Pilpres 2019

Duet Prabowo- Gatot Nurmantyo bakal Menggilas Jokowi di Pilpres 2019, ungkap Analis

JAKARTA- Para analis menilai, duet Prabowo –Gatot Nurmantyo bakal menggilas Jokowi yang sudah tidak dipercaya oleh kaum Muslim.  Presiden Jokowi menganut Neoliberalisme, dan  dinilai kaum Muslim tidak punya ketulusan kepada ummat Islam dalam melayani dan mengayomi ummat yang selama ini disudutkan pemerintah Jokowi, apalagi dalam kasus Ahok jelas bahwa Jokowi  mendukung Ahok secara  total.  Di mata kaum muslim,  Jokowi didukung para taipan dan China yang membuatnya dianggap  pemimpin boneka yang gagal sejahterakan rakyat dengan  terpuruknya ekonomi.

Ketum PAN Membantah Pertemuan di Cikeas Bicarakan Koalisi 2019

KONFRONTASI -

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan membantah bahwa pertemuan antara Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo Subianto untuk membicarakan rencana koalisi menghadapi Pemilu 2019.

"Pertemuan antara Pak SBY dan Pak Prabowo hanya silaturrahmi," kata Zulkifli Hasan di sela kegiatan "Pers Gathering Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Malang, Jawa Timur, Jumat (28/7).

Golkar 'Emoh' Dukung JK Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

KONFRONTASI-Terkait Pilpres 2019 mendatang, Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan, partainya akan kembali mendukung Joko Widodo sebagai Calon Presiden. Namun untuk calon wakil presiden, partainya hingga kini belum menentukan pilihan. 

"Kalau Golkar sudah jelas akan dukung Jokowi. Kita sudah sepakat," ujar Akbar Tandjung di Gedung DPP Perindo, Jakarta, Selasa 30 Mei 2017.

Gerindra kembali Usung Prabowo Subianto di Pilpres 2019

KONFRONTASI - Prabowo Subianto dipastikan maju kembali sebagai presiden di Pilpres 2019 dari Partai Gerindra. Bahkan, Gerindra tak takut aturan main di Pemilu 2019 yang saat ini tengah disusun pemerintah dalam Revisi UU Pemilu.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, partainya ikut saja kesepakatan partai-partai lain untuk menentukan aturan main pemilu 2019, khususnya soal threshold. Gerindra tak takut, kata dia, berapa pun syarat partai lolos ke parlemen dan bisa mencalonkan presiden.

Belum Apa-apa, Presiden Joko Sudah Takut Kalah di Pilpres 2019

KONFRONTASI - Mantan anggota DPR RI, Bambang "Beathor" Suryadi mengatakan ptelantikan Kepala Polri bukan urusan hukum, bukan urusan politik dan bukan pula urusan moral. Tapi ini urusan keberanian seorang presiden menggunakan hak prerogatifnya. 

"Sejarah Soekarno, Soeharto dan lain-lain, mereka gunakan hak prerogatifnya dan tidak bermasalah,' tegasnya  Sabtu (31/1).

Menurut mantan anggota Komisi II DPR RI ini, kegamangan Presiden Joko Widodo melantik Komjen Budi Gunawan yang tersangkut perkara gratifikasi lebih cenderung karena pertimbangan citra politiknya. 

Pages