20 June 2018

Pelemahan Rupiah

Awas, Efek Pelemahan Rupiah Ke Utang Luar Negeri

KONFRONTASI -  Total Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I-2018 tercatat mencapai sebesar US$ 358,7 miliar atau tumbuh 8,7% year on year (yoy). Meski jumlah utang naik dalam setahun terakhir, namun indikator kesehatan utang masih baik. Kemampuan membayar utang juga terlihat semakin bagus.

Ini Kata Taufik: Dampak Pelemahan Rupiah Bisa ke Arah Politis

KONFRONTASI -  Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menyatakan, dampak pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat bisa mengarah ke politis. Pemerintah dan Bank Indonesia harus segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi hal tersebut.

Kurs rupiah atas dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini, Rabu (9/5/2018), spot dibuka melemah 33 poin ke Rp14.085. Sementara itu, nilai tukar rupiah berakhir melemah 51 poin atau 0,36 persen di Rp14.052 per dolar AS, seiring pergerakan IHSG pada penutupan perdagangan Selasa (8/5/2018).

Sejumlah Maskapai Penerbangan Serentak Keluhkan Pelemahan Rupiah

KONFRONTASI -  Sejumlah perusahaan maskapai penerbangan mengeluhkan dampak pelemahan rupiah yang berpengaruh terhadap biaya operasional pesawat.

Direktur Operasional PT Garuda Indonesia Tbk. Triyanto Moeharsono mengatakan seluruh biaya operasional pesawat terbang menggunakan dolar AS. Sehingga, fluktuasi rupiah akan sangat berpengaruh.

"Memang cukup memberatkan biaya operasional kami. Tetapi, dari sisi pendapatan masih dikompensasi oleh pemasukan dari rute internasional," ungkapnya, Minggu (18/3/2018).

S&P: Pelemahan Rupiah Bisa Capai Rp 15.000/ US$

KONFRONTASI -  Lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings memperkirakan pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan mencapai level Rp 15.000 per dolar, seperti yang sempat terjadi di tahun 2015.

"Untuk rupiah, kami sudah mengestimasi bahwa depresiasi rupiah menuju Rp 15.000 per dolar AS adalah level yang harus diperhatikan," kata Xavier Jean, Senior Director Corporate Ratings S&P Global Ratings, kepada wartawan dalam konferensi pers hari Selasa (13/3/2018).

Kunta Nugraha: Pelemahan Rupiah Untungkan APBN

KONFRONTASI -  Pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat tak selamanya berdampak negatif. Sebab menurut perhitungan pemerintah, pelemahan rupiah malah menguntungkan keuangan negara. Meski begitu, pemerintah tetap menginginkan rupiah yang stabil demi mendukung laju perekonomian nasional.

Reza Priyambada: Pelemahan Rupiah Terbatas Ditopang Sentimen Dalam Negeri

KONFRONTASI - Kenaikan mata uang rupiah yang terjadi menurut Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada hanya sesaat dan harus kembali diuji untuk mengetahui kelanjutannya. Tentunya berbagai sentimen akan mempengaruhi laju rupiah.

Sentimen positif dari dalam negeri diharapkan dapat menjadi pertahanan rupiah untuk bergerak positif. "Namun demikian, diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas dan tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat kembali menahan potensi penguatan rupiah," terang Reza di Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Pemerintah Jangan Anggap Enteng Pelemahan Rupiah

KONFRONTASI - Pengamat kebijakan publik, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Pemerintah tidak boleh mengangggap enteng tren pelemahan rupiah terhadap dollar yang akan terus berlanjut, bahkan bisa mencapai di atas Rp 14.000 per US dollar. Pasalnya, ancaman PHK sudah di depan mata karena pabrik-pabrik tidak mampu lagi berproduksi mulai sangat terasa, mengingat hampir lebih 75 persen bahan baku industri domestik Indonesia tergantung dengan Impor.

Kata Presiden Jokowi, Pelemahan Rupiah Untungkan Ekspor Furniture

KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo mengatakan pelemahan rupiah secara otomatis akan memberi dampak positif terhadap ekspor furniture Indonesia.

"Kalau ekspor otomatis pasti naik, tapi kan perlu waktu penyesuaian," kata Presiden Joko Widodo usai membuka "Internasional Furniture and Craft Fair Indonesia" (IFFINA) 2015 di Eco Green East Park Parkir Timur Senayan, Jakarta, Sabtu.

Walaupun menguntungkan ekspor, Presiden berharap rupiah tidak mengalami pelemahan terus menerus.

"Tapi, bagaimanapun juga kita ingin (dolar AS terhadap rupiah) tidak naik," tegasnya.

Ini Kata JK, Pelemahan rupiah sekarang beda dengan 1998

KONFRONTASI-Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sekarang ini kondisinya berbeda dengan 1998 lalu, karena tidak dipengaruhi dampak inflasi dalam negeri.

"Berbahaya dolar naik kalau inflasi. Sekarang justru 1 dolar sama dengan Rp13 ribu, tetapi inflasinya turun," kata Wapres Jusuf Kalla, seusai pertemuan dengan sejumlah pimpinan perusahaan Jepang di Tokyo, Jumat.

Dengan demikian, menurut dia, penurunan kurs rupiah berarti lebih banyak terjadi karena sumber yang berasal dari luar negeri.

Bank Mandiri Yakin Pelemahan Rupiah Tak Berdampak pada Bisnis Perbankan

KONFRONTASI-Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Pahala Mansury mengatakan bahwa terkait melemahnya rupiah belum berpengaruh khusus kepada Bank Mandiri. Hingga hari ini nilai tukar mata uang rupiah belum beranjak dari kisaran Rp 13.000 per dollar AS.

"Sampai dengan saat ini belum ada pengaruh khusus. Kita di perbankan yang terus dijaga adalah likuiditas valuta asing kita. Saat ini LDR valas di Mandiri tetap terjaga baik, masih di kisaran 73%. Ini masih level yang bagus," kata Pahala di kantornya, Jakarta, Jumat (6/3/2015).