Pemilu Curang

Laporan Warga: Inilah Daftar Belasan Nama yang Meninggal pada 21-22/Mei-2019

KONFRONTASI- Redaksi mendapat kiriman berita dari warga mengenai para korban yang meninggal sampai Kamis ini,23 Mei 2019, dan diharapkan menjadi perhatian bagi pemerintah maupun masyarakat serta semua pihak yang perduli. Sudah bertambah lagi jumlah korban yang tewas dalam aksi protes sejak 21 Mei sampai hari ini.

Selamat pagi Rekan2/Sahabatku/Saudaraku Semua

Inilah Daftar Nama-Nama yang meninggal di tgl 21-22/Mei-2019

INNALILLAHI WA INNA ILAHI ROJI'UN

Joko Widodo sebaiknya Mundur dan Minta Maaf pada Rakyat/Kubu 02 ketimbang Didiskualifikasi Rakyat akibat Kejahatan Kecurangan Pemilu

KONFRONTASI-  Capres Joko widodo dan KPU harus mundur dan meminta maaf  pada rakyat, kubu 02 dan bangsa Indonesia  karena menghancurkan daulat rakyat dan demokrasi, menodai amanat konstitusi dan amanat rakyat dengan kejahatan kecurangan pemilu masif dan kegagalan ekonomi. Jika tidak, gerakan kedaulatan rakyat akan mencapai ratusan ribu warga, bahkan sejuta orang untuk menumbangkan kejahatan pemilu dengan dampak diskualifikasi Jokowi dan ambruknya rezim Jokowi ini.

HMI Bergerak di Jakarta,Demo di KPU, Bawa Keranda Mayat dan Bakar Ban

KONFRONTASI- Di Jakarta, barisan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/5). Para massa ini tiba sekitar pukul 15.45 WIB. HMI bergerak, mendukung aksi emak-emak menuntut KPU bersikap jurdil, transparan dan akuntabel dan menolak pemilu curang. .

Rizal Ramli: Apakah Kita Terima Pemimpin yang Dipilih dari Kejahatan Kecurangan Pemilu?

KONFRONTASI- Tokoh nasional/teknokrat senior  Rizal Ramli mengungkapkan kejahatan kecurangan yang terjadi dalam penghitungan suara di Pilpres 2019. Hal ini ia tegaskan di hadapan ribuan pendukung Prabowo-Sandi di Hotel Sahid,Jakarta, Selasa sore ini.

“Apa yang mereka lakukan, apa yang mereka rubah semua ada logginnya. Ada undang-udang Pemilu tahun 2017, jika ada satu suara yang dihilangkan dengan sengaja, yang bersangkutan bisa kena hukuman 4 tahun dan maksimum denda 48 juta… dikalikan empat tahun.. berapa hukumannya?,” tegas Rizal.

Tragedi Nasional: Bernama Pemilu Curang

OLEH  :  DENFA RD

Bahwa pelaksaan Pemilu sejatinya adalah momentum terpenting bagi sebuah Negara untuk memperbaiki iklim demokrasi dan meningkatkan nilai Hak Azasi Manusia, karena melalui pemilu inilah proses peralihan kekuasaan dapat dilakukan secara demokratis tetapi apabila dalam pelaksanaannya bercampur dengan kecurangan maka demokrasi tersebut akan amat sangat tercederai.

Metode Bongkar Kecurangan Pemilu

Oleh : Deden Fachruddin Radjab

1. Bandingkan DPT Pilkada serentak thn.2017 & 2018 dengan DPT 2019 bila ada selisih yg amat teramat besar Mak boleh jadi disitu ada Data Pemilih INVALID karena pertumbuhan penduduk sejatinya bisa dihitung secara pasti dengan memakai ilmu statistik dan melihat catatan kelahiran dan usia 17 tahun keatas

2. Bandingkan pemilih yg hadir dan tercatat pada form C7 dengan jumlah surat suara yg terpakai bila terdapat selisih maka itu bisa jadi ada surat suara yg dicoblos oleh siluman

Di Hadapan Media Internasional dan Perwakilan Negara Barat, Prabowo Ungkap Demokrasi Dirusak & Pemilu Penuh Kecurangan

KONFRONTASI- Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengundang media internasional dan perwakilan  negara Barat/Asia (negara-negara sahabat) untuk berdialog terkait masalah perjalanan demokrasi di Indonesia. Terutama, adanya kecurangan Pilpres 2019 yang sangat terstruktur, sistematis, dan masif.

Pemilu Curang, Gerakan We Don’t Trust Desak MPR Lengserkan Jokowi

KONFRONTASI - Eggi Sudjana dan kawan-kawan mendeklarasikan sikap menolak hasil Pemilu 2019. Mereka menyebut langkahnya “Gerakan We Don’t Trust”. Di jajaran inisiator gerakan ini selain Eggi, advokat yang juga calon legislator (caleg) Partai Amanat Nasional (PAN), terdapat Permadi, Habib Umar Al Hamid, dan Amir Hamzah. “Kami menolak hasil real count yang ditetapkan oleh KPU RI selama itu merupakan wujud keberpihakan KPU kepada petahana,” tandas Permadi pada konferensi pers di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu, 5 Mei 2019.

Fatwa Politik Mencegah Perpecahan Bangsa akibat Pemilu Paling Buruk dan Kegagalan KPU

 “GERAAAK Indonesia”  (Gerakan Elaborasi Rektor, Akademisi, Alumni dan Aktivis Kampus  Indonesia)

BERSAMA PARA TOKOH BANGSA.

MENYUARAKAN , KEBENARAN DAN PENEGAKAN KEADILAN, SERTA MENGUTUK SEMUA FENOMENA IMMORAL PADA PEMILU 2019.

YANG AKAN DISAMPAIKAN DIHADAPAN MPR DAN DPR RI PADA HARI RABU TANGGAL 8 MEI 2019.*

MENCERMATI SITUASI YANG BERKEMBANG SEBELUM DAN PASCA PEMILU 2019:

Pages