pembalut

Tak Hanya Popok, Kini Pembalut Juga Ada Versi Celana Lho

Konfrontasi - Menstruasi masih menjadi momen yang menyebalkan bagi wanita modern yang mempunyai segudang aktivitas.

Saat menstruasi sedang banyak-banyaknya, banyak wanita yang memakai pembalut dua sampai tiga buah sekaligus.

Ada yang mengalaskan perlak di tempat tidur, takut gerak karena takut bocor, bikin serba salah, gak bisa tidur nyenyak, dan akhirnya mereka menjadi #TeamZombie.

Sisi Baik dan Buruk Produk Kesehatan Wanita

Konfrontasi - Produk kesehatan merupakan bagian umum dari kehidupan bagi kebanyakan wanita. Tampon, pembalut, produk kebersihan lain adalah barang wajib digunakan perempuan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Biasanya, seorang perempuan menggunakan sebuah produk yang direkomendasikan oleh orang lain atau karena iklan yang ditampilkan di televisi. Namun, apakah Anda pernah melihat kehigienisan pembalut yang anda gunakan? Bahan kimia yang terkandung di dalamnya bisa membahayakan kesehatan.

Ini Dampak Berbahaya dari Pembalut yang Mengandung Klorin dan Pantyliner

KONFRONTASI-Adanya kandungan zat klorin atau pemutih pada bahan pembalut dan pantyliner, membuat para wanita dirundung rasa cemas. Pasalnya, kandungan klorin berbahaya bila digunakan dalam jangka panjang. Efek yang ditimbulkan bermacam-macam, mulai dari iritasi, gatal-gatal, lecet hingga kanker rahim. 

Anggota Pengurus Harian YLKI Ilyani S Andang mengatakan berdasarkan hasil uji laboratorium, reaksi yang didapatkan dari campuran organik dengan klorin akan menghasilkan dioksin.

Aduh ada 9 Pembalut Ini Mengandung Klorin !

KONFRONTASI- Pembalut biasa digunakan wanita saat menstruasi. Namun, sejumlah pembalut wanita ternyata mengandung klorin, yaitu bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pemutih.

Adanya kandungan klorin ini terungkap dari hasil penelitian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel 9 merek pembalut wanita. Hasilnya, kadar klorin tertinggi didapat pada pembalut wanita merek Charm.