PLN

PLN Bantah Naikkan Tarif Listrik di Tengah Pandemi

KONFRONTASI-PT PLN (Persero) memastikan tarif dasar listrik seluruh golongan tarif tidak mengalami kenaikan, termasuk rumah tangga daya 900 Volt Ampere (VA) Rumah Tangga Mampu (RTM) dan di atasnya.

Hal itu ditegaskan BUMN kelistrikan tersebut untuk mengklarifikasi isu kenaikan tarif yang beredar melalui media sosial, akibat meningkatnya tagihan listrik yang dialami sejumlah pelanggan di masa pandemi corona saat ini.

PLN Beri Listrik Gratis Bagi Bisnis Kecil, Simak Cara Mendapatkannya

KONFRONTASI-Pelanggan golongan bisnis skala kecil dan industri kecil yang menggunakan listrik 450 VA dibebaskan dari tarif listrik. Kebijakan ini akan berlaku selama 6 bulan terhitung mulai Mei 2020.

Executive Vice President Communication & CSR PLN Made Suprateka menjelaskan, mekanisme penggratisan listrik untuk pelanggan golongan bisnis kecil B1/450 VA dan industri kecil I1/450 VA ini akan menggunakan cara yang sama dengan pendistribusian pembebasan listrik untuk golongan rumah tangga.

Biar KKN Tak Jadi Kisah Misteri, PLN Listriki Desa Penari

KONFRONTASI -   Cerita horor soal pengalaman kuliah kerja nyata (KKN) sekelompok mahasiswa di Jawa Timur sedang viral di media sosial. Cerita horor itu dikenal dengan judul KKN di Desa Penari yang diunggah oleh akun Twitter Simple Man.

Setiap orang yang menyimak cerita horor tentang KKN di Desa Penari ini mungkin akan merasa merinding dengan cerita-cerita mistis yang ada didalamnya.

Indef: Ingin Cabut Subsidi 900 VA, PLN Diminta Belajar Dari Kesalahan di Tahun 2017

KONFRONTASI -   Ekonom Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira meminta agar pemerintah dapat berhati-hati dalam menarik subsidi  24,4 juta  pelanggan tarif listrik 900 VA.

Pemerintah sendiri sudah sepakat menghapus subsidi untuk pelanggan listrik rumah tangga mampu 900 VA mulai tahun depan. Imbasnya, ada 24,4 juta pelanggan yang akan kena penyesuaian tarif mulai 2020.

Membangun Pembangkit dengan Manfaat Berbukit

KONFRONTASI-Pada tulisan sebelumnya yang berjudul Pembangkit: PLN dan Swasta Siapa Lebih Dominan? saya menekankan pentingnya penguasaan PLN atas pembangkit listrik secara dominan. Dengan penguasaan kepemilikan yang dominan, peluang swasta produsen listrik alias independent power producer (IPP) untuk mengendalikan harga jual listrik bisa dihindari.

Sampai 2016, komposisi kepemilikan pembangkit tenaga listrik yang produksinya dijual melalui PLN Grup adalah 36.973 MW (79%) dimiliki oleh PLN Grup dan 10.121 MW (21%) dimiliki oleh swasta.

Soal Pembangkit Listrik, PLN atau Swasta yang Lebih Dominan?

KONFRONTASI-Urusan setrum menyetrum ternyata tidak sesederhana yang diperkirakan banyak orang. yang dimaksud ‘orang’ di sini bukan melulu rakyat awam, lho. Ternyata, para pejabat publik, bahkan termasuk orang-orang yang diamanahi dan atau punya otoritas urusan setrum pun, banyak yang tidak paham.

Soal PLTU: Swasta Kemaruk, PLN Bisa Terpuruk

Oleh: Edy Mulyadi*

“Ya udah kita bilang, satu kalau saya bilang supaya lebih efisienlah. Kalian (PLN) jangan terlalu banyak terlibat pembangunan-pembangunan listrik, power, biarin aja private sector masuk. Seperti 51% harus untuk Indonesia Power waste to energy, lupain dulu lah itu. Konsolidasi aja dulu saja biarkan private sector main,” papar Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan kepada Plt Dirut PT PLN, Sripeni Inten Cahyani, seperti dikutip satu media daring, Rabu pekan silam (14/8).

PLN Akui Kompensasi yang Diberikan Tak Seberapa Dibanding Kerugian Masyarakat Akibat 'Blackout'

KONFRONTASI-PLN bakal membayar kompensasi sekitar Rp850 miliar akibat pemadaman yang terjadi pada 4 Agustus 2019 lalu. Kompensasi diberikan kepada pelanggan rumah tangga, industri, dan lainnya di tiga provinsi, yaitu Jabar, Banten, dan DKI Jakarta.

EVP Operasi Jawa Barat dan Tengah PT PLN, Purnomo, mengatakan pihaknya akan membayarkan kompensasi sekitar Rp850 miliar pada September 2019. Kompensasi itu sebagai pengganti padamnya listrik pada awal Agustus lalu.

Pages