pencabulan

Kasusnya P21, Master Paedofil di Lumajang Segera Masuk Persidangan

Konfrontasi - Kasus pencabulan lebih dari 40 anak di bawah umur di Lumajang kini memasuki babak baru. Berkas tiga tersangka dengan tersangka utama Mastenk alias sang Master Paedofil telah dinyatakan lengkap alias P21 oleh Jaksa Penuntut Umum.

"Pihak Ke polisian menyerahkan kasus tersebut kepada pihak Jaksa Penuntut Umum guna menuju proses selanjutnya pada Jumat (14/12), dikarenakan banyaknya korban," ujar Kapolres lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban kepada wartawan, Sabtu (15/12/2018).

Kepala Sekolah Bejat Cabuli Muridnya di Kantor Pribadi

Konfrontasi - Polres Aceh Selatan berhasil mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oknum Kepala SLTP swasta berinisial Ys.

Modus pelaku melakukan aksi dengan cara mengajari korban berpidato di ruang kepala sekolah dan guru.

Aksi YS, 43, warga Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan, terungkap atas laporan sejumlah orang tua korban setelah anak mereka mengaku dilecehkan.

Pelaku mengajak siswi yang tidak mampu berpidato untuk ditingkatkan mental dan kemampuannya.

Sunggu Biadab, Pukul Istri Siri dan Cabuli Anak Tiri Juga

Konfrontasi - Buser Satreskrim Polres Malang membekuk Udik Cahyono, warga Desa Blayu, Kecamatan Wajak.

Pria 38 tahun itu, dilaporkan mencabuli anak tirinya sendiri dengan dilakukan kekerasan terlebih dahulu.

Kanit UPPA Satreskrim Polres Malang Ipda Yulistiana Sri Iriana mengatakan, pelaku memang dikenal preman di daerahnya.

"Selain mencabuli anak tirinya dari pernikahan istri dengan suami sebelumnya. Juga kerap melakukan kekerasan terhadap ibunya," ujar Yulistiana dikutip dari JPNN.com, Minggu (22/4/2018).

Biadab, Dikasih Tempat Tinggal Malah Cabuli Anak Pemilik Rumah

Konfrontasi - Bukannya berterima kasih setelah diberi tumpangan tempat tinggal, Karnoto (56) malah mencabuli anak penolongnya yang baru berusia 12 tahun berinisial SB. Bahkan, perbuatan bejat pelaku sudah terjadi sebanyak tiga kali.

Setelah dilaporkan orangtua korban, pelaku akhirnya ditangkap. Kini, Kartono telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 81 junto Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Korban Sodomi Bencong, Pemuda Ini Sodomi 34 Bocah di Bawah Umur

Konfrontasi - RFI, inisial predator anak di bawah umur yang tega menyodomi 34 anak di Korong Lohong, Kecamatan Sungai Limau, Kota Pariaman Sumatera Barat, mengaku sebelum memiliki rasa ketertarikan terhadap anak laki-laki, pemuda 20 tahun itu pernah mendapat perlakuan tak senonoh dari seorang bencong yang diketahui bernama Angel.

Kepada polisi, RFI mengaku pernah disodomi Angel di bawah paksaan. Tak lama setelah mendapat perlakuan tersebut, RFI kemudian merasakan adanya rasa ketertarikan dan birahi terhadap anak lelaki.

Berkas Lengkap, Guru SD Pencabul Puluhan Murid Segera Disidang

KONFRONTASI - Berkas perkara penyidikan kasus pencabulan yang dilakukan seorang oknum guru SD (sekolah dasar) di Surabaya terhadap 65 siswanya, dinyatakan P21 (sempurna).

Kepastian itu diperoleh penyidik Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, Kamis (29/3/2018) sore, melalui jaksa peneliti dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Memalukan, Guru Agama Kok Hobi Raba-raba Siswinya

KONFRONTASI-Dunia pendidikan kembali diciderai oleh kasus asusila. Kali ini aksi pencabulan dilakukan oleh oknum guru terhadap muridnya di sekolah di Surabaya.

12 siswi SDN yang berada di kawasan Manukan Kulon, Tandes, Surabaya menjadi korban pencabulan.

Pelaku adalah MZ, 43, warga Jalan Manukan Bakti Gang 20. Guru agama itu tega melecehkan siswinya di dalam kelas sejak dua bulan lalu.

Dari informasi yang dihimpun aksi pencabulan itu dilakukan pelaku saat jam pulang sekolah. Dengan modus salaman, pelaku yang berada di depan lantas menyalami korban satu per satu sebelum keluar ruangan.

Saat itulah pelaku beraksi dengan memegang payudara korban. Korban yang masih duduk di kelas IV, awalnya hanya diam mendapatkan perlakuan itu.

Tak hanya saat pulang sekolah, oknum guru itu juga kerap pura-pura merangkul dan memegang bagian payudara dari luar baju siswinya yang bertubuh agak sintal.

Terbongkarnya aksi guru itu bermula dari salah satu siswi yang mengadukan kepada orang tua.

Kemudian orang tua korban yang tak terima lantas mendatangi sekolah. Parahnya, ternyata tidak hanya seorang yang menjadi korban. Akan tetapi sudah ada 12 siswi yang menjadi korban ulah guru tidak tetap itu.

Kapolsek Tandes Kompol Sofwan saat dikonfirmasi Radar Surabaya mengatakan, memang benar terjadi kasus pencabulan di salah satu SD di kawasan Manukan. Namun sampai detik ini belum ada keluarga korban yang melapor ke Polsek Tandes.

"Hari Jumat pagi (16/3) telah dilakukan mediasi pelaku, orang tua korban, pihak sekolah,Polsek Tandes dan dari perwakilan dinas pendidikan," ujar Sofwan dilansir Radar Surabaya, Jumat (16/3).

Dalam mediasi yang digelar Jumat pagi itu berlangsung secara tertutup. Pelaku pun turut dihadirkan. Di hadapan para orang tua korban dan pihak sekolah, pelaku meminta maaf karena telah melakukan perbuatan yang tidak senonoh kepada siswinya.

Ngajar di keluarga Tajir, Bu Guru Cantik Lakukan "Privat" Berlebihan

Konfrontasi - Seorang guru di Rusia bernama Natalya Nikandrova (35) sedang menarik perhatian warga di Negeri Beruang Merah itu. Bu guru di St Petersburg tersebut ketahuan menggauli muridnya sendiri yang masih belia.

Parahnya, bocah yang digauli Bu Natalya adalah putra teman akrabnya. Usut punya usut, Natalya memanfaatkan posisinya sebagai guru privat untuk berindehoi dengan muridnya.

Begini ceritanya. Bu Natalya menjadi guru privat bagi sebuah keluarga tajir di St Petersburg. Muridnya adalah bocah yang masih 15 tahun.

Sudah 12 Tahun Guru SD di Cilacap Cabuli Siswinya

Konfrontasi - Petugas Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, menangkap seorang oknum guru sekolah dasar (SD) yang telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap puluhan siswinya sejak tahun 2006, kata Kepala Polres Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Djoko Julianto.

"Pelaku berinisial NS (58) merupakan seorang guru berstatus pegawai negeri sipil di wilayah Kesugihan," katanya saat merilis hasil pengungkapan kasus pencabulan di halaman Markas Polres Cilacap, Senin (12/3/2018).

Pages