Papua

Pecat Mahasiswa asal Papua, Unas Didemo Aksi Solidaritas

KONFRONTASI -   Solidaritas aksi mahasiswa Universitas Nasional (Unas), Jakarta, melakukan demonstrasi di depan kampus mereka, Senin (13/7).

Pemicunya adalah sanksi drop out (DO) yang dilakukan kampus terhadap mahasiswa, buntut dari unjuk rasa menuntut pemotongan uang kuliah tunggal (UKT) di depan kampus belakangan ini. Bahkan, sanksi DO itu diberikan terhadap mahasiswa asal Papua, Abia Indou.

Corona di Papua Barat: Kesembuhan Meningkat, Penambahan Pasien Menurun

KONFRONTASI-Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat mencatat angka kesembuhan pasien positif corona di daerah tersebut meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Juru Bicara Pemprov Papua Barat untuk Penanganan COVID-19, Arnoldus Tiniap di Manokwari, Sabtu, mengutarakan bahwa hingga saat ini sudah sebanyak 74 orang atau 41,6 persen pasien yang berhasil sembuh.

Hubungan Erat Rizal Ramli dengan Masyarakat Papua: Hentikan Rasisme & Diskriminasi terhadap Papua!

KONFRONTASI-  ''Saya punya hubungan erat dan emosional lama, dan punya banyak sahabat, teman dan para ketua adat Papua. Masyarakat Papua adalah keluarga besar kita yang harus disejahterakan, bukan malah diabaikan,'' kata pemimpin bangsa Rizal Ramli (RR), yang juga begawan ekonomi.

RR pernah diberi gelar “Putra Papua” tahun 200.. oleh tokoh Papua se Jabotabeh, tokoh kedua setelah missionaris Belanda abad 18.

Pigai: Putusan PTUN Bukti Pemerintah Tutupi Kejahatan di Papua

KONFRONTASI- Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta mengabulkan gugatan sejumlah LSM dan menjatuhkan vonis kepada Presiden Jokowi dan Menteri Kominfo Johnny G. Plate atas kasus pemutusan internet di Papua 2019 lalu.

Dalam amar putusannya, Hakim PTUN meminta Presiden Jokowi dan Menkominfo meminta maaf melalui media massa.

Aktivis kemanusiaan, Natalius Pigai menyebutkan, amar putusn PTUN seperti membuktikan bahwa Presiden Jokowi ingin menutupi adanya kejahatan di Papua.

Terdampak Covid-19, 2.062 Karyawan di Papua Kena PHK

Konfrontasi - Sebanyak 2.062 karyawan di Papua menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Ribuan orang itu dirumahkan karena terdampak dari pandemi corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) dan Ketenagakerjaan Papua Omah Laduane mengatakan, ribuan karyawan yang di-PHK dan dirumahkan itu tersebar di empat kabupaten dan kota.

Jalankan Instruksi Wali Kota, Satpol PP Kota Sorong Siap Bubarkan Kerumunan Pakai Rotan

Konfrontasi - Wali Kota Sorong, Lambertus Jitmau, mengeluarkan instruksi tegas terkait perpanjangan masa tanggap darurat Covid-19. Nanti akan ada tindakan tegas bagi warga yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah.

Wali Kota Lambertus mengatakan, masa tanggap darurat Covid-19 di Kota Sorong diperpanjang hingga 14 hari ke depan hingga 6 Mei 2020.

Bertambah 5, Total Positif Corona di Papua 124 Orang

KONFRONTASI-Jubir Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule menyatakan, 124 warga positif COVID-19 atau bertambah lima orang.

Warga yang positif itu berada di 11 kabupaten dan kota yang meliputi Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Boven Digul, Biak Numfor, Keerom, Mimika, Merauke, Sarmi, Nabire, Jayawijaya dan Kabupaten Mamberamo Tengah, kata Jubir Satgas COVID-19 Papua dr. Sumule, Rabu malam.

Personel TNI dan Polri Baku Tembak di Papua, Ini Respon Ketua MPR

KONFRONTASI - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyesalkan pertikaian yang terjadi antara personel TNI dan Polri di Papua yang menyebabkan tiga anggota Polri meninggal dunia, pada Minggu (12/4).

"Atas dalih apapun, aparat yang seharusnya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tidak dibenarkan larut dalam pertikaian," kata Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Nekad Meski Sudah Didamaikan, Prajurit TNI Tembak Mati 3 Polisi

Konfrontasi - Tiga anggota kepolisian tewas dan dua lainnya menderita luka setelah tertembak saat terjadi keributan dengan oknum prajurit Tentara Nasional Indonesia di Kabupaten Memberamo Jaya, Papua, Minggu 12 April 2020.

Menurut Kepala Polda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, keributan itu dipicu kesalahpahaman antara anggota polisi dan prajurit TNI.

Kesalahpahaman sudah terjadi sejak sehari sebelumnya atau Sabtu 11 April 2020. Dan sebenarnya ketika itu telah diselesaikan.

Pages