14 December 2018

Penipuan

Terbongkar, Penipuan Berkedok Anggota TNI Minta Transfer Uang Lewat Whatsapp

KONFRONTASI-Jajaran Kodam XIV/Hasanuddin membongkar jaringan penipuan melalui duplikasi aplikasi "WhatsApp" dengan berkedok sebagai anggota TNI untuk meminta transfer uang.

"Pelaku menggunakan modus `Clone Aplikasi WhatsApp`, sehingga HP asli yang dimiliki korban tidak bisa dipergunakan, di mana pada `profile` akun penipu memasang foto pejabat TNI," kata Kepala Penerangan Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Alamsyah di Makassar, Sabtu.

Five Vi Ditipu Ratusan Juta oleh Kontraktor, Begini Kronologinya

Konfrontasi - Aktris seksi Five Vi baru saja melaporkan seseorang kontraktor berinisial AF ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penipuan dan penggelapan.

Five Vi mengatakan, masalah yang dialaminya itu dimulai pada enam bulan lalu saat dia ingin mendesain ulang apartemen miliknya di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan.

Ibu satu anak itu mengaku mengenal sosok AF dari temannya. Dari penuturan temannya, AF mengaku bisa menyulap apartemennya dalam waktu dua bulan.

6 Modus Penipuan Online yang Harus Anda Waspadai

KONFRONTASI -  Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki tingkat kriminalitas tertinggi semisal penipuan.

Mengaku Kapolsek, Pria Ini Pernah Tipu Istri Setnov Rp 45 Juta

Konfrontasi - Kamarudin (45) dan Agus Erwin (40) tersangka yang memeras warga dengan mengaku sebagai Kapolsek Pesanggrahan sudah pernah 5 beraksi sebelumnya. Salah satu korbannya yaitu istri mantan Ketua DPR Setya Novanto.

"Sekitar bulan April 2018 di sebuah rumah sakit Medika Permata Hijau Jakarta Selatan korbannya adalah istri dari bapak Setya Novanto," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat konferensi pers di Mapores Jaksel, Jumat (30/11/2018).

Jubir Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Mengatasnamakan KPK

Konfrontasi - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)) kembali ingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap tindakan penipuan oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai pegawai KPK yang menjanjikan dapat membantu.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan dalam rentang waktu 19 - 22 November 2018 Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK telah menerima pengaduan dari 22 orang. 

Polrestabes Surabaya Tangkap 'Mafia Tanah' Gununganyar

Konfrontasi - Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya menahan dua orang yang diduga terlibat dalam pemalsuan dokumen dan penipuan jual beli tanah di kawasan Gununganyar.

Mereka adalah HM Ichsan Ja’far (67) warga Jl. Wadungasri RT 04/RW 02 Waru, Kabupaten Sidoarjo/Medokan Ayu Surabaya dan Nurkasan P Ansori (65), warga Gunungayar Sawah RT 05/RW 04 Surabaya.

Terbongkar, Kasus Penipuan Bermodus Uang Raja, Ratna Sarumpaet Salah Satu Korbannya

KONFRONTASI-Petugas Polda Metro Jaya mengungkap kasus tindak pidana penipuan bermoduskan keberadaan uang raja senilai Rp23 triliun pada sejumlah bank di Singapura dan Bank Dunia.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Senin, menuturkan polisi menangkap tersangka HR (39), DS (55), AS (58), dan RM (52).

"Satu pelaku berinisial TT masih dalam pengejaran," kata dia.

Ia menuturkan salah satu korban penipuan yakni aktivis Ratna Sarumpaet yang menjadi tersangka ujaran kebohongan melalui media.

Istri Dua, Pekerjaan Tak Punya, Akhirnya Tipu Sana-sini

KONFRONTASI-Polisi akhirnya menuntaskan laporan tiga kasus penipuan dengan modus jasa pencari kerja.

Seperti diduga sebelumnya, diketahui pelakunya sama. Yakni, Suhermanto, warga Desa Kepunten, Tulangan. Kemarin (6/11) pria 36 tahun itu mengakui semua perbuatannya.

Bapak empat anak itu mengaku nekat berbuat pidana lantaran sudah tidak punya pekerjaan tetap.

Dua tahun terakhir dia berhenti menjadi sopir truk. Padahal, dia harus menghidupi dua istri. "Hasilnya untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Janjikan Pekerjaan, Polisi 'Abal-abal' Diciduk

KONFRONTASI-Satreskrim Polresta Sidoarjo menangkap seorang polisi gadungan, bernama Suhermanto, 36, setelah menipu beberapa korbannya untuk mencarikan sebuah pekerjaan.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris mengatakan, tersangka ditangkap di tempat tinggalnya di kawasan Flamboyan, Desa Kepunten, Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur beberapa waktu lalu. 

Penangkapan dilakukan berdasar laporan korban bernama Bagas, 22, warga Desa Kepadangan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dan Nurul Arista, 25, warga Desa Sukodono, Sidoarjo.

Ngaku Anggota BIN, WN China Diringkus Satpol PP

Konfrontasi - Seorang warga negara Tiongkok bernama Kim Beng menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Bali, Jumat (2/11/2018) kemarin. Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bali menangkap Kim yang menjadi pemandu wisata (guide) ilegal di Benoa Square, Jalan Bypass Ngurah Rai, Tuban, Kuta Selatan, Rabu (24/10).

Pada persidangan oleh majelis hakim yang dipimpin I Wayan Kawisada terungkap bahwa Kim Beng baru seminggu berada di Bali. Namun, dia tak mengantongi izin sebagai pemandu wisata.

Bahkan saat ditangkap tim gabungan, Kim Beng sedang membawa 13 wisatawan asal Tiongkok. "Terus terang saja, saudara ke sini (Bali) mau ngapain?" tanya Hakim Kawisada kepada terdakwa.

Namun, Kim Beng tampak kebingungan menjawab pertanyaan hakim. Sebab, dia belum fasih berbahasa Indonesia.

Meski demikian majelis hakim tetap meneruskan persidangan. Majelis hakim menyatakan Kim Beng bersalah melanggar Perda Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2010 tentang Usaha Jasa Perjalanan Wisata dan Perda Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pramuwisata.

Perda itu mengatur pemandu wisata harus berijazah minimal sekolah menengah atas (SMA) dan memiliki kartu tanda pengenal pramuwisata (KTPP). Sedangkan Kim Beng hanya tamatan SMP dan tidak mempunyai KTPP.

"Indonesia tidak melarang kamu menjadi pemandu wisata tapi kamu harus memenuhi semua syaratnya," tegas Hakim Kawisada yang direspons anggukan oleh Kim di kursi terdakwa.

Pages