23 September 2019

PDIP

PDIP: Pemerintah Jokowi Belum Mampu Perbaiki Pertumbuhan Ekonomi

KONFRONTASI- Politikus PDIP Maruarar Sirait mengakui sampai saat ini pemerintah Jokowi belum mampu memperbaiki pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Untuk itu kedepan, pemerintah harus lebih cepat lagi mengatasi pertumbuhan ekonomi ditanah air

“Harus di akui pertumbuhan ekonomi yang selama ini ingin di capai belum tercapai, saya pikir harus ada sportiifitas lah untuk memperbaiki itu,” kata Maruarar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/7/2019)

Sepakat dengan Rizal Ramli, Gerindra-PDIP Yakin Tanpa Terobosan Pertumbuhan Ekonomi Nyungsep

KONFRONTASI-Gerindra dan PDIP sepakat dengan prediksi Begawan Ekonomi Rizal Ramli soal pertumbuhan ekonomi yang akan ‘nyungsep’ di tahun 2019 ini.

RR sapaan khas Rizal Ramli memprediksi pertumbuhan ekonomi akan berada di angka 4,5 % di tahun 2019 ini.

“Kalau tidak ada terobosan kebijakan ekonomi bisa jadi pertumbuhan akan menurun menjadi di bawah 5%, ” ujar politikus Partai Gerindra, Harry Poernomo dilansir KedaiPena.Com, Kamis, (15/8/2019).

Gerindra Anggap Wajar PDIP Minta Jatah Menteri Lebih Banyak

KONFRONTASI-Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade menilai kelakar Megawati soal "jatah" menteri yang disampaikan pada Kongres V PDI Perjuangan merupakan hak partai tersebut. Andre pun menilai wajar PDIP sebagai partai pemenang pemilu meminta "jatah" lebih banyak ke Jokowi.

"Kongres PDIP itu kan Bu Mega berkomunikasi di dalam internal. Kebetulan, Pak Joko Widodo juga kader PDIP," katanya, di Jakarta, Sabtu (10/8).

PDIP Bakal Dapat Jatah Menteri Terbanyak, Ini Respon Golkar

 Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan pembagian kursi menteri merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi). Golkar, kata dia, tidak mematok angka terhadap jumlah menteri yang akan diberikan.

Hal ini dikatakan Airlangga untuk menanggapi pertanyaan awak media ihwal pernyataan Jokowi yang akan memberikan jatah menteri terbanyak untuk PDI Perjuangan (PDIP).

Hadiri Kongres PDIP, Prabowo Disambut Meriah

KONFRONTASI-Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya memenuhi undangan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri untuk hadir di Kongres V PDIP di Bali.

Prabowo datang sekitar pukul 12.30 WITA di Hotel Inna Grand Inna Beach Hotel, Sanur, Denpasar tempat berlangsungnya kongres. 

Tiba di pintu masuk, Prabowo disambut riuh tepuk tangan para kader dan simpatisan PDIP. Bahkan, berulang kali terdengar teriakan " Hidup Prabowo" 

Prabowo juga tampak sumringah sambil melambaikan tangannya.

Megawati: Kader PDIP Harus Hormati Prabowo

KONFRONTASI-Panitia Kongres V PDI Perjuangan mengundang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk hadir. Dan kabar terakhir menyebutkan Prabowo pun akan memenuhi undangan itu. Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri pun berpesan agar peserta kongres menghormati rival Joko Widodo dalam Pilpres 2019 itu.

Ketua Organizing Committee Kongres V, I Wayan Koster, menyampaikan pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri agar peserta kongres menjaga sikap dan tutur kata saat upacara pembukaan pada 8 Agustus.

Kursi Panas Jaksa Agung: Antara Ambisi Nasdem dan Penolakan PDIP

KONFRONTASI-Koalisi Indonesia Kerja (KIK) minus NasDem kompak mengisyaratkan menolak Jaksa Agung dari kader partai untuk pemerintahan Jokowi-Ma'ruf mendatang.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB Dita Indah Sari tegas mengatakan partainya berharap jaksa agung berasal dari non-parpol. "Sebaiknya non parpol. Supaya penegakan hukum betul-betul objektif dan semua orang sama di hadapan hukum," ujar Dita dilansir Tempo pada Jumat, 2 Agustus 2019.

Akankah Prabowo Hadiri Undangan ke Kongres PDIP?

KONFRONTASI-PDI Perjuangan mengundang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ke acara Kongres V PDIP tahun 2019 yang akan digelar pada 8-11 Agustus di Bali.

Politikus PDIP Andreas Pareira menyebut undangan sudah disampaikan dan berharap Prabowo bisa hadir memenuhi undangan partainya.

"Kita sudah memberikan undangan itu kepada Pak Prabowo, silahkan sekarang tanyakan ke Prabowo soal kehadirannya," kata Andreas saat ditemui seusai mengisi diskusi di Gado-gado Boplo, Cikini, Jakarta, Sabtu (3/8/2019).

PDIP Sindir Nasdem: Tak Perlu Tekan Menekan

KONFRONTASI-Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto merespons pernyataan Anggota Dewan Pakar Partai NasDem,Teuku Taufiqulhadi soal jatah kursi menteri lebih di Kabinet Jokowi.

Menurut Hasto, bagi PDIP dalam penyusunan kabinet harus dilengkapi dengan calon profil yang mumpuni, tidak asal saja.

PDIP Ingin Jaksa Agung Berasal dari Internal, Bukan Parpol

KONFRONTASI- PDIP Versus Nasdem, Hasto: Aspirasi Publik Jaksa Agung diisi profesional. PDIP memberikan sinyal bahwa jabatan Jaksa Agung ke depan sebaiknya berasal dari jaksa karir yang diambilkan dari internal Kejaksaan Agung.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Jaksa Agung yang berasal dari lembaga Kejaksaan bisa menciptakan stabilitas dalam sistem di lembaga tersebut.

Pages