Pilkada Serentak

Jaksa Agung Targetkan Perkara Pilkada Harus Selesai Maksimal 51 Hari

Konfrontasi - Jaksa Agung M Prasetyo menjelaskan perkara pelanggaran pilkada berlangsung singkat dan selama 51 hari harus sudah selesai.

“Perkara pelanggaran pilkada juga tidak ada upaya hukum kasasi. Jadi, hanya sampai banding, ” katanya, di Kejaksaan Agung, Jumat (12/1/2018).

Dia menerangkan penanganan perkara Pilkada 2018, dilakukan satu atap dalam wadah Gakumdu atau Penegakan Hukum Terpadu yang beranggotakan Polri, Kejaksaan dan Bawaslu (serta Panwaslu di tingkat provinsi/kabupaten/kota).

Astaga, Via Vallen Sempat Jadi Rebutan 2 Pasangan Cagub Jawa Timur

Konfrontasi - Kepopularitasan Via Vallen di Indonesia memang tak perlu diragukan lagi. Saat ini, wanita asal Surabaya ini diketahui mulai masuk ke dalam jajaran pedangdut nomor satu di Indonesia, meski dirinya terbilang baru muncul di televisi.

Peningkatan popularitas Via Vallen yang cukup signifikan, dan membuat dirinya memiliki banyak penggemar di Indonesia. Tak hanya itu, ia juga sempat diketahui menjadi rebutan para pasangan calon Gubernur Jawa Timur.

Prasetyo Siapkan Jaksa Intelijen Jaga Pilkada Serentak 2018

Konfrontasi - Jaksa Agung M Prasetyo mengaku sudah menyiapkan jaksa intelijen untuk Pilkada Serentak 2018. Nantinya jaksa intelijen akan memonitor gelaran pesta demokrasi di 171 daerah. 

"Kita persiapkan jaringan intelijen kita, tentunya ada forum intelijen daerah. Mereka akan bekerja sama di sana," ujar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 12 Januari 2018. 

Dia ingin semua tahapan pilkada berjalan dengan aman dan tentram. Kini, kata Prasetyo, tahapan pendaftaran sudah dilakukan. 

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintahan Tetap Jalan Meski Ikut Pilgub

Konfrontasi - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil memastikan roda pemerintahan tetap berjalan meski tiga pucuk pimpinan Kota Bandung mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018.

"Pengganti ini tidak usah khawatir karena sistem sudah berjalan," ujar Ridwan Kamil di Bandung, Jumat (12/1/2018).

Deddy Mizwar Ajukan Cuti Kampanye Pilgub Jabar

Konfrontasi - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan telah menyerahkan sudah permohonan izin cuti terkait dirinya yang menjadi bakal calon gubernur pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023.

“Proses administrasi permohonan cuti kampanye saya sudah diajukan pekan ini ke Menteri Dalam Negeri. Jadi resminya saya cuti kampanye mulai tanggal 14 Februari 2018,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Jumat (12/1/2018).

SBY Putuskan Demokrat Usung Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng

Konfrontasi - Teka-teki arah dukungan Partai Demokrat (PD) di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) akhirnya terjawab. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara resmi mengumumkan keputusannya untuk mengusung duet Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimun sebagai calon gubernur-calon wakil gubernur Jateng 2018-2023.

"Untuk Jawa Tengah, kami mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon gubernur dan wakilnya Taj Yasin Maimun," kata SBY di kantor DPP PD, Jakarta, Minggu (7/1/2018).

Demokrat Resmi 17 Bakal Cagub dan Cawagub di Pilkada Serentak 2018

Konfrontasi - Partai Demokrat mengumumkan 17 bakal calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada serentak 2018. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SBY mengatakan, keputusan menentukan Cagub dan Cagub merupakan hasil rapat Majelis Tinggi Partai. Setiap nama yang masuk digodok dengan penuh pertimbangan.

"Dari 17 itu 14 merupakan kader. Jadi 82 persen kader. Dari 14 adalah 6 ketua DPD, 2 ketua DPC, 1 anggota DPR, 1 pengurus Demokrat daerah. Banyak kader inkumben kita usung contoh gubernur Papua, gubernur Lampung, wagub Sumatera Selatan," kata SBY di DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2018).

SBY pun dengan tegas menyatakan Demokrat siap berkoalisi dengan siapa saja. Penegasan itu sekaligus menepis anggapan kalau Demokrat tidak bisa berkoalisi dengan partai tertentu karena ada sesuatu hal.

"Ada yang bilang partai ini tidak bisa koalisi dengan partai ini. Demokrat kami tidak. Kami punya kebijakan, siap koalisi dengan siapa pun," tegasnya.

Tanggapan Oesman Sapta Odang Soal Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum

Konfrontasi - Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), mengatakan sejak awal pilihan Hanura untuk Calon Gubernur (cagub) Jawa Barat (Jabar) adalah Ridwan Kamil.

"Kita konsisten dengan pilihan ini (Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum-red), dan hari ini keputusan tersebut sudah final. Tidak mungkin berubah kecuali oleh Tuhan," jelas Oesman Sapta Odang.

Di Jawa barat, karena merupakan pusatnya ulama, maka Oesman Sapta Odang menitipkan pesan kepada para ulama, pasangan Ridwan Kamil dan Uu Rhizanul Ulum sebagai pilihan terbaik untuk Jawa Barat.

Peluang pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum untuk memenangkan pilgub Jabar 2018, menurut Oesman Sapta Odang, 70 persen secara faktual, logika, survei, dan hati nurani rakyat Jawa Barat, maka

"Kedua orang inilah pilihan terbaik untuk warga Jawa Barat," tegas Oesman Sapta Odang, dan Oesman Sapta Odang mengaskan akan turun berkampanye memenangkan pasangan ini di Jawa Barat.

Kelebihan Ridwan Kamil menurut Oesman Sapta Odang, karena sebagai Wali Kota Bandung yang dulu diminta menjadi gubernur DKI, tapi Ridwan Kamil tidak mau karena tugasnya di belum selesai. Sosok pemimpin seperti inilah yang diperlukan oleh Jawa Barat, karena konsisten dan tidak tergiur iming-iming kekuasaan.

Ganjar Pranowo Beberkan Penunjukan Gus Yasin Jadi Pendampingnya di Pilkada Jateng 2018

Konfrontasi - Politisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengatakan menyambut baik munculnya Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin sebagai pendamping dirinya di Pilkada Jateng 2018. Ganjar mengaku senang karena sosok Gus Yasin sangat pas mendampinginya di kontestasi Pilkada Jateng.

Apalagi, lanjut dia, nama Gus Yasin tidak muncul tiba-tiba, melainkan hasil dialog panjang antara PDIP dengan tokoh agama dan ulama yang ada di Jawa Tengah khususnya.

Pages