25 September 2018

Prabowo

Kunjungi Sinta Wahid, Prabowo: Saya Nyaman dengan NU dan Islam Moderat

KONFRONTASI-Bakal calon presiden Prabowo Subianto menegaskan dia nyaman dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan kelompok Islam moderat, yang berdiri di atas tradisi Indonesia dan menghormati semua agama, ras, suku, dan budaya.

Sinta Wahid Hadiahi Prabowo Dua Buku

KONFRONTASI-Bakal calon presiden, Prabowo Subianto, dihadiahi dua buah buku oleh istri Presiden Keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid. Salah satu buku itu terkait pemikiran Gus Dur.

Demokrat Disebut Bermain Dua Kaki, Prabowo Tak Ambil Pusing

KONFRONTASI- Partai Demokrat disebut bermain dua kaki di pemilihan presiden 2019. Namun bakal capres Prabowo Subianto tak mau ambil pusing perihal tersebut.

Usai melakukan pertemuan tertutup dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Prabowo justru semakin yakin dengan komitmen Demokrat memenangkan duet Prabowo-Sandi sebagai presiden dan wakil presiden.

"Saya kira itu media yang ingin membesar-besarkan. Sudah ada banyak klarifikasi saya kira," kata Prabowo di kediaman SBY di Mega Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018) malam.

Kisah Prabowo Tolak Uang Saku dari Australia: Kami Bukan Tentara Bayaran

KONFRONTASI- Prabowo muda, sudah terkenal dengan visinya dalam memahami nasionalisme dan patriotik. Baik itu sebelum bergabung dengan TNI maupun sebelumnya. Sebelum menjadi seorang kadet atau taruna, Prabowo bersama Soe Hok Gie keluar masuk desa untuk memberikan bantuan dan pengobatan. Dan ketika menjadi kadet atau taruna, Prabowo menunjukkan sikapnya dalam bentuk lain.

Untuk Apa Kiyai Ma’ruf Amin (KMA), Untuk Apa Sandiaga Uno

Oleh :  Asyari Usman
(Penulis adalah wartawan senior)

Pak Jokowi memang terbukti jujur dan apa adanya.. Beliau tidak menyembunyikan tujuannya di pilpres 2019.
Yaitu, sekadar ingin terus berkuasa selama 5 tahun lagi.
Sekadar mempertahankan kekuasaan.
Ini terlihat jelas dari pilihan cawapres beliau, Kiyai Ma’ruf Amin (KMA)

Dengan bantuan Kyai Ma’ruf yang sangat dihormati masyarakat, Pak Jokowi berasumsi bahwa kaum muslimin akan tumpah ruah memilih petahana.
Ini tujuan pertama.

Prabowo Datang, Pejabat Menghilang

KONFRONTADI-Bertepatan dengan tahun baru Islam (1 Muharram 1440 H), acara rutin, ‘Surabaya Bersholawat ke-6’ digelar di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (11/9/2018).

Namun ada yang beda dalam acara kali ini, yaitu calon presiden Prabowo Subianto, Dr Fuad Bawazier, Dr Salim Segaf Aljufri dan musisi Ahmad Dhani ikut menghadiri acara tersebut

Uniknya, tidak tampak pejabat teras Jatim yang ‘berani’ duduk bersama Prabowo. Kendati begitu, tidak menyurutkan semangat para kiai dan habaib, bahkan syekhermania untuk ‘gegap gempita’ bersholawat bersama Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf.

Prabowo sendiri mengunggah momen tersebut ke akun Instagram-nya, @prabowo. “Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah, di Tugu Pahlawan Surabaya,” tulis Prabowo.

Sebelum Prabowo datang, tampak Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Arif Rahman, berbaju putih dengan kopiah putih bersama sejumlah pejabat teras Polda Jatim.

Tidak tampak Gubernur Jatim Dr H Soekarwo maupun Wagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul). “Saya sempat heran, kok tidak melihat pejabat duduk di barisan depan bersama Habaib dan Prabowo,” celetuk salah seorang syekhermania.

Bisa jadi, lanjut santri Darul Falah ini, semua itu untuk menjaga netralitas. “Saya juga tidak melihat Pakde Karwo maupun Gus Ipul yang biasanya selalu hadir,” tambah lelaki yang selama ini tak pernah absen mengikuti ‘Surabaya Bersholawat’.

Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman selalu menekankan pada prajurit TNI, agar menjaga netralitas, pada Pemilu 2019. Dia tak segan-segan memberikan sanksi tegas, jika ada anggotanya yang ketahuan tidak netral.

“Jika ada yang merusak netralitas, silakan laporkan kepada kami. Termasuk media, jika memang mengetahui laporkan saja pada kami,” kata Mayjen TNI Arif Rahman, saat Kunjungan Kerja di Batalion Zeni Tempur 5 Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (10/9/2018) seperti dikutip beritajatim.com.

Pendaftaran #2019PrabowoPresiden sebagai Strategi Pilpres, kata Waketum Gerindra

KONFRONTASI- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengakui bahwa pendaftaran #2019PRABOWOPRE SIDEN sebagai nama badan hukum perkumpulan merupakan salah satu strategi untuk memenangkan bakal calon presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Menurut Dasco, setelah didaftarkan di Direktorat Jenderal (Ditjen) Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, #2019PRABOWOPRE SIDEN akan menjadi wadah berkumpulnya masyarakat dan relawan pendukung Prabowo.

Hadapi Krisis Rupiah, Jokowi Ikuti Jejak Najib Razak Malaysia: Naikkan Pajak dan Harga Barang

KONFRONTASI- Terkait jebolnya (defisit) neraca perdagangan, pemerintah menekan impor. Salah satu siasat yang dipilih adalah menaikkan tarif impor (Pajak Penghasilan/PPh 22) untuk 1.147 produk impor.

Konsistensi kebijakan dan langkah pemerintahan Joko Widodo untuk menstabilkan (baca: menurunkan) nilai tukar (kurs) dolar AS terhadap rupiah, diuji. Sayangnya, pilihan kebijakan pemerintah yakni penaikan tarif

4 Tokoh Populer Ini Tolak Gabung jadi timses Jokowi dan Prabowo

Najwa Shihab pilih fokus di jurnalistik

KONFRONTASI - Nama Najwa Shibab sempat santer menjadi kandidat Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf. Najwa sendiri tak menampik pernah ditawari menjadi ketua tim pemenangan Jokowi. Namun, tawaran itu ditolak Najwa Shihab. Najwa menolak tawaran itu lantaran masih belum mau untuk terjun di dunia politik. Dia masih ingin fokus terlebih dahulu sebagai jurnalis.

Soal Pelemahan Rupiah, Ini Kata Prabowo

KONFRONTASI-Calon Presiden Prabowo Subianto prihatin atas melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Prabowo menilai, merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS karena perekonomian Indonesia dikuasai asing.

Hal itu seperti disampaikan Prbowo saat menghadiri acara perayaan ulang tahun ke-66 mantan Panglima TNI sekaligus Dewan Pembina Partai Gerindra, Djoko Santoso di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (8/9/2018).

Pages