Prabowo-Hatta

Prabowo-Hatta Hadiri Muktamar Islah PPP

KONFRONTASI - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa menghadiri Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke-VIII. Prabowo Subianto tiba lebih dulu dari Hatta Rajasa. Prabowo tiba didampingi Ketua MPR Zulkifli Hasan. Sementara Hatta Rajasa didampingi Ketua Fraksi PAN di DPR, Tjatur Sapto Eddi.

Keduanya tiba di lokasi Muktamar VIII PPP, Hotel Grand Sahid, Jakarta dengan menggunakan batik. Prabowo dan Hatta Rajasa langsung diarahkan ke ruang VVIP Muktamar bertemu dengan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA).

Comot PPP, PDI Perjuangan Klaim Direstui Prabowo-Hatta

KONFRONTASI - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Pramono Anung mengklaim sudah mendapat persetujuan dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa untuk menggaet Partai Persatuan Pembangunan. "Saya melihat ada titik cerah bahwa ini bisa segera diselesaikan karena mereka segera sudah memberikan green light. Pak Prabowo dan Hatta secara terbuka beliau berdua mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada fraksi dan secara prinsip menyetujui," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 20 Oktober 2014.

Mahfud Minta Prabowo dan KMP Tetap Jadi Pesaing Politik Pemerintahan Jokowi-JK

KONFRONTASI - Mahfud MD mengatakan Pertemuan antara Prabowo Subianto dan presiden terpilih Joko Widodo hanya seremonial saja, artinya hubungan personal manusia dengan manusia. Secara politik Prabowo dan KMP harus tetap solid dan kritis terhadap pemerintahan Jokowi-JK.

"Pertemuan itu hanya seremonial saja, secara politik Prabowo dan Koalisi Merah Putih diminta tetap solid dan kritis," kata Mahfud usai memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto, Sabtu, 18 Oktober 2014.

Prabowo-Hatta Belum Pasti Hadiri Pelantikan Jokowi-JK

KONFRONTASI - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tak bisa memastikan kehadiran pasangan mantan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (cawapres) Hatta Rajasa di acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK), Senin 20 Oktober 2014.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan Megawati Soekarnoputri pun juga tak menghadiri pelantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama dua periode.

Wanda Hamidah Legowo Dipecat dari PAN

KONFRONTASI - Wanda Hamidah menyatakan pemecatan yang dilakukan DPP Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap dirinya merupakan konsekuensi yang harus dipikulnya sebagai seorang politisi.Untuk itu, Wanda Hamidah menerima pemecatan tersebut. "Sebagai politisi saya terima pemecatan ini. Sebagai orang yang turut mendirikan PAN sejak 1998, saya terima konsekuensi logis atas langkah saya pada pilpres kemarin," kata Wanda dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

DPR Dukung SBY, Koalisi Merah Putih Tolak Kenaikan BBM

KONFRONTASI - Partai politik yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengatakan, PKS konsisten menolak kenaikan harga BBM karena menyusahkan rakyat. 

Menurut dia, kalau ada rencana kenaikan pasti sudah muncul pada nota keuangan yang disampaikan oleh SBY. Namun di situ sama sekali tidak muncul.

Apalagi semuanya sudah sepakat menerima laporan nota keuangan, mestinya tidak memasukkan faktor baru yang akan merubah nota keuangan yang telah disampaikan. 

Kenapa Jokowi Belum Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo?

KONFRONTASI - Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay mempertanyakan kenapa tidak ada satu pihak pun yang mendesak agar pasangan Jokowi-JK mengucapkan terima kasih pada pasangan Prabowo-Hatta yang telah berkompetisi secara sehat, fair dan konstitusional. Namun kenapa pula, banyak pihak yang meminta agar pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengucapkan selamat kepada pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) yang telah ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Akbar Minta Semua Pihak Hormati Langkah Politik Partai Pendukung Prabowo-Hatta

KONFRONTASI - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung, mengatakan sejauh ini tidak ada tawaran kepada partainya untuk bergabung dengan kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam pemerintahan selanjutnya. 

"Setahu saya sejauh ini tidak ada (tawaran bergabung)," kata Akbar Tandjung seusai menghadiri acara Halal Bihalal Gerakan Pemantapan Pancasila di Gedung Granadi, Kuningan, Jakarta, Selasa. 

Akbar menyebutkan, koalisi partai pendukung Prabowo Subianto -Hatta Rajasa akan berupaya tetap solid menjadi oposisi dalam pemerintahan selanjutnya. 

Jika Koalisi Merah Putih Diganggu Terus, Prabowo-Hatta akan Bertindak

KONFRONTASI - Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa tidak akan membiarkan ada pihak yang mengganggu Koalisi Merah Putih (KMP)."Saya mendengar Pak Prabowo dan Pak Hatta mengatakan (KMP) akan tetap solid dan tidak akan membiarkan (pihak lain) mengganggu KMP," kata  Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Siddiq, di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (26/8).

Menurut Mahfudz, kekalahan pasangan nomor urut 1 di Mahkamah Konstitusi tidak membuat KMP bubar. Sebaliknya menjadikan putusan MK tersebut sebagai pupuk menyuburkan soliditas mereka.

Burhanuddin: Demokrat Dukung Prabowo-Hatta Cuma Klaim Sepihak

KONFRONTASI - Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi mengatakan dukungan Partai Demokrat kepada pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa hanya kliam sepihak. Sebab, tidak ada titah langsung dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar Demokrat bersama Koalisi Merah Putih menjadi oposisi di pemerintahan.

"Yang menentukan apakah Demokrat tetap mendukung Prabowo adalah bukan siapa-siapa kecuali SBY. Demokrat tidak bisa dilepaskan dari SBY," kata Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Jumat (23/8/2014) malam.

Pages