Politik

Politik Sebagai Pekerjaan

Oleh: Sulaiman Djaya, penyair dan penulis, jebolan UIN Jakarta

Hari ini kata dan istilah politik identik dengan upaya dan praktik untuk mendapatkan jabatan atau untuk mencari uang: politik sebagai pekerjaan. Orang mau mencalonkan diri, entah sebagai legislatif atau eksekutif, contohnya, tak lain karena mereka memahami pencalonan diri mereka itu dalam rangka memperebutkan posisi yang tak ubahnya memperebutkan posisi pekerjaan yang akan menjadi ladang uang.  

Ludes Rp1 Triliun untuk Politik, Sandiaga Uno: Sayanya Aja yang Terlalu Naif dan Sedikit Bloon

KONFRONTASI -    Gara-gara terjun ke politik, Sandiaga Uno harus merelakan hartanya senilai Rp1 triliun.

Dimana ia pernah mencalonkan diri jadi Wagub DKI Jakarta bersama anies Baswedan serta mencalonkan jadi Cawapres bersama Prabowo Subianto pada pilpres tahun 2019 lalu dan menelan kekalahan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu secara blak-blakan telah mengeluarkan dana tak sedikit untuk masuk ke dunia politik.

Hal itu diungkap Sandi dalam video wawancaranya bersama Refly Harun yang diunggah pada 16 Mei 2020 lalu.

Rizal Ramli Miliki Aura Politik yang Kuat di Pilpres 2024, kata Analis Politik Ini

 KONFRONTASI- Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), DR Jerry Massie memprediksi, sejumlah tokoh yang menjadi calon alternatif pada capres 2024 mendatang telah memiliki elektabilitas relatif tinggi jika maju di Pilpres 2024.

Menurutnya, setidaknya ada empat kepala daerah yang berpeluang menjadi calon alternatif. Keempatnya yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Kata Fachry Ali: Yudi Latif Enggan Jadi Alat Indoktrinasi Politik

Yudi sempat kaget ketika ada penafsiran Pancasila itu ideologi tertutup.

 

 

KONFRONTASI -   Pengamat sosial keagamaan, Fachry Ali, mengatakan, apa yang dilakukan Yudi Latif mundur dari Ketua BPIP sudah benar. Dia jelas tak ingin menjadi alat indoktrinasi politik atas ideologi bangsa, yakni Pancasila.

Prof Ward: Cukong Mendanai Kampanye Politik Adalah Strategi Bisnis

KONFRONTASI -   Para cukong mendanai kampanye politik para calon kepala daerah merupakan sebuah strategi bisnis yang mempunyai dampak tidak baik pada sistem demokrasi.

Begitu yang disampaikan oleh Prof. Ward Berenschot dari University Van Amsterdam saat menjadi narasumber di acara diskusi virtual bertajuk “Ekonomi Politik Cukong Dalam Pilkada” yang diselenggarakan oleh LP3ES pada Rabu (16/9).

Prof Ward mengaku sudah sering membahas persoalan masalah uang dan ongkos politik yang cenderung melibatkan oligarki dalam demokrasi Indonesia.

Gerakan KAMI, Krisis Ekonomi, dan Bola Biliar Politik

Oleh: Denny JA

 

 

Krisis ekonomi itu  ibu kandung pergolakan politik. Demikianlah hukum besi dunia sosial, dari dulu hingga kapanpun.

Sebuah negara yang mengalami krisis ekonomi melahirkan ketidak puasan. Tak hanya ketidak puasan, tapi juga keresahan yang sangat meluas di kalangan rakyat banyak. Mereka seperti rumput kering. Mereka sangat mudah dibakar. Harapan perubahan bergema.

Bulan Juli 2020, LSI Denny JA sudah menemukan data ini. Kecemasan publik atas situasi ekonominya berada di zona merah. (1)

Ilham Ungkap Alasan Para Putra BJ Habibie Tak Terjun ke Politik

KONFRONTASI -    Ilham Akbar Habibie, putra sulung almarhum Prof BJ Habibie, mengungkapkan alasan ia dan adiknya, Thareq Kemal Habibie tak terjun ke dunia politik. Padahal putra-putri para mantan presiden yang lain hampir semuanya terjun ke dunia politik atas nama pengabdian kepada bangsa dan negara.
"Enggak, kalau Bapak malah selalu menasihati bahwa membangun bangsa dan negara itu ada banyak cara, tak cuma terjun ke poltik atau pemerintahan," kata Ilham kepada Tim Blak-blakan detik.com, Selasa (10/8/2020).

Mewaspada Politik RRC Raya

 

Pengantar:

Sebagai pengantar tulisan ini saya kutip tulisan saya yang lalu lalu.

MENGAPA SEBAGIAN  ORANG CINA HOBBY "BETERNAK PENGUASA" ?
TULISAN INI TAK BERMAKSUD SARA TETAPI LEBIH KEPADA KAJIAN ILMIAH MENGENAI STRATEGI NEGARA CINA DALAM MENANGGULANGI PERSOALAN PENDUDUK MEREKA.

Pages