PDB

Defisit RAPBN 2021 Bengkak Jadi 5,2% Terhadap PDB

KONFRONTASI -   Defisit anggaran dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 dipatok di kisaran 5,2% dari produk domestik bruto (PDB).

Hal tersebut dikemukakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers usai rapat terbatas melalui video conference, Selasa (28/7/2020). Angka defisit ini jauh lebih besar dari yang sebelumnya disepakati antara pemerintah dan DPR beberapa waktu lalu.

Rasio Utang Pemerintah Tembus 30% terhadap PDB, Amankah?

KONFRONTASI -  Kenaikan utang dipengaruhi oleh strategi penarikan utang lebih awal untuk membiayai APBN (front loading) dan pelemahan kurs rupiah.

Total utang pemerintah per akhir Agustus 2018 tercatat sebesar Rp 4.363 triliun atau sekitar 30,31% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang diperkirakan sebesar Rp 14.395 triliun. Selama ini, pemerintah terus menjaga rasio utang di bawah 30 % terhadap PDB. Rasio utang terakhir kali menembus level tersebut pada 2008 lalu.

Apakah Masuk Akal Sehat, PDB Sebagai Indikator Utang Pemerintah ?

KONFRONTASI - 

Baru baru ini pemerintah Jokowi melalui menteri keuangan Sri Mulyani menyatakan utang pemerintah sekarang masih aman. Penilaian tersebut didasarkan pada perbandingan utang pemerintah dengan PDB. Apakah itu bisa diterima akal sehat ?

Berikut sejumlah alasan mengapa penggunaan  PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB) Indonesia  sebagai indiikator utang perlu dipertanyakkan, diantaranya yaitu :

1. Nilai PDB hanyalah angka perkiraan yang di dasarkan pada survey bukan sesus. Sehingga nilai PDB setiap tahun adalah asumsi semata.

Gubernur BI: Defisit Transaksi Berjalan Kurang 2 % PDB

KONFRONTASI -  Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan defisit transaksi berjalan Indonesia pada triwulan II 2017 akan lebih rendah dari dua persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Perkiraan defisit tersebut meningkat jika dibandingkan realisasi triwulan I 2017 yang sebesar satu persen dari PDB atau sebesar 2,4 miliar dolar AS.

Menurut Agus di Jakarta, Rabu, melebarnya defisit tersebut memang karena tren pergerakan transaksi berjalan di pertengahan tahun.

PDB Nasional Butuh Dukungan Industri Luar Jawa

Konfrontasi - Kontribusi empat wilayah di luar Jawa untuk Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional akan diperkuat dalam lima tahun mendatang, antara lain dengan pembangunan 13 kawasan industri baru, dan pengembangan kawasan ekonomi khusus termasuk parawisata.

Hal itu dapat menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Andrinof A. Chaniago.