penjara

Jual Sate Babi Tanpa Label, Evita dan Bustami Dijebloskan ke Penjara

Dua terdakwa dinilai bersalah karena telah menjual produk sate bercampur daging babi dan tidak mencantumkan label pada dagangannya.

 

KONFRONTASI -  Mejelis hakim Pengadilan Negeri Padang telah menjatuhkan vonis kepada Evita dan Bustami yang telah menjual sate babi tanpa mencantumkan label dagangannya di Padang.

Penjara di Brazil Rusuh: 16 Dipenggal, 14 Tewas Sesak Napas

KONFRONTASI - Kerusuhan antar geng tahanan terjadi di Penjara Altamira yang terletak di negara bagian Para, Brazil. Kerusuhan berlangsung selama lima jam dan menewaskan sedikitnya 57 orang.

Kepala Penjara Altamira, Jarbas Vasconcelos mengatakan bahwa kerusuhan dipicu oleh sebuah geng yang berusaha mengambil alih komplek tahanan geng lain.

Akibatnya, geng yang dikenal dengan nama Comando Classe A (CCA) membakar sel tahanan milik geng Comando Vermelho (Komando Merah). Berawal dari situ, kerusuhan kemudian menyebar ke komplek tahanan lain.  

Kasus pembunuhan: Tukang Bubur Diancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

KONFRONTASI - Pelaku pembunuhan terhadap anak usia 7 tahun di Desa Cipayung Girang Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu, tersangka H (23) diancam hukuman penjara seumur hidup yang dijerat dengan Undang Undang Perlindungan Anak dan KUHP.

Demikian disampaikan Kapolres Bogor AKBP A.M. Dicky kepada wartawan Jumat 5 Juli 2019 di Cibinong.

Pihak kepolisan telah menahan dan melakukan pemeriksaan atas tuduhan pembunuhan yang dilakukan kepada korban FAN yang sempat diduga hilang pada 29 Juni lalu.

Mulan Jameela: Belajar Menahan Rindu itu Rasanya Berat

Konfrontasi - Mulan Jameela tampaknya tengah rindu dengan suaminya Ahmad Dhani yang saat ini masih dalam penahanan di Rutan Medaeng, Jawa Timur.

Curahan hati disampaikan Mulan Jameela lewat akun media sosial miliknya. Dia mengunggah potret tengah sendiri dengan keterangan merindu di Instagram.

"Aku yang merindukan kamu," ungkap Mulan Jameela di akun @mulanjameela1, beberapa saat lalu.

Edan, Orang Korea Selatan Rela Bayar Hingga Jutaan Demi Masuk Penjara

Konfrontasi - Bagi sebagian orang, penjara adalah sebuah pelarian. Jika tidak percaya, tanyakan saja kepada orang-orang di Korea Selatan.

Mereka berbondong-bondong masuk penjara agar terbebas dari kehidupan sehari-hari yang penuh tekanan dan bikin stres.

“Penjara ini memberi saya rasa kebebasan,” kata Park Hye-ri, seorang pekerja kantoran berusia 28 tahun, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (23/11/2018).

Park mesti mengeluarkan ongkos sebesar 90 dolar AS (sekitar Rp1,3 juta) untuk 24 jam menginap di sebuah penjara tiruan.

Sejak 2013 lalu, fasilitas “Prison Inside Me” di timur laut Hongcheon telah menampung setidaknya lebih dari 2.000 “narapidana”.

Kebanyakan dari mereka adalah pekerja kantoran dan pelajar yang stres.

Mereka ingin mencari solusi atas kultur pekerjaan dan pendidikan di Korea Selatan yang mereka anggap penuh tekanan.

“Saya terlalu sibuk,” ujar Park saat menghuni sel berukuran 5 meter persegi.

“Saya seharusnya tidak ada di sini sekarang, mengingat pekerjaan yang harus saya lakukan.”

Tapi ia memutuskan berhenti dan melihat kembali pada dirinya agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Meski ini adalah penjara “palsu”, aturan di dalamnya bisa sangat ketat. Para penghuni dilarang berbicara dengan narapidana lainnya. Tidak ada ponsel, tidak ada jam.

Para narapidana akan mendapatkan kostum penjara berwarna biru, tikar yoga, seperangkat teh, bolpoin, dan buku catatan.

Duh, Bapak dan Anak Ini Kompak Masuk Penjara

KONFRONTASI -  Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Lampung Barat (Lambar) dan Polsek Sekincau, meringkus bapak dan anak yang kompak jadi pencuri sepeda motor (curanmor) milik pelajar warga Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat.

Polisi menangkap kedua pelaku, di lokasi berbeda, pada Rabu (10/10/2018) siang.

Tersangka MR (44) dan RK (17), warga Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Lampung Barat masih diperiksa. Ternyata RK, merupakan residivis curanmor yang bebas dari penjara Juli 2018 lalu.

Pages