19 February 2020

Polda Banten

Polisi Tangkap 2 Anggota LSM di Lebak yang Curi Beras Bantuan dan Gaji Supur Truk

Konfrontasi - Truk mengangkut beras untuk program bantuan pangan nontunai (BPNT) digasak oleh dua orang anggota salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Lebak.

Sebanyak 44 karung beras di dalam Truk dirampas pelaku. Selain beras, uang gaji jutaan rupiah dan HP milik sopir dan kernet juga dirampas. Peristiwa ini terjadi di Kampung Hamberang, Desa Luhur Jaya, kecamatan Cipanas, Lebak, Selasa (2/12).

Polda Banten Musnahkan 82 Kilogram Ganja yang Disembunyikan di Septic Tank

Konfrontasi - Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten memusnahkan barang bukti ganja sebanyak 82 kilogram dengan cara dibakar di halaman Mapolda Banten, Jumat (27/9/2019).

Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan itu berasal dari pengungkapan kasus di Kampung Padurung, Kelurahan Sukamenak, Cikeusal, Kabupaten Serang pada tanggal 9 September 2019 lalu.

Polda Banten Kerahkan 300 Personel ke Lokasi Gempa

KONFRONTASI - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa magnitudo 7,4 telah terjadi pada 7.54 Lintang Selatan, 104.58 Bujur Timur atau pada 147 km Barat daya Sumur, Banten. Gempa yang disebut berpotensi menyebabkan tsunami ini terjadi pada sekitar 19.00 WIB.

Dampak Gempa 7,4 Skala Richter: Polda Banten Imbau Masyarakat Ngungsi ke Dataran Tinggi

KONFRONTASI - Polda Banten telah menyiagakan seluruh jajaran Polsek untuk melakukan imbauan kepada masyarakat agar naik ke dataran tinggi pasca gempa berkekuatan 7,4 skala richter yang terjadi di 147 Km Barat Daya dari wilayah Sumur, Pandeglang, Banten.

Begitu yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Banten Kombes Edi Sumardi kepada wartawan, Jumat (2/8).

Selain itu, tambah Edi, jajarannya juga telah melakukan patroli terhadap rumah-rumah penduduk yang ditinggal dengan menggelar patroli skala besar.

Jual Narkoba, Ditresnarkoba Polda Banten Sambangi Toko Kosmetik

Konfrontasi - Subdit III Ditresnarkoba Polda Banten berhasil ungkap kasus peredaran narkotika jenis obat-obatan terlarang di tiga lokasi sekaligus di wilayah Kota Serang, Provinsi Banten, Kamis (16/5/2019) malam.

Dirnarkoba Polda Banten, Kombes Johanes Hernowo membenarkan adanya giat mengungkap kasus tindak pidana Narkotika jenis obat-obatan terlarang yang dilakukan di wilayah kota serang.

Mudik 2019, Pelabuhan Merak akan Diberlakukan Sistem Satu Arah

Konfrontasi - Kakorlantas mengecek kesiapan jalur mudik wilayah Tangerang, Banten. Hingga beberapa ruas jalur di wilayah Sumatera, terutama yang dianggap lokasi rawan kemacetan, kecelakaan hingga tindak kejahatan.

Hasil pengecekan, ruas tol Tangerang-Merak (Tamer) milik PT Marga Mandala Sakti (MMS), masih banyak ditemukan pengerjaan yang bisa mengganggu pemudik.

Sehingga pengelola diharuskan menyelesaikan pekerjaan pengerjaan jalan sebelum arus mudik berlangsung.

Kapolri Pimpin Sertijab, Polda Banten Resmi Dipimpin Tomsi Tohir

KONFRONTASI -   Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) kepada sejumlah Perwira Tinggi (Pati) Polri. Sertijab ini merupakan tindak lanjut dari Telegram Rahasia Kapolri No. ST/ 2947 /XI/KEP/2018 tertanggal 17 November 2018.

Salah satu Pati Polri yang melakukan Sertijab ialah Brigjen Pol Tomsi Tohir yang akan menjabat sebagai Kapolda Banten. Tomsi sebelumnya menjabat sebagai Karo Wassidik Bareskrim Polri.

Polda Banten Ciduk Puluhan Curanmor, Mayoritas dari Sumatera

Konfrontasi - Sebanyak 59 orang pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah Banten telah ditangkap Kepolisian Daerah (Polda) Banten.

Kabidhumas Polda Banten AKBP Zaenudin saat dihubungi, mengatakan para pelaku mayoritas pria. Kendati demikian sejumlah pelaku melakukan aksi bersama dengan pasangan atau istri mereka.

"Ini seperti profesi mereka. Sudah ditangkap, dipenjara, pas bebas, mencuri lagi," katanya dikutip dari Harian Terbit, Minggu (26/11/2017).

Warga Depok Ini Sujud di Kaki Kapolda Banten, Ini Penyebabnya

Konfrontasi - Raut wajah haru dan bahagia terlihat jelas di wajah Bambang, 30, warga Depok, Jawa Barat, saat Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyerahkan kembali kendaraan Toyota Avanza miliknya yang sempat hilang.

Begitu bahagianya, pria yang memiliki cacat fisik dan bertongkat ini tak kuasa menahan tangis. Pemilik kendaraan rental ini bahkan langsung bersujud di kaki Kapolda Banten.

Memalukan, Dua Polisi Polda Banten Keroyok Pelajar SMK di Depan Sekolahnya

Konfrontasi - Sungguh terlalu. Dua anggota Direktorat Sabhara Polda Banten menyerang Sekolah Menengah Kejuruan PGRI 1 Kota Serang, Banten, dan memukuli seorang pelajar hingga terluka.

Dua anggota Sabhara Polda Banten itu bernama Bripda Renaldy Anugrah dan Bripda Agung Supriyatna. Keduanya memukuli AS, pelajar SMK PGRI 1 Serang, yang masih duduk di bangku kelas tiga.

Yang lebih memalukan, Bripda Renaldy dan Bripda Agung memukuli AS di depan sekolah korban. Korban diseret, ditendang dan dipukuli. Bahkan, keduanya juga mendatangkan belasan temannya seesama anggota Sabhara dengan menggunakan truk polisi ke sekolah itu.

Tindakan semena-mena ini dilakukan Bripda Renaldy dan Bripda Agung pada Kamis, 19 Oktober 2017. Semua berawal dari saling balas komentar di media sosial antara Bripda Renaldy dengan korban.

Keduanya bertikai di media sosial, karena korban tak terima, Bripda Renaldy selalu menggoda dan merayu kekasih AS.

"Saya juga sempat emosi pas tahu kejadian bahwa ada cowok yang mendekati pacar saya, dan cowok yang mengganggu pacar saya mengaku petugas kepolisian Polda Banten," kata AS saat ditemui di RSUD dr Dradjat Prawiranegara.

Sementara itu, menurut Kapolda Banten, Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo, puncak dari pertikaian antara korban dan Bripda Renaldy terjadi pada Rabu malam, 18 Oktober 2017. 

Saat itu korban mengirimkan pesan melalui WhatsApp kepada pelaku yang berisi kalimat permintaan agar pelaku tak lagi menggoda pacar korban.

Tak terima ditegur korban, Bripda Renaldy lalu mengajak Bripda Agung untuk mencari korban ke sekolahnya dan menganiaya korban. 

Tak hanya itu, kedua pelaku juga mendatangkan temannya dari satuan yang sama dari Polda Banten untuk menyerang ke sekolah tersebut. Belasan anggota Ditsabhara tiba di depan sekolah dengan satu unit truk dan sepeda motor.

Pages