Paspor

Juventus Terancam Terdegradasi dari Serie A Italia Akibat Curangi Transfer Luis Suarez

Konfrontasi - Juventus batal mendapatkan Luis Suarez pada bursa transfer musim panas 2020. Hal itu karena proses pembuatan paspor Italia –salah satu syarat Suarez untuk gabung Juventus– baru rampung akhir Oktober 2020. Di saat yang bersamaan, bursa transfer musim panas 2020 sudah ditutup 5 Oktober 2020.

Karena gagal mendatangkan Luis Suarez, manajemen langsung bergerak cepat. Medio tengah pekan lalu, manajemen Juventus meminjam penyerang Atletico Madrid, Alvaro Morata, selama semusim.

Juventus Bisa Gigit Jari Terkait Kepindahan Suarez Akibat Masalah Ini

Konfrontasi - Masalah paspor dilaporkan bisa mengagalkan kepindahan Luis Suarez ke Juventus. Hal itu karena sang pemain tidak memiliki status pemain uni Eropa.

Suarez, yang merupakan pemain asal Uruguay tidak memiliki masalah selama bermain di Spanyol. Pemain berusia 33 tahun itu bisa bermain karena menggunakan paspor Sofia Balbi, istrinya yang merupakan warga negara Spanyol.

Mulai dari Wisata Hinggga Berobat, Alasan Warga Buat Paspor di Masa Pandemi Covid-19

Konfrontasi - Pandemi Covid-19 tak mengurungkan niat sejumlah warga Indonesia untuk bepergian ke luar negeri.

Hal itu terlihat dari jumlah pembuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang yang selalu penuh walau memang kuota yang tersedia hanya setengah kuota normal sebelum pandemi Covid-19.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang, Felusia Sengky Ratna mengatakan, ada beragam alasan masyarakat membuat paspor di masa pandemi Covid-19 ini.

Mantan Miss Universe Australia Tertahan di Bali Akibat Noda di Paspor

Konfrontasi - Mantan Miss Universe Australia, Tegan Martin harus menunda kepulangannya usai liburan di Bali. Alasan pihak imigrasi karena noda air di paspornya..

Lewat unggahan Instagram Story-nya Sabtu lalu (21/6/2019), Tegan Martin (26) menunjukkan kekecewaannya karena gagal pulang ke Australia. Dalam captionnya, ia menyebut kalau pihak imigrasi Bali menolaknya terbang akibat noda air di paspornya.

Polisi Thailand Tangkap Pemalsu Paspor untuk ISIS

Konfrontasi - Seorang pemalsu paspor asal Pakistan yang diduga telah menjual banyak hasil kejahatannya untuk kelompok militan Islamic State (ISIS) telah ditangkap di Thailand.

Mohammad Iqbal, 52, ditangkap pada 14 Januari di daerah pinggiran Bangkok. Ia ditangkap beserta sejumlah barang bukti paspor palsu berlogo negara Singapura dan India. 

Turut disita juga perangkat membuat visa palsu untuk negara tujuan Prancis, Italia dan Spanyol.

Imigrasi Tunda Penerbitan 4.000 Paspor

KONFRONTASI-Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI Ronny F Sompie mengemukakan bahwa selama tahun 2017 Imigrasi menunda penerbitan lebih dari 4.000 paspor yang diajukan warga demi memberikan perlindungan terhadap yang bersangkutan (pemohon) maupun negara.

"Penundaan ini kami lakukan setelah melihat adanya ketidaksinkronan ketika dilakukan wawancara. Kami sarankan kalau tujuannya bekerja, mereka harus mengurus kelengkapan di Kementerian Tenaga Kerja," kata Ronny F Sompie saat memberikan kuliah tamu bertajuk "Peran dan Fungsi Imigrasi dalam Perlindungan Warga Negara Indonesia di Luar Negeri" di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, Selasa.

Menurut Ronny, kalau paspor untuk bekerja, yang mengajukan harus jelas bagaimana "job ordernya" dan negara tujuan. Dan, semua itu juga melalui Kedutaan Besar Indonesia di negara tujuan. "Semua harus jelas dulu baru kami terbitkan paspornya," ucapnya.

Ia mengemukakan saat ini ada modus job order dari perusahaan swasta di luar negeri, padahal itu sindikat perdagangan orang yang langsung diorder dari swasta melalui Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS).

Prosedur yang dijalankan sering "potong kompas" dan pengurusan paspornya melalui program umrah, bebas kunjungan, bahkan haji. Jumlah jamaah haji 2017 yang belum kembali ke Tanah Air sekitar 40 orang. "Rata-rata jamaah haji yang belum kembali ini tidak masuk kuota haji," ucapnya.

Selain menunda penerbitan paspor, lanjutnya, pihaknya juga menunda pemberangkatan sejumlah alon tenaga kerja di check point lintas batas, baik dari pelabuhan maupun bandara. "Ketika mereka diperiksa, visanya bukan untuk bekerja, tetapi umrah atau wisata, sehingga kami sarankan utnuk mengurus di Kemenaker dulu," katanya.

Ditjen Imigrasi Imbau Masyarakat Berani Laporkan Calo Paspor

Konfrontasi - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) bertindak tegas dalam rangka bersih-bersih internal demi memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Sebagai bukti, Ditjen Imigrasi telah menonaktifkan pegawai di Kantor Imigrasi Sukabumi berinisial BP yang ketahuan melakukan pungli dalam pembuatan paspor.

Kepala Bagian Humas dan Umum Agung Sampurno mengungkapkan, kasus yang menjerat BP itu kini ditangani Polres Sukabumi. “Bahwa pihak Polres Sukabumi pada Rabu 20 September 2017 telah mendatangi Kantor Imigrasi Sukabumi untuk meminta keterangan dari tersangka dan menyita beberapa barang bukti termasuk sejumlah uang sebesar Rp 4 juta dari tempat tinggal tersangka,” tuturnya, Minggu (24/9/2017).

Agung menjelaskan, pengungkapan kasus pungli itu bermula dari laporan masyarakat ke polisi tentang adanya calo pembuatan paspor. Dari laporan itu, polisi menangkap calo berinisial R dan ER alias PU.

Calo itu diuga bekerja sama dengan BP yang bertugas di Kanim Sukabumi. Karena itu Polres Sukabumi menindak BP.

Selanjutnya, Ditjen Imigrasi mengeluarkan surat penontaktifan terhadap BP yang telah menyandang status tersangka. Keputusan penonaktifan itu untuk memudahkan polisi dalam menyidik tersangka.

Agung menjelaskan, modus pungli pembuatan paspor dilakukan melalui calo dengan memungut biaya tambahan di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang telah ditetapkan.

Pemerintah India Segera Cabut Paspor Zakir Naik

Konfrontasi - Badan Investigasi Nasional India, NIA, segera mencabut paspor penceramah Islam kontroversial, Zakir Naik sehingga dapat dipulangkan untuk menghadapi kasus hukum yang menjeratnya.

Sumber menjelaskan kepada Indian Express, 9 Juni 2017, Zakir Naik memegang Paspor No. Z2200757 yang dikeluarkan di Mumbai pada tanggal 13 Mei 2011. Paspornya diperbaharui pada tanggal 20 Januari 2016 di Mumbai dan sebuah paspor baru dikeluarkan atas namanya dengan nomor Z3606623 dengan masa berlaku 10 tahun. 

Pages