25 June 2018

Pokemon GO

PNS Jatim 'Haram' Main Pokemon GO

KONFRONTASI-Demam permainan Pokemon GO menjangkiti berbagai lapisan masyarakat. Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, pun sampai harus melarang Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bermain Pokemon Go di saat jam kerja. Jika terbukti mengabaikan larangan tersebut mereka akan mendapatkan saksi tegas, bahkan pemecatan.

"Imbauannya jelas, kami larang PNS di Provinsi Jawa Timur melakukan tindakan iseng main game Pokemon Go saat jam kerja," ujar Saifullah Yusuf di Gedung Grahadi Surabaya, Senin, 18 Juli 2016.

Pokemon GO Kuras Baterai dan Kuota Internet

KONFRONTASI-Demam permainan Pokemon Go berhasil jadi trending topic dunia beberapa hari belakangan. Maklum, sudah banyak kejadian absurd yang terjadi akibat memainkan game besutan Niantic tersebut.

Bicara Pokemon Go, ada sejumlah hal yang kerap dikeluhkan oleh para pemainnya. Dua di antaranya sebut saja konsumsi daya baterai serta konsumsi data internet yang cukup besar. Yang jadi pertanyaan, berapa besar konsumsi data internet main Pokemon Go yang sebenarnya?

Pokemon Go Tambah 26 Negara, Indonesia Kapan?

Konfrontasi - Sejak diluncurkan awal pekan lalu, Pokemon GO telah menjadi game fenomenal di seluruh dunia. Baru-baru ini, Niantic (pengembang Pokemon GO) merilis permainan ini di 26 negara baru.

Dalam sebuah pengumuman di Facebook, Niantic mengumumkan daftar 26 negara baru yang dapat memainkan Pokemon GO secara resmi. Semua negara dalam daftar tersebut terletak di benua Eropa.

Momo Geisha: Pokemon GO Bikin Lupa Diri

Konfrontasi - Momo Geisha menilai aplikasi permainan Pokemon Go membuat sebagian orang lupa diri. Bahkan sempat beredar kabar Pokemon Go sudah menelan korban.

Apalagi, menurutnya banyak dari penggemar game, terlihat begitu asik menggunakan aplikasi tersebut sehingga tidak memperhatikan keadaan sekitar.

Badan Intelijen Strategis TNI: Pokemon GO Miliki Dampak Negatif Terhadap Keamanan NKRI

Konfrontasi - Anda suka bermain Pokemon Go? Di mata Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, ada ancaman terhadap negara yang muncul dalam game yang sudah menjadi viral ini, termasuk penyadapan informasi mengingat penggunaan data-data dari geo positioning system (GPS).

Berburu Pokemon Langka ke Monas

Konfrontasi - Seperti tiap akhir pekan, area Monumen Nasional atau Monas memang selalu ramai dipadati oleh para pengunjung. Namun, ada yang berbeda dengan para pengunjung Monas beberapa waktu belakangan. Beberapa pengunjung mengaku tidak hanya bersantai dan berolahraga ketika mengunjungi Monas, melainkan juga berburu Pokemon.

Nintendo Minta Google Hapus Situs Penyedia Pokemon Go Illegal

Konfrontasi - Meski digemari jutaan gamer di seluruh dunia, baru secara resmi Nintendo merilis game terbaru Pokemon Go di tujuh negara. Alhasil banyak gamer yang berburu APK-nya di Internet untuk melakukan instalasi, namun ternyata Nintendo tak nyaman dengan kondisi ini.

Apa Salah Pokemon Go Hingga Terancam Diblokir?

Konfrontasi - Game populer Pokemon Go bisa-bisa saja diblokir pemerintah jika terbukti melanggar aturan dan membahayakan keamanan cyber. Apa benar game augmented reality ini berbahaya?

Jika pertanyaan itu disampaikan kepada pengamat keamanan cyber, Pratama Persadha, jawabannya adalah tidak. Karena menurutnya, tidak ada hal yang membuat Pokemon Go harus diblokir. Baik di UU ITE maupun Peraturan Menteri. Jadi tidak ada regulasi yang dilanggar.

Titik-titik Favorit "Trainer" Pokemon GO di Plaza Senayan

Konfrontasi - Customer service Plaza Senayan, Jakarta, mengakui memang ada pengunjung yang datang ke pusat perbelanjaan itu hanya untuk mencari Pokémon, karakter dalam game populer POKEMON GO . Petugas customer service itu menyebutkan ada tiga titik di Plaza Senayan yang menjadi incaran pengunjung.

Edward, customer service Plaza Senayan menuturkan, tiga titik yang sering diincar pengunjung adalah bagian pintu lobi dan di lobi, air mancur belakang dan area atrium yang terdapat jam besar dan air mancur.

Seskab: Di Istana Presiden Banyak Pokemon

Konfrontasi - Maraknya permainan Pokemon GO tak hanya merambah anak muda saja, siapa sangka pejabat pemerintah pun tertarik untuk memainkan game yang baru rilis di tiga negara dunia ini.

Salah satu pejabat tersebut yakni Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. Pram -sapaan Pramono- mengaku telah mengunduh aplikasi game Pokemon GO di ponsel pintarnya.

“Saya ada aplikasinya,” kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (15/7/2016).

Pages