25 September 2018

presiden

Tuan Presiden, Presidential Treshold Bukan Ukuran Negara Untuk Maju

Oleh: Ferdinand Hutahaean
RUMAH AMANAH RAKYAT
BELA TANAH AIR

Hari yang cerah pagi ini dengan siraman sinar *Matahari yang menawarkan kehidupan baru ternyata tak mampu membuat alam politik Bangsa ini cerah secerah Mentari yang tak pernah ingkar untuk selalu memberikan kehidupan bagi semesta.*

Yusril Ihza Mahendra: Kalau Tidak dapat Menerima Angket DPR, KPK tak Perlu Minta Presiden Lakukan Intervensi

Oleh: Yusril Ihza Mahendra


Saya merenung sejenak ketika mendengar kabar bahwa KPK meminta Presiden untuk mengintervensi DPR yang kini telah memutuskan untuk menggunakan hak angketnya terhadap KPK.  Saya berpendapat permintaan seperti itu seyogianya tidak dilakukan oleh KPK mengingat keberadaan KPK sebagai lembaga penegak hukum.

Macron dan Sistem Presidensial di Perancis: Refleksi untuk Indonesia

PARIS- Emmanuel Macron dari kubu tengah dan Marine Le Pen yang radikal kanan, maju jadi kandidat presiden berikutnya di Perancis. Setelah dua partai besar tersingkir dalam pemilu putaran pertama, Macron jadi calon favorit dan di usia yang baru 39 tahun, Emmanuel Macron yang  terpilih menjadi presiden termuda dalam sejarah Prancis. Kemenangan Macron memperkuat sistem presidensial di Perancis yang sudah melembaga.

Batalkan Ide Pelibatan Presiden dalam Memilih Rektor, Desak Azyumardi Azra

KONFRONTASI -  Mantan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Azyumardi Azra mengkritik wacana pemerintah yang hendak melibatkan Presiden Joko Widodo dalam memilih rektor perguruan tinggi negeri.

"Itu akan berbahaya sekali," kata Azyumardi kepada Kompas.com, Minggu (4/6/2017).

Azyumardi mengatakan, keterlibatan Presiden akan membuat perguruan tinggi kehilangan otonominya dalam bidang kepemimpinan. Kalau otonomi di bidang kepemimpinan hilang, maka akan berpengaruh ke otonomi akademik dan otonomi ilmiah.

Presiden Jokowi Sebut Hubungan Muslim Indonesia-Tiongkok Terjalin Mulai Abad 15

Oleh: Machmudin

 

 Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya kepada Imam Masjid Niujie Ali Yang Gunjun, Ketua Asosiasi Islam Tiongkok Yang Faming atas pelayanannya kepada umat muslim Indonesia yang berada di Beijing. “Saya mengucapkan terima kasih karena umat muslim Indonesia dilayani sangat baik,” ucap Presiden di ruang pertemuan Masjid Niujie, Beijing, RRT, Minggu 14 Mei 2017.

Presiden juga mengagumi kemegahan dan keindahan Masjid Niujie. “Simbol kehadiran Islam sebagai agama yang ramah, toleran, dan damai,” ucap Presiden.

Apakah Donald Trump Hanya Presiden Boneka?

KONFRONTASI -  Pejabat di Washington, khususnya elemen dari Partai Republik, mengungkap cerita di balik pemerintahan Presiden Donald Trump. Dia mempertanyakan siapa sebenarnya yang memerintah Amerika Serikat, di balik kepemimpinan presiden ke-45 AS tersebut.

Kebingungan itu sempat diungkap oleh Senator John McCain kepada wartawan CNN Jake Tapper, beberapa hari lalu. Seperti dikutip dari laman theatlantic.com, Rabu (10/5).

Ngaco Berat Presiden Jokowi

Oleh : Djoko Edhi Abdurrahman
(Mantan Anggota Komisi Hukum DPR)

 

Ngeri, Gus Ishomusdin dicopot dari Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI. Diturunkan dari Rois Syuriah ke Tanfidziah PBNU. Diembargo di IAIN Raden Intan Lampung, dibulli oleh Anti Ahok. Sebentar lagi, ia dituntut blasphemi pula.

Luar biasa daya rusak Ahok, tapi ucapkanlah subhanallah atas kemampuan Islam melindungi dirinya.

"Jika Ditakdirkan jadi Presiden, Saya Siap Miskin Demi NKRI"

Oleh: Kan Hiung (Mr. Kan)

Pemimpin negara seharusnya paham dan segera memperbaikinya berbagai hal yang terjadi di negeri ini. Nampak adanya indikasi-indikasi permasalahan seperti tersebut di bawah ini:

Pertama, kemiskinan yang semakin banyak (makin ekstrim). Kedua, korupsi merajarela (koruptor semakin banyak). Bahkan dugaan kuat terjadinya saling menyandera dan tersandera, karena hukuman terlalu ringan dan sangat lemah sehingga semuanya berpotensi mengikuitinya.

Presiden Jokowi Cuekin Dua Surat Permintaan Ulama

KONFRONTASI - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengaku telah menyampaikan aspirasi Ummat Islam yang meminta pemerintah untuk melakukan sejumlah hal.

Selain menonaktifkan Basuki Tjahaja Purnama dari Gubernur DKI Jakarta, para ulama juga meminta untuk stop penangkapan aktifis mahasiswa, dan stop kriminalisasi ulama kepada Presiden Joko Widodo melalui surat yang dikirimnya.

"Saya sudah sampaikan aspirasi langsung pada presiden karena hal ini urgen," akunya usai menerima puluhan ulama di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (20/2).

Presiden Melanggar Undang-Undang

KONFRONTASI -  

Puluhan aktivis yang tergabung dalam lintas generasi pro demokrasi menilai Presiden Joko Widodo ( Jokowi) telah melanggar undang-undang dan Konstitusi.

Aktivis lintas generasi pro demokrasi, yang juga Ketua Umum Serikat Kerakyatan Indonesia (SAKTI) Standarkiaa Latief, mengatakan Presiden Jokowi telah melakukan kejahatan dan penghianatan terhadap konstitusi dan undang-undang.

Pages