Pilkada

GPII: Berhentilah Menyalahkan SBY

KONFRONTASI - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PP GPII) meminta kepada semua pihak untuk menghoramti keputusan politik DPR terkait disahkannya RUU Pilkada. Dan berhentilah menyalahkan Presiden SBY.

"Kami menghimbau kepada semua pihak untuk tidak menyalahkan Presiden SBY, mengkritik boleh, asal jangan menghujat" kata Ketua PP GPII, Heri Muhrodin, Jumat (26/9).

Menurutnya, diperlukan sikap dewasa dalam menyikapi dinamika politik pasca ditetapkan RUU Pilkada. "Bila tidak puas, silahkan ajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi", tegas Heri.

Ahok 'Mencak-mencak' terkait Kepala Daerah Dipilih DPRD

KONFRONTASI - Terkait kepala daerah dipilih oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Ahok sapaan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tak akan ikut lagi dalam pemilihan kepala daerah 2017 nanti. Selain itu, ia menilai DPRD DKI selalu mempersulit eksekutif. "Kalau lewat DPRD, saya tidak mau. Saya enggak mau jadi budak. Capek. Kita enggak dipilih DPRD saja Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dihambat begitu lama," ujar Ahok di Balai Kota, Jumat, 26 September 2014

Sinetron Demokrat, Kemenangan Koalisi Merah Putih, dan "Lara-Ngenes" PDI-P

JAKARTA, KONFRONTASI — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan harus kembali mendapati "tikaman" telak dari Partai Demokrat. Rupa "tikaman" yang ibarat tepat di ulu hati ini kini adalah pilihan sikap netral dan aksi walkout Fraksi Partai Demokrat dari sidang paripurna pengambilan keputusan soal RUU Pemilihan Kepala Daerah, Jumat (26/9/2014) dini hari.

Pilkada Lewat DPRD Disahkan, Aktivis Salahkan SBY

KONFRONTASI - Aktivis kemanusiaan di Lampung Oki Hajiansyah Wahab, di Bandarlampung, Jumat, menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah meninggalkan warisan buruk demokrasi pada akhir kepemimpinannya terkait hasil akhir keputusan Rancangan Undang Undang Pemilihan Kepala Daerah yang dikembalikan ke DPRD.

"Pilkada dikembalikan lagi melalui DPRD merupakan kemunduran demokrasi," kata Oki, menanggapi hasil voting pilkada langsung hanya didukung 135 suara dan pilkada melalui DPRD didukung 226 suara pada Paripurna DPR di Jakarta, Jumat dini hari.

Pilkada Lewat DPRD Disahkan, Ini Reaksi Ahok

KONFONTASI - Ahok sapaan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama angkat bicara soal Rancangan Undangan-Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) yang telah disahkan menjadi UU lewat mekanisme voting dalam Paripurna DPR RI, Jumat dinihari (26/9).

Lewat akun twitternya, @Ahok_BasukiTP. Ahok mengutip pernyataan atasannya Gubernur DKI yang juga Presiden Terpilih Joko Widodo.

"Jokowi: Saya Pastikan, Kepala Daerah yang Dipilih Dewan Akan Lebih Korup," tulis Ahok.

Fadli: Inilah Kehancuran Demokrasi Liberal

KONFRONTASI - Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon mengatakan Pilkada melalui DPRD sangat demokratis karena sesuai sila ke-4 Pancasila dan amanat konstitusi UUD 1945. Dengan demikian, keputusan DPR memutuskan pilkada melalui DPRD sudah tepat, dan ini merupakan kemenangan demokrasi Pancasila.

"Ini juga kemenangan rakyat," katanya (Jumat, 26/9).

Pilkada Lewat DPRD, Kemenangan Demokasi untuk Rakyat

KONFRONTASI - Pengesahan RUU Pilkada dengan mekanisme pemilihan lewat DPRD merupakan kemenangan rakyat. Pilkada lewat DPRD justru akan memperkecil peluang penyimpangan pelaksaan pemilihan."Kami yakin ini kemenangan demokasi untuk rakyat. Tragedi seperti kemarin (25/9) Gubernur Riau (Annas Maamun) ditangkap tangan KPK lagi-lagi hasil Pilkada langsung," kata Hidayat di Gedung DPR, Jumat (26/9/2014).

Ada 226 Suara memilih pilkada lewat DPRD. Pasek Sentil PDIP. Golkar Tak Solid

KONFRONTASI- RUU Pilkada resmi disahkan dalam paripurna DPR menjadi Undang-Undang (UU). Dimana, pilkada resmi dilakukan melalui DPRD.

Partai Koalisi Merah Putih berhasil meloloskan pilkada melalui DPRD. Sebanyak 226 Suara memilih pilkada melalui DPRD.

Sedangkan, pilkada langsung hanya dipilih sebanyak 135 anggota.

"Rapat paripurna DPR memutuskan lewat DPRD, setuju," kata Priyo, dalam rapat paripurna DPR, Jakarta, Jumat (26/9/2014).

Adapun Fraksi Partai Demokrat walkout dari sidang paripurna ini.

Pilkada Dipilih lewat DPRD: Paripurna DPR Semalam

KONFRONTASI - Rapat paripurna DPR untuk mengesahkan RUU Pemilihan Kepala Daerah yang berlangsung sejak Kamis (25/9/2014), memutuskan kepala daerah kembali dipilih oleh DPRD.

"Memutuskan, untuk substansi ini, adalah pilihan (kepala daerah) lewat DPRD," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, Jumat (26/9/2014) dini hari.

Sebelumnya Priyo membacakan hasil pemungutan suara di sidang paripurna ini. "Opsi satu pilkada langsung, 135 (orang), lewat DPRD 226 (suara), dan abstain 0. Total suara 361," sebut dia.

Pages