Pilpres 2019

Prabowo-Sandi Menang Telak di Padang

KONFRONTASI-Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin hanya mendapatkan 63.491 suara sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi unggul jauh dengan 406.698 suara dalam pilpres di Kota Padang, Sumatera Barat.

Ketua KPU Padang M Sawati di Padang, Rabu mengatakan setelah melakukan rekapitulasi penghitungan perolehan suara sejak Rabu (1/5) hingga Selasa (7/5) memang pasangan Prabowo-Sandi yang unggul di Padang.

Ekonomi Mandeg, Pemilu Sarat Masalah, Apa yang Mau Dipertahankan Jokowi?

Fenomena adanya indikasi kecurangan dalam Pemilu, terutama Pilpres 2019 tampaknya menjadi momen untuk menunjukkan betapa besarnya bangsa Indonesia. Hal ini dapat terlihat dari dua kubu antara paslon 01 dan tentunya 02 yang paling banyak diperbincangkan di sosial media, dalam dua pekan terakhir.

Lalu pertanyaannya, apakah suara yang terdengar bisa dikatakan mewakili aspirasi masyarakat Indonesia?

Tentunya bisa, mengingat pengguna sosial media di Indonesia merupakan terbesar di seluruh dunia, baik Facebook, Instagram dan Twitter.

Haris Rusly Tantang Penegak Hukum Usut Sumber Dana Kampanye Jokowi

KONFRONTASI. Aparat hukum ditantang untuk segera mengusut sumber dana kampanye Capres petahana Joko Widodo. Sebab selama memerintah, kebijakan Jokowi banyak yang berpihak kepada pengembang.

Aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti mengatakan, aparat hukum perlu mencermati dana kampanye mantan Gubernur DKI Jakarta itu karena memang dia punya kekuasaan yang paling besar di negeri ini. Kekuasaan yang besar itu katanya bukan tidak mungkin digunakan untuk mengumpulkan pundi-pundi dana kampanye.

Pemilu 2019 Makan Banyak Korban, Muhammadiyah Setuju Dibentuk TPF

KONFRONTASI-Muhammadiyah menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya musibah banyaknya korban meninggal dan sakit yang menimpa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019 ini.

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Maneger Nasution menilai, tragedi ini sebagai kejadian luar biasa (KLB) yang belum pernah terjadi di Indonesia maupun di negara-negara lain. Ini juga layak disebut sebagai tragedi demokrasi dan kemanusiaan.

Serukan Visum, Prabowo Endus Kejanggalan Terkait Meninggalnya Ratusan Petugas KPPS

KONFRONTASI-Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto sepertinya merasa ada yang ada yang janggal atas kematian ratusan petugas KPPS. Karenanya, ia pun meminta agar pihak berwajib melakukan tes visum dan pemeriksaan medis terhadap ratusan petugas KPPS tersebut.

"Perlu ada kami rasa suatu visum dan pemeriksaan medis ke petugas yang meninggal," kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/5). 

Pakar Hukum Tata Negara: People Power Dijamin UU, Bukan Makar

KONFRONTASI-Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengatakan gerakan `people power` bukan merupakan makar. Karena menurut dia, kumpulan masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa merupakan hak yang dijamin oleh Undang-undang asalkan tidak melanggar hukum.

“Ya gak mungkinlah makar. Makar itu kan menggulingkan pemerintahan, menyampaikan aspirasi bukan makar. Kalau `people power` menggulingkan pemerintahan tentu itu makar, tapi kalau `people power` hanya menyampaikan pendapat tidak masalah,” kata Refly di Jakarta, Selasa (7/5).

Pages