PDIP

Pengamat: Tidak Mungkin PDIP dukung Prabowo di Pilpres 2024

KONFRONTASI- Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto diharapkan untuk mengingat masa silam yang pernah dikecewakan dengan perjanjian Batu Tulis Jilid I.

Begitu kata pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam. Menurut Saiful, Prabowo kerap kali percaya dengan janji-janji manis yang disampaikan oleh Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Bertemu Tokoh Bangsa Rizal Ramli, PDIP Bermanuver?

Oleh Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

KONFRONTASI- Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Cakra Buana, organisasi sayap PDIP bertandang ke rumah Rizal Ramli. Publik tahu, Rizal Ramli dikenal sebagai salah satu dari 9 tokoh oposisi, yang sekarang bersama-sama dengan tokoh yang lain membuat gerakan bernama Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Oleh:  Tony Rosyid
 

 

Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Cakra Buana, organisasi sayap PDIP bertandang ke rumah Rizal Ramli. Publik tahu, Rizal Ramli dikenal sebagai salah satu dari 9 tokoh oposisi, yang sekarang bersama-sama dengan tokoh yang lain membuat gerakan bernama Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Cakra Buana PDIP Kecewa pada Jokowi, RR: Wajar, Ada Beban Moral

KONFRONTASI -   Meski secara organisasi belum menyatakan mosi tidak percaya terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, tetapi tak bisa dipungkiri bahwa banyak anggota Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resah dengan kondisi bangsa saat ini.

Bahkan, tidak sedikit anggota Satgas yang kecewa karena banyak kebijakan Presiden Jokowi yang tak sesuai komitmen.

Langgar Konstitusi, Rezim Jokowi Harus Evaluasi Kedekatan dengan Partai Komunis China

KONFRONTASI-Rezim Joko Widodo (Jokowi) harus melakukan evaluasi kedekatan pemerintah, PDIP maupun partai lainnya dengan Partai Komunis Cina (PKC) karena bertentangan dengan konstitusi bangsa Indonesia.

“Berdasarkan konstitusi bangsa Indonesia UU Nomor 27 Tahun 1999 tentang Hukum Pidana yang Berkaitan dengan Kejahatan Terhadap Keamanan Negara pasal 107 huruf e tentang larangan kerja sama dengan partai komunis di luar negeri,” kata pengamat kebijakan publik Amir Hamzah dilansir suaranasional, Senin (3/8/2020).

Cakra Buana, Organisasi Sayap PDIP Sambangi Rizal Ramli: Ngeluh, Jokowi Kini Sudah Tak Punya Hati !

KONFRONTASI- Organisasi sayap PDIP yang berkontribusi besar terhadap pemenangan Joko Widodo baik menjadi Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga Presiden RI mendatangi tokoh nasional/ekonom senior Rizal Ramli.

Organisasi ini adalah Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Cakra Buana Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang bertandang ke kantor RR di Jalan Tebet Barat Dalam IV, Jakarta Selatan, Senin (3/8).

Gagasan/Pesan Rizal Ramli kepada Cakra Buana PDIP, Rakyat Indonesia dan Pemerintah Jokowi

 KONFRONTASI- Gak usah mikirin pengusaha yang gede-gede,  sebab yang gede mah udah tahu jalannya sendiri. Yang penting, Presiden itu sebagai pemimpin harus jelas hatinya, harus berpihak ke rakyat kecil. ''Saya kadang2 bertanya tanya Pak Jokowi kan dari rakyat biasa, masa lihat rakyat susah gak ada hatinya?''.  ''Kan tinggal ngomong, cari jalan donk. pasti ada yang pinter yang tahu jalannya.'' 

Pilkada Bengkalis: PDIP Sandingkan Iyeth Bustami dengan Kaderismanto

KONFRONTASI-Sejumlah kandidat Pilkada Bengkalis, Riau, sudah mulai bermunculan. Salah satu sosok yang muncul untuk meraih simpati rakyat adalah artis Iyeth Bustami.

Penembang lagu 'Cindai' maju berpasangan dengan politisi PDIP Kabupaten Bengkalis, Kaderismanto. Kedua pasangan ini akan diusung PDIP dan sejumlah partai koalisi.

"Insya Allah saya bersama Iyeth Bustami maju di Pilkada Bengkalis," ucap Kaderismanto, Sabtu (1/8/2020). (Baca juga: Ngeri, Jasad Warga Labura yang Dimangsa Buaya Ditemukan Tanpa Kepala)

Politikus PDIP Ini Sebut Seluruh Komisaris dan Direksi BUMN Diisi Orang Titipan

KONFRONTASI--Politikus PDIP Adian Napitupulu menuding pengisian jabatan direksi dan komisaris di seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditunjuk melalui jalur titipan. Dia menduga jumlah orang yang dititipkan itu mencapai 7.200.

"Semuanya titipan. Dari 6.000 sampai 7.200 komisaris dan direksi BUMN itu menurut saya semua titipan," kata Adian saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta, Kamis (23/7).

Adian sendiri enggan menjelaskan titipan dari pihak mana orang-orang yang kini duduk di posisi strategis perusahaan pelat merah tersebut.

Wahyu Setiawan: Tim Hukum DPP PDIP Donny Tri Istiqomah Akui Ada Dana Operasional Tak Terbatas

KONFRONTASI -   Mantan Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan mengaku pernah ditemui tim hukum DPP PDIP, Donny Tri Istiqomah di kantornya di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat.

Selain ditemui, Wahyu pun mengaku bahwa Donny Tri Istiqomah menyampaikan bahwa terdapat dana operasional yang tidak terbatas jumlahnya.Hal itu terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Wahyu di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (20/7).

Berikut isi BAP 16 poin B yang berisi keterangan Wahyu Setiawan.

Pages