol PP Bandarlampung yang mengaku dijual oleh atasannya. (Foto: Radar Lampung)

KONFRONTASI-Tudingan menjual anak buah ke hidung belang dibantah Komandan peleton Bantuan Polisi Pamong Praja (Banpol PP) Bandarlampung Ruswita. 

Seperti dilansir Radar Lampung, Ruswati membenarkan bahwa dia mengajak Nurbaiti keluar pada Selasa (1/9) sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, kata Ruswita tujuannya hanya untuk bersenang-senang.

Komandan Satpol PP Penjual Anak Buah Diberhentikan Sementara

KONFRONTASI-Komandan Peleton (Danton) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), R, langsung dijatuhi sanksi oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung lantaran  diduga menjual anak buahnya ke pria hidung belang seharga Rp1,6 juta.

"Sudah kita panggil, mintai keterangan. Sanksi pada pelaku untuk kita berhentikan sementara. Kalau terbukti diberhentikan. Ya (sekarang) nonaktif," kata Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Bandar Lampung Dedi Amrullah dalam perbincangan dengan tvOne, Selasa, 22 September 2015.

Pages