PLN

Black Out 408, Rizal Ramli: Jokowi Pantas untuk Marah

KON FRONTASI- Presiden Joko Widodo tampak geram ketika berkunjung ke Kantor Pusat PLN untuk mendengarkan penjelasan terkait pemadaman listrik secara massal dan besar-besaran hari Minggu lalu (4/8). Menurut ekonom senior DR. Rizal Ramli, kemarahan Jokowi atas peristiwa “Black Out 408”  itu sangat wajar dan bisa dipahami.

Biaya Kompensasi Naik Tajam, Beban PLN Bakal Kian Berat

KONFRONTASI -  PT PLN (Persero) menyatakan biaya investasi untuk keandalan sistem kelistrikan akan meningkat. Kondisi tersebut akan diikuti dengan potensi kenaikan beban ke depan menyusul rencana penerapan aturan baru mengenai pemberian kompensasi kepada pelanggan yang nilainya meningkat tiga kali lipat dibanding sebelumnya. 

Rizal Ramli Nilai Ada yang Aneh Dalam Peristiwa Blackout PLN

KONFRONTASI-Tokoh nasional, Rizal Ramli, menegaskan, perlu pembenahan menyeluruh terhadap PLN setelah terjadi kasus listrik padam di sebagian Jawa pada Minggu hingga Selasa dinihari silam. “PLN belum membaik, harus dibenahi,” katanya.

Dalam rilis pada Selasa (6/8), Rizal menduga, kasus blackout listrik yang terjadi di sebagian Pulau Jawa, pada Minggu hingga Selasa dini hari, dilatari oleh kecerobohan manajemen PLN. “Dugaan ini harus diuji dan dinvestigasi,” katanya.

Diprotes, PLN Batal Potong Gaji Karyawan untuk Bayar Kompensasi Pelanggan

KONFRONTASI-Sempat diprotes serikat pekerja, PT PLN (Persero) pastikan tidak akan memotong gaji pegawai imbas padamnya listrik secara massal di Jabodetabek, sebagian Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah.

Direktur PLN Regional Jawa Barat Haryanto WS mengklarifikasi bahwa manajemen PLN tidak akan memangkas gaji pegawainya, untuk pemberian kompensasi konsumen akibat pemadaman listrik pada Hari Minggu (4/8/2019).

Buntut Blackout, SP BUMN akan Polisikan Direksi PLN

KONFRONTASI-Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono berencana melaporkan direksi Pembangkit Listrik Negara (PLN) ke Bareskrim Mabes Polri terkait insiden padamnya listrik pada Minggu, 4 Agustus 2019. Arief menilai padam listrik disebabkan oleh ketida khati-hatian pihak PLN. 

Arief datang ke Bareskrim Mabes Polri, Rabu kemarin, 7 Agustus 2019. Namun saat ditanya apa yang sedang dilakukan di gedung tersebut, Arief hanya berkata sedang main dan berkunjung.

PLN Plintat-plintut, RR Minta Uji Investigasi ‘Blackout’

KONFRONTASI -  Kasus listrik padam (‘blackout’) di banyak daerah selama berjam-jam sejak Minggu (4/7/2019), ternyata menunjukkan bahwa sistem kita lemah sekali. Harus ada audit komprehensif dan investigasi menyeluruh. Begawan ekonomi Rizal Ramli (RR) meminta pemerintah merapihkan hal ini.

''Listrik mati, telepon mati, ATM dan ‘credit card’ tidak berfungsi, ternyata mudah sekali lumpuhkan di Indonesia,'' kata RR, tokoh bangsa.

“Harus diperbaiki jadi sistem yang ‘stand alone’,” tegas dia dalam kicauan di Twitter, Selasa (7/7/2019).

Listrik Mati, PLN Pangkas Gaji Karyawan

KONFRONTASI-Perusahaan Listrik Negara atau PLN akan memangkas gaji karyawannya untuk membayar kompensasi ganti rugi para pelanggan yang merasakan dampak tragedi mati lampu di sebagian Pulau Jawa, Minggu 4 Agustus kemarin.

Kompensasi tersebut sebesar Rp 839,88 miliar kepada 21,9 juta pelanggan. Langkah pemangkasan gaji tersebut diambil karena dana untuk membayar ganti rugi ke pelanggan tidak boleh berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Buntut Listrik Mati, PLN Rogoh Rp865 Miliar untuk Kompensasi Pelanggan

KONFRONTASI- PT PLN (Persero) menyiapkan dana sebesar Rp865 miliar sebagai kompensasi kepada pelanggan terdampak pemadaman listrik yang terjadi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat pada Minggu dan Senin (4-5/8/2019).

Direktur Bisnis Regional PT PLN Jawa Bagian Barat Haryanto mengatakan ada 22 juta pelanggan terdampak yang akan menerima kompensasi. 

"Jumlah kompensasi total dari 22 juta pelanggan kurang lebih sebanyak Rp 865 miliar," kata Haryanto saat konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Selasa (6/8/2019).

Pages