8 December 2019

Polisi

Adili Tindakan Represif Polisi

KONFRONTASI -  TIDAK cukup Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mengusut tindakan represif polisi dalam menghadapi unjuk rasa mahasiswa dan pelajar sepanjang pekan terakhir September lalu. Presiden Joko Widodo perlu membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) independen guna membuat masalah tersebut benderang.

Pakar Hukum Unpar: Di Bawah Tito, Polri Cuma Jadi Alat Pemerintah

KONFRONTASI- Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Parahyangan Bandung Asep Warlan Yusuf mengatakan sejak dipimpin Kapolri Jendral Tito Karnavian, Polri telah kehilangan jati dirinya sebagai lembaga penegak hukum dan telah berubah menjadi 'bemper' parpol pendukung pemerintah.

Dia menyebut salahsatu buktinya Polri telah menjadi partisan adalah tudingan makar di setiap demonstrasi. Di balik paranoid akan adanya aksi massa, Polri juga kerap menggunakan alasan demo telah ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.

KontraS: Polisi Represif pada Pelajar, Karyawan Hingga Ojol

KONFRONTASI- Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (

Polisi Pukul Mundur Mahasiswa, Mata Wartawan Ini Terluka

KONFRONTASI - Mata seorang wartawan media daring di Tanjungpinang Andreas Febricho terluka saat liputan aksi demonstrasi di Kantor DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Selasa.

Pria yang akrab disapa Ajo itu berada di belakang anggota kepolisian yang sedang memukul mundur mahasiswa yang mendesak ingin masuk ke Kantor DPRD Provinsi Kepri. Botol minuman mineral berhamburan, salah satunya mengenai mata Ajo.

"Saya lagi jalan, kemudian tiba-tiba dilempar botol air.Saya tidak tahu siapa pelakunya," ucap Ajo.

Mahasiswa & Pelajar Berdemo Hari Ini, Polisi Alihkan Lalu Lintas di Sekitar DPR,

KONFRONTASI -    Anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengalihkan arus kendaraan yang melintasi Jalan Gatot Subroto arah Slipi terkait rencana aksi di depan gerbang Gedung Parlemen.

"Penutupan disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pengamanan," kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi M Nasir saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (30/9).

IPB Benarkan Dosennya Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Perancang Demo Ricuh

KONFRONTASI - Institut Pertanian Bogor (IPB) University membenarkan bahwa salah satu dosennya ditangkap polisi di Cipondoh, Tangerang Kota. Dosen berinisial AB yang mengajar di Fakultas Ekonomi dan Managemen diduga ditangkap terkait perancang demo ricuh.

Tangisku untuk Polisi

Oleh: DR. Masri Sitanggang*

Seperti tikus got di Papua. Berlagak singa di luarnya. Menjadi Kucing di hadapan anak-anak STM dan SMA. Kembalilah jadi pengayom, negeri ini milik anak-anak kita.

Terenyuh betul hati ini. Polisi seperti tikus got, diburu untuk dihabisi. Tunggang-langgang, terjatuh, tersungkur , bangkit dan terseok-seok menyelamatkan diri dari amukan massa. Banyak yang terluka, ringan atau pun berat. Tubuh-tubuh mereka bersimbah darah dan muka mereka pucat lemah tak berdaya. 

Hadapi Pendemo, Polisi Jangan Sampai Membunuh Mahasiswa

KONFRONTASI -   Mahasiswa di berbagai daerah kembali melakukan aksi unjuk rasa menolak sejumlah rancangan undang-undang (RUU) bermasalah. Sebagian besar aksi berujung ricuh. Bahkan, aksi yang dilakukan mahasiswa Kota Kendari di depan gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9), berujung dengan adanya korban jiwa.

Tangisku Untuk Polisi

Oleh : DR. Masri Sitanggang

*Seperti tikus got di Papua. Berlagak singa di luarnya. Menjadi Kucing di hadapat anak-anak STM dan SMA. Kembalilah jadi pengayom, negeri ini milik anak-anak kita.*

Terenyuh betul hati ini. Polisi seperti tikus got, diburu untuk dihabisi.  Tunggang-langgang, terjatuh, tersungkur , bangkit dan terseok-seok menyelamatkan diri dari amukan massa. Banyak yang terluka, ringan atau pun berat. Tubuh-tubuh mereka bersimbah darah dan muka mereka pucat lemah tak berdaya. 

IPW Sesalkan Oknum Polisi Bersepatu Masuk Masjid

KONFRONTASI - Polri secara umum sudah bekerja profesional menangani aksi demo mahasiswa dan anak STM yang terjadi sepanjang Selasa (24/9) dan Rabu (25/9) kemarin. Namun sangat disayangkan masih ada oknum polisi yang bersikap berlebihan. Sikap tersebut sangat disayangkan, karena bisa mencederai seluruh upaya penanganan yang dilakukan kepolisian dalam menjaga ketertiban umum.

"Seperti di Sulawesi Selatan, polisi masuk ke masjid memburu para pedemo," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, Kamis (26/9).

Pages