23 May 2019

presiden

Macron dan Lee Menginspirasi RR Maju Sebagai Presiden

KONFRONTASI -   Perdana Menteri (PM) Perancis, Emmanuel Macron menjadi figur inspiratif di mata Rizal Ramli (RR). Khususnya, menjelang pencalonan dirinya sebagai slah satu penantang calon petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Ancam Presiden Joko Widodo Karena Tantangan Teman, Haruskah Dimaafkan?

KONFRONTASI -  Tantangan dari teman sebaya sudah sering menimbulkan korban. Ada yang ditangkap polisi, ada juga yang sampai kehilangan nyawa.

Remaja yang menghina dan mengancam Presiden Joko Widodo melalui video yang tersebar di media sosial, menurut polisi, mengaku melakukan tindakannya karena tantangan dari teman-temannya.

Dalam video yang viral tersebut nampak seorang remaja telanjang dada, membawa potret presiden sambil menunjuk-nunjuknya.

Surati Presiden Soal Mobil Listrik, Romli: KPK Telah Menyimpang

KONFRONTASI  -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pengesahan kendaraan listrik nasional. Langkah KPK tersebut dinilai termasuk penyalanggunaan wewenang.

"KPK telah melakukan penyalahgunaan wewenang dan menyimpang dari tugas dan wewenang berdasarkan UU KPK," kata pakar hukum pidana Romli Atmasasmita saat berbincang dengan TeropongSenayan, Rabu (24/5/2018).\

Aneh, Keamanan Negara Terancam, Presiden Malah Terus Beropini

KONFRONTASI -  Polemik teroris yang berakhir di pembahasan UU Terorisme menimbulkan beberapa spekulasi.Pertama, ada pihak yang mendesak agar peraturan perundang-undangan baru harus segera diterbitkan untuk mendukung kinerja aparat. 

Ada Tiga Hal Utama Dilakukan Rizal Ramli jika Jadi Presiden

KONFRONTASI -   Jika nantinya terpilih menjadi presiden maka mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli berjanji akan melakukan tiga hal penting.

Hah!, Jika - Ya Jika Jokowi Tak Calon Presiden Lagi

Oleh: Tony Rosyid

 

Soeharto tumbang. Hanya beberapa bulan setelah pemilu digelar. 21 mei 1998 hari na’as bagi Soeharto. Kenapa? Karena Soeharto mundur tidak tepat waktu.

Seandainya Soeharto tak lagi nyapres di 1997, ia akan selamat. Nama besarnya akan dikenang. Rakyat akan menjulukinya sebagai “Bapak Pebebasan Bangsa dari PKI” dan “Bapak Pembangunan”. Nasi sudah jadi bubur. Sejarah terlanjur mencatat: Soeharto lengser. Tepatnya dilengserkan. Tak lagi bisa diselamatkan.

Wow Dahsyat! Sanking Viralnya, Tulisan Sindiran Ke Presiden Ini Mau Diblokir Facebook

Ini tentang seorang pemimpin negara. Di luar negeri. Lelaki yang dengan cepat menduduki satu jabatan ke jabatan yang lebih tinggi. Mulai dari walikota, lalu gubernur, kemudian presiden.

Hanya saja lelaki ini nampak tak paham dengan persoalan negara yang super kompleks. Bahkan untuk mengucapkan sebuah sambutan saja ia butuh pegang teks.

Presiden Minta Orangtua Didik Anak Budi Pekerti

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo meminta kepada para orang tua untuk mendidik anak-anaknya akhlaq dan budi pekerti yang baik sebagai ciri dan karakter bangsa Indonesia.

"Didik anak-anak yang baik, berikan pendidikan etika, budi pekerti, akhlak, sikap dan perilaku yang baik," kata Presiden Joko Widodo di hadapan ribuan warga saat penyerahan bantuan PKH, Kartu Indonesia Pintar dan Bantuan Pangan No Tunai (BPNT) di Gelanggang Olahraga Ciceri, di Serang, Rabu (14/3/2018).

Jokowi Presiden, Ekonomi Tumbuh 5%, kalau Rizal Ramli Presiden, Ekonomi Tumbuh 10 %

KONFRONTASI- Selama Presiden Jokowi berkuasa, pertumbuhan ekonomi berkisar 5 persen, namun kalau Rizal Ramli (RR) menjadi Presiden, maka pertumbuhan ekonomi digariskan 10 persen, minimal 7 persen. Mengapa? Karena RR ingin kesejahteraan umum dan keadilan sosial terwujud.

Ray Rangkuti: Pasal Penghinaan Presiden Hanya Alat Legitimasi Buat Kriminalisasi Kritikan

KONFRONTASI - Saat ini DPR RI tengah menggodok revisi Undang-Undang (UU) KUHP yang terdiri dari 700 pasal. Salah satu pasal yang menjadi sorotan ialah Pasal 264 tentang penghinaan terhadap presiden.

Khusus pasal ini, telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi pada tahun 2006 yang lalu. Para pakar hukum meminta DPR menghentikan pembahasan Pasal 134 ini karena tak bisa lagi dilegislasi ulang setelah keluar putusan MK Nomor 013-022/PUU-IV/2006.

Pages