Papua

Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya, Seorang Prajurit TNI Gugur

Konfrontasi - Kontak senjata antara prajurit TNI dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terjadi di Pos Koramil Persiapan Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Sabtu (19/9/2020).

Kontak senjata yang melibatkan Satgas BKO Aparat Teritorial (Apter) Koramil Persiapan Hitadipa dengan KKB terjadi sekitar pukul 13.20 WIT.

Salah satu personel Satgas Apter, Pratu Dwi Akbar Utomo, gugur karena luka tembak dalam kontak senjata itu. Pratu Dwi dinyatakan meninggal pada pukul 14.50 WIT.

Kehadiran Suku Muslim di Papua

Oleh Dasman Djamaluddin

 


Ketika saya menjadi Sekretaris I HMI Cabang Jayapura (1977-1978) dan Ketua Umum LHMI-HMI Cabang Jayapura (1978-1979 dan 1979-1980) banyak memang pengalaman menarik di Bumi Cenderawasih itu, terutama dalam hal kerukunan beragama. Pada waktu itu saling menghormati sangat terasa meski Islam adalah minoritas. Di Papua kebanyakan warga Muslim berasal dari para pendatang, Makasar dan daerah-daerah sekitarnya di samping banyak pula warga asli yang memeluknya.

Mudah-Mudahan Papua tetap di pangkuan NKRI selama saya masih Hidup

KONFRONTASI- Sejak awal berdirinya NKRI para pendiri bangsa SUDAH PAHAM jika tidak ada KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA mk NKRI akan bubar. Para perancang UUD 45 juga sangat paham bahwa semua sumber daya alam yg menyangkut kehidupan orang banyak harus DIKELOLA OLEH NEGARA utk kepentingan dan dinikmati rakyat secara ADIL DAN BERADAB.

Akademisi UIN: Otsus bukan solusi selesaikan masalah Papua

KONFRONTASI -   Persoalan Papua hingga kini belum menemui titik terang. Diskriminasi, rasialisme, dan kesejahteraan masih kerap dirasakan oleh masyarakat setempat.

Terbaru, jelang berakhirnya penetapan otonomi khusus (otsus) Papua jilid I pada Desember 2021 serta rencana perpanjangannya menuai polemik. Wacana ditentang masyarakat "Bumi Cenderawasih" dan memicu aksi massa.
BACA JUGA

Papua Butuh Desekuritisasi

OPINI-Seorang Mama warga pengungsi berdiri dan berorasi dengan mengatakan, “dirinya melahirkan anak tidak untuk mati sia-sia. Ia membesarkan anaknya untuk menjaga Tanah Papua”. Sambungnya lagi. “Sebelum Indonesia ada di Papua, tidak pernah orang Papua dibunuh sembarang,” katanya.

Inilah kata-kata yang keluar dari mulut mama Papua saat unjuk rasa protes penembakan aparat TNI terhadap 2 orang warga di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Sabtu (18/7) lalu, yang kemudian menyulut aksi unjuk rasa pada Senin (20/7).

57 Pastor Pribumi Papua Minta Negara Beri Kesempatan untuk Referendum di Papua

KONFRONTASI -   Sebanyak 57 Pastor Pribumi Katolik Papua dari Lima Keuskupan se-Regio Papua menyatakan sikap agar negara Indonesia memberikan kesempatan kepada orang Papua dengan membuat suatu keputusan politik yang sangat spetakuler. Keputusan politik yang dimaksud tersebut adalah referendum bagi Papua.

Pecat Mahasiswa asal Papua, Unas Didemo Aksi Solidaritas

KONFRONTASI -   Solidaritas aksi mahasiswa Universitas Nasional (Unas), Jakarta, melakukan demonstrasi di depan kampus mereka, Senin (13/7).

Pemicunya adalah sanksi drop out (DO) yang dilakukan kampus terhadap mahasiswa, buntut dari unjuk rasa menuntut pemotongan uang kuliah tunggal (UKT) di depan kampus belakangan ini. Bahkan, sanksi DO itu diberikan terhadap mahasiswa asal Papua, Abia Indou.

Corona di Papua Barat: Kesembuhan Meningkat, Penambahan Pasien Menurun

KONFRONTASI-Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat mencatat angka kesembuhan pasien positif corona di daerah tersebut meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Juru Bicara Pemprov Papua Barat untuk Penanganan COVID-19, Arnoldus Tiniap di Manokwari, Sabtu, mengutarakan bahwa hingga saat ini sudah sebanyak 74 orang atau 41,6 persen pasien yang berhasil sembuh.

Hubungan Erat Rizal Ramli dengan Masyarakat Papua: Hentikan Rasisme & Diskriminasi terhadap Papua!

KONFRONTASI-  ''Saya punya hubungan erat dan emosional lama, dan punya banyak sahabat, teman dan para ketua adat Papua. Masyarakat Papua adalah keluarga besar kita yang harus disejahterakan, bukan malah diabaikan,'' kata pemimpin bangsa Rizal Ramli (RR), yang juga begawan ekonomi.

RR pernah diberi gelar “Putra Papua” tahun 200.. oleh tokoh Papua se Jabotabeh, tokoh kedua setelah missionaris Belanda abad 18.

Pages