Perdagangan Orang

Nestapa WNI di Kapal Ikan Asing (Tulisan-I) Lagi, TKI Korban Perdagangan Orang di Kapal Ikan Italia?

KONFRONTASI -   Kasus kekerasan yang menimpa Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal asing terus bermunculan. Ketidakberesan ternyata sudah dimulai sejak sang ABK hendak berangkat. Agen-agen nakal memanipulasi kontrak, menilep gaji, tidak melapor, dan lepas tanggung jawab. Warga negara Indonesia terpaksa bertaruh nyawa di tengah lautan bersama kapal dan orang-orang asing.

Lewat Aplikasi Sosmed, Suami di Cianjur Tega Jual Istri Berumur 51 Tahun Seharga Rp400.000

Konfrontasi - Seorang pria di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tega menjual istrinya ke pria hidung belang.

Pelaku berinisial EY (48) asal Samolo, Karangtengah, Cianjur itu, diduga menjadikan istrinya sebagai pekerja seks lewat sebuah aplikasi.

Perwira Urusan Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi Dwiharyanto mengatakan, praktek protitusi online itu terbongkar saat polisi mengamankan pelaku dan korban di sebuah penginapan.

Pemilik Kafe di Jakarta Utara Jerat PSK dengan Utang agar Tetap Bekerja

Konfrontasi - Polres Metro Jakarta Utara menggerebek lima kafe di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kelima kafe ini tetap menjalankan bisnis prostitusinya di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan 106 orang. Lima di antaranya merupakan pemilik kafe dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, kelima tersangka menjerat pekerja seks komersial (PSK) dengan utang agar tetap mau bekerja.

Polisi Tahan Ibu yang Jaminkan Bayinya untuk Bayar Hutang

Konfrontasi - Polisi menetapkan Eka Septiana, ibu yang menjaminkan bayinya karena terlilit utang, sebagai tersangka perdagangan orang. Selain Eka, pria yang memberikan utang berinisial MH, juga dijerat pasal yang sama.

"Keduanya sementara kami tahan untuk proses penyidikan. Sementara kami titipkan di Rutan Bangil," kata Kanit PPA Polres Pasuruan Ipda Sunarti, Minggu (19/1/2020).

Polrestabes Medan Bongkar Sindikat Perdagangan Orang

KONFRONTASI-- Kepolisian Resor Kota Besar Medan berhasil membongkar sindikat perdagangan orang (human trafficking) di kota Medan, Sumatera Utara dengan menangkap tiga orang tersangka.

Adapun ketiga tersangka yakni Nurbetti alias Bebi (40) warga Kelurahan Pulo Brayan Bengkel. Rudi Syahril Lubis (41) warga Kabupaten Asahan, dan Joni Markus (37) warga Kecamatan Dumai Kota Provinsi Riau.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Senin mengatakan sebanyak empat perempuan menjadi korban mereka. Keempat korban yakni EM, FS, FF dan RF.

39 Warganya Tewas dalam Kontainer, Pemerintah Vietnam Kutuk Keras Human Traficking

Konfrontasi - Pemerintah Vietnam mengutuk keras perdagangan manusia, setelah kepolisan Inggris mengonfirmasi 39 orang yang ditemukan meninggal dalam truk kontainer pekan lalu adalah warga Vietnam.

Sebagian besar korban diperkirakan berasal dari Vietnam Tengah, dimana mudah ditemukan perantara yang membantu mengatur perjalanan ke Eropa, seringnya melalui Rusia, untuk migran yang ingin bekerja di luar negeri.

Cerita Korban Perkawinan Pesanan yang Kabur dari China

Konfrontasi - Salah seorang wanita asal Kalimantan Barat, bernama Monika menjadi salah satu korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus perkawinan pesanan di China.

Monika menceritakan, awalnya ia berkenalan dengan tiga orang wanita perantara pencari jodoh atau mak comblang pada September 2018 untuk dinikahkan dengan laki-laki asal China. Dengan iming-iming sejumlah uang dan hidup sejahtera dirinya mau untuk menikah dengan laki-laki tersebut.

Setelah menikah, dia kemudian langsung dibawa ke China. Meski sempat menaruh curiga lantaran tidak boleh mengunggah foto ke media sosial, namun karena diyakinkan aman oleh mak comblang dirinya pun berangkat ke China.

"Curiga soalnya mereka bilang pas foto itu kamu jangan ke media, foto kita nanti ketahuan polisi bahaya. Saya tanya ke mak comblangnya ini aman enggak sih? Resmi enggak sih? Dia bilang, kamu aman," kata Monika di Kantor LBH Jakarta, Minggu (23/6/2019).

Namun setelah tiba di China, harapan hidup sejahtera hilang setelah pada kenyataannya justru mendapat kekerasan oleh sang suami dan pelecehan dari mertuanya. Ia juga dipekerjakan merangkai bunga untuk dijual tanpa upah. Merasa tidak sesuai dengan janji sebelum pernikahan, Monika menghubungi mak comblang namun tidak dapat dihubungi.

"Mak comblangnya ada tiga semuanya perempuan, Jakarta satu, Singkawang satu, Pontianak satu orang. Pasa saya hubungi enggak ada kabar semua enggak aktif semua nomornya. Semuanya bohong," tuturnya.

Monika, korban perkawinan pesanan di Tiongkok (Foto: Rizky/Okezone)

Satu Pekan Hilang, Siswi Ditemukan di Hotel Usai Layani Tamu

Konfrontasi - Aksi perdagangan wanita di Kota Pekanbaru kembali terjadi. Kali ini dialami gadis 16 tahun inisial N. Orang tuanya, NH, sempat bingung lantaran anaknya tidak pulang ke rumah selama beberapa hari. Hingga akhirnya, dia ditemukan di Hotel Sabrina Pekanbaru.

Saat ditanyai orang tuanya, N mengaku diimingi uang Rp 700.000 untuk melayani pria hidung belang di Hotel Sabrina Pekanbaru. Bukan sekali ini saja, hotel tersebut kerap menjadi persinggahan transaksi penjualan seksual hingga berujung ke kantor polisi.

SPILN: Jangan Jadikan Korban Perdagangan Orang Hanya Sebagai Barang Bukti

KONFRONTASI - Serikat Pekerja Indonesia Luar Negeri (SPILN)
menilai penanganan terhadap korban pedagangan orang (human
trafficking) terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) kurang maksimal dan
bahkan masih jauh dibawah harapan para korban, kasus tersebut kini
kian merajalela di negeri ini (13/6/15).

KTKLN Justru Berpotensi Menjadi Produk Perdagangan Orang

KONFRONTASI -  Kuasa hukum tenaga kerja Indonesia (TKI) pelaut, Iskandar Zulkarnaen menilai Kartu Tanda Kerja Luar Negeri (KTKLN) yang seharusnya berfungsi untuk melindungi TKI, faktanya tidak berfungsi. Selain itu, data-data yang tertera di KTKLN juga tidak benar.

“KTKLN justru menjadi produk perdagangan orang (human trafficking),” jelasnya di Jakarta, Selasa (17/03).