pertanian

Petani Karawang Terancam Gagal Panen Akibat Kelangkaan Pupuk

KONFRONTASI-Petani padi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terancam gagal panen, khususnya di Kecamatan Majalaya. Penyebabnya karena kelangkaan pupuk.

Sejauh ini, pihak PT Pupuk Kujang selaku produsen mengklaim bahwa pendistribusian pupuk melebihi dari ketentuan pemerintah. Tetapi kenyataan di lapangan masih tetap langka.

Kalaupun ada, harga pupuk itu mahalnya bukan main. Selisihnya cukup tinggi dibanding kondisi normal.

Kelangkaan pupuk bersubsidi sering terjadi di setiap tahun. Terlebih saat mau menanam dan masa memupuk.

Garap Food Estate, Mentan Tolak Anggaran dari Prabowo

KONFRONTASI- Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan akan benar-benar mengawasi pembangunan food estaste yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Agar pembangunan berjalan sesuai arahan, Menteri Syahrul Yasin Limpo bahkan akan turun langsung memantaunya.

"Jadi food estateitu, siapa pun yang di sana, Kementan akan berada di lapangan. Kami akan pasang tenda. Boleh orang lain bicara, tapi saya di lapangan," kata Syahrul di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Ekonomi Nasional Anjlok, Cak Imin Minta Perkuat Sektor Pangan

Konfrontasi - Wakil ketua DPR RI Muhaimin Iskandar meminta pemerintah dapat menggenjot roda ekonomi nasional dengan cara memprioritaskan sektor pertanian. Sebab, Produk Domestik Bruto (PDB) di sektor pertanian tumbuh positif dengan sebesar 16,24 persen pada kuartal II 2020.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum partai PKB itu dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Rizal Ramli: Ridwan Kamil Ngomong Gede, Harusnya Jabar Fokus Saja Pada Pertanian

KONFRONTASI- Di tengah pandemik Covid-19, Pemprov Jawa Barat harus memutar otak. Salah satunya adalah dengan fokus pada pengembangan sektor pertanian.

Demikian disampaikan ekonom senior, Dr. Rizal Ramli saat mengisi acara Ngopi (Ngobrol Perkembangan Terkini) Bareng Rizal Ramli #2 secara virtual, Kamis petang (23/7).

Pandemi Corona Tak Pengaruhi Permintaan Benih Jagung

KONFRONTASI-Permintaan benih jagung pada tahun 2020 ini tidak mengalami penurunan akibat pandemi COVID-19. Hanya mengalami masa tanam yang mundur karena musim hujan yang masih turun pada bulan April 2020 lalu.

"Di beberapa daerah ada yang baru mulai tanam jagung di bulan Juli ini. Bersamaan dengan itu, kami luncurkan benih varietas jagung Hibrida terbaru Adv Joss," kata Business Growth Lead, PT Advanta Seeds Indonesia, Herry Kristanto, Rabu (15/7/2020).

Kreatif dan Inovatif, Petani Muda Ini Kembangkan Buah Melon Premium di Masa Pandemi

KONFRONTASI-Pemuda yang satu ini patut dicontoh. Dia berhasil mengembangkan buah melon kualitas premium dengan sistem pertanian modern.

Inovasi tersebut tentu bisa menjadi inspirasi di tengah lesunya ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Adalah Stevanus Rangga Santoso, Founder CV Santoso Agro yang berhasil menanam melon menggunakan inovasi greenhouse tanpa pestisida. Lokasinya berada di di Jalan Lingkar Barat, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Pangan dan Pertanian Jadi Sektor Paling Kuat Saat Pandemi Virus Corona

Konfrontasi - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat bahwa sektor pangan dan pertanian merupakan zona ekonomi yang paling kuat bertahan dari dampak pandemi Covid-19. Sebaliknya, sektor jasa dan manufaktur menjadi zona yang paling terpukul.

Persentase penurunan pertumbuhan ekonomi untuk sektor pangan dan pertanian hanya 0,9 persen dari 4,1 persen. Sementara sektor jasa dan manufaktur mengalami penurunan dari 7,2 persen menjadi 2,4 persen.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menilai data tersebut mengindikasikan bahwa pertanian adalah zona ekonomi yang paling tangguh terhadap interupsi Covid-19. Terlebih ada banyak faktor yang menjadi penguat.

Ditinjau dari sisi epidemiologi, virus corona mayoritas menyebar di perkotaan atau kawasan padat penduduk. Artinya, pertanian yang mayoritas tidak berada di perkotaan relatif lebih aman.

"Jauh dari kerumunan, jauh juga dari COVID-19. Maka kota lebih banyak kasusnya dibandingkan kabupaten," kata dia melalui keterangan pers yang diterima, Sabtu (20/6/2020).

Data tersebut akan dijadikan landasan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memaksimalkan sektor pertanian dan ketahanan pangan dengan pemanfaatan teknologi digital.

Dari sisi ketahanan pangan, target Jabar adalah swasembada dengan mengurangi impor secara bertahap. Kemudian, perdagangan antar daerah juga akan lebih dikendalikan dengan tidak bergantung pada mekanisme pasar.

"Ketahanan pangan ini juga berpengaruh terhadap inflasi yang kuncinya adalah jaminan pasokan dan mata rantai diperbaiki. Jangan sampai orang Bogor beli telur di Jakarta padahal telurnya berasal dari Sukabumi," kata dia.

Teknologi IPATBO, Cara Millenial Tetap Produktif Bertani Ditengah Pandemi

Konfrontasi - Pandemi Covid-19 memberi dampak pada semua sektor tak terkecuali pendidikan. Adanya instruksi untuk melakukan kegiatan sekolah dan perkuliahan dilakukan dari rumah dengan daring (online/e-learning) atau bentuk penugasan lainnya pun dirasakan oleh seluruh peserta didik termasuk mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia.

Peneliti: Jika Tergesa-gesa, Cetak Sawah di Lahan Gambut Bisa Beresiko Gagal Panen

KONFRONTASI-Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Ann Amanta mengatakan penguatan produksi pangan dapat lebih efektif dengan memberikan fasilitas bagi para petani.

Felippa dalam pernyataan di Jakarta, Selasa, mengatakan fasilitas yang diberikan itu dapat berupa pemanfaatan teknologi, sarana prasarana dan kemudahan kredit usaha.

"Untuk mengatasi krisis pangan selama pandemi COVID-19, pemerintah seharusnya memperkuat produksi pangan yang sudah ada dengan memberikan fasilitas bagi petani," ujarnya.

Hasil Panen Berlimpah, Petani Blora Sumringah

KONFRONTASI-Wabah virus corona yang masih belum mereda tak membuat warga Kabupaten Blora terus merana. Setidaknya ada sedikit senyum dari bibir mereka saat melihat hasil panen yang melimpah.

Hingga hari ini, Rabu (1/4), luas lahan panen padi petani di Kabupaten Blora mencapai 26.099 hektar. Dengan jumlah produksi 161.267 ton gabah kering panen (GKP) atau setara 87.036 ton beras.

Pages