Pilkada Serentak

Pilgub Jabar 2018: Ridwan Kamil Siap Gandeng Bupati Tasikmalaya, Asal...

Konfrontasi - Walikota Bandung yang juga calon gubernur Jawa Barat dari Partai Nasdem, Ridwan Kamil terlihat bersepeda bersama Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, di jalanan Kota Tasikmalaya Sabtu 22 April 2017. Seperti diketahui, Uu memiliki tekad kuat untuk maju di Pilgub Jawa Barat 2017.

Ridwan Kamil mengatakan, saat bersepeda dengan Uu ada obrolan terkait pilgub Jabar. “Ada (obrolan). Pak Uu ingin maju, berpasangan (dengannya),” kata dia saat ditemui di Pondok Pesantren Pasir Bokor, Tasikmalaya, Sabtu sore, 22 April 2017.

Jagoannya Kalah di Jakarta, PDIP Lirik Ridwan Kamil di Pilkada Jabar 2018

Konfrontasi - Usai jagoannya kalah di Pilkada DKI Jakarta dan Banten, PDI Perjuangan kini tengah melakukan evaluasi dan pembenahan untuk menghadapi pilkada serentak di 2018.

"Tentu dari dinamika Pilkada 2017 banyak hal yang harus dievaluasi, dibenahi. Kemudian kita menyiapkan institusi kepartaian, kader untuk pilkada 2018 nanti," ujar politikus PDI Perjuangan Mansinton Pasaribu di Warung Daun Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/4/2017).

Pelaku Bagi-bagi Sembako Paslon Ahok-Djarot Tidak Tahu Kalau Sudah Minggu Tenang

Konfrontasi - Memasuki hari tenang menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran ke-2, Panwaslu Jakarta Barat menemukan indikasi pelanggaran pada simpatisan pasangan calon nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot.

Hal ini dibuktikan dalam penemuan 11 karung sembako yang siap dibagikan kepada warga kelurahan Duri Kepa, Jakarta Barat pagi tadi, Minggu, 16 April 2017.

KPU DKI Tegaskan Dilarang Bagikan Sembako di Masa Tenang

Konfrontasi - Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta menegaskan bahwa aksi bagi-bagi sembako dilarang dilakukan saat masa tenang di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan pihak siapapun tidak boleh melakukan kegiatan berkonotasi kampanye, termasuk bagi-bagi sembako. 

"Minggu tenang itu harus benar-benar tenang, tidak ada kegiatan yang berkonotasi kampanye. Termasuk bagi-bagi sembako, siapa pun, saya tidak menunjuk kelompok," kata Sumarsono dilansir VIVA.co.id, Minggu 16 April 2017.

Sekelumit Kisah dalam Pilkada DKI Jakarta, dari Potong Kuping Lulung hingga Payudara

Konfrontasi - Sebuah video berdurasi dua menit sembilan detik mengingatkan kembali akan janji Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau yang karib disapa Haji Lulung.

Kala itu tersebar pada Rabu November 2016, Haji Lulung menyatakan akan potong kuping dan hidung jika Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menang di Pilkada DKI Jakarta 2017.

ACTA Tagih Netralitas Kalangan Polisi, KPU dan Pemerintah

Konfrontasi - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) meminta pihak kepolisian, penyelenggara pemilu dan pemerintah pusat dapat bersikap netral saat masa tenang dan pemungutan suara putaran dua Pilkada DKI Jakarta pada 19 April nanti.

Ketua Dewan Pembina ACTA Habiburrahman menjelaskan, selama masa kampanye putaran dua, pihaknya menemukan indikasi ketidaknetralan pemerintah, penyelenggara pemilu dan pihak keamanan. Terlebih, beberapa indikasi keberpihakan menguntungkan pasangan calon gubernur tertentu.

Kia Sepuh NU Nilai Keputusan GP Ansor Halalkan Pemimpin Non Muslim, Keblinger!

Konfrontasi - Wakil Rais Am PBNU, KH Miftahul Akhyar menegaskan sikap NU dalam Pilkada DKI Jakarta di putaran kedua ini harus memilih pemimpin yang muslim. Karena memilih pemimpin non muslim itu haram hukumnya.

Sikap kyai sepuh NU ini menanggapi banyaknya pendapat generasi muda NU seperti dari Gerakan Pemuda Ansor yang malah memilih pemimpin non muslim.

Anies Baswedan: Yang Tak Berhak Milih, Jangan Datang ke Jakarta

Konfrontasi - Ada banyak hal yang ingin diwujudkan Anies Baswedan jika kelak terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Salah satu yang sangat ingin diwujudkannya, membangun pusat kebudayaan DKI Jakarta.

"Salah satu program kita adalah membangun pusat kebudayaan Betawi Benyamin Sueb sehingga kita punya tempat, tidak hanya untuk warga Jakarta, tapi juga pengunjung kota lain dan turis asing," ujarnya.

Tengku Rafli Sebut Anies Titisan Fatahillah

Konfrontasi - Seniman Aceh, Tengku Rafli bersyair dalam deklarasi Masyarakat Aceh untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Dalam syairnya, Rafli menyebut Anies sosok Fatahillah yang menjadi dambaan masyarakat, khususnya warga Jakarta.

"Anies Baswedan titisan rindu kita, para malikush shaleh (pemimpin yang shaleh). Bersama, kita akan memulai kembali peradaban santun di nusantara," kata Rafli di Jakarta, Minggu (5/3/2017).

Pages