Panwaslu

Lakukan Politik Uang, Tim Paslon No. Urut 3 Dilaporkan Ke Panwaslu Lahat

LAHAT- Pilkada Kab.Lahat mulai tercoreng atas tindakan bagi-bagi uang atau money Politik yang diduga dilakukan Syahrul selaku tim Pasangan calon No urut 3 Cik Ujang-Haryanto di desa Sukajadi, Pseksu, kabupaten Lahat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pukul 15 : 00 WIB. Masyarakat Sukajadi Pseksu mendapat amplop yang berisikan uang 150 ribu dan 100 rb untuk meminta agar pada saat pemilihan nanti masyarakat mau memilih paslon no urut 3.

Tersangkut Gratifikasi, Ketua Panwaslu Garut Langsung Dipecat

KONFRONTASI-Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto, langsung mendatangi Garut setelah mendapat kabar ada gratifikasi yang melibatkan Ketua Panwaslu Garut. Pada hari yang sama, pihaknya langsung melakukan pemecatan dan mengganti pejabat.

"Pada Sabtu (24/2) saya langsung ke Garut dari kegiatan di Bogor untuk memastikan kinerja tidak terganggu," ujar Harminus, Senin (26/2).

Panwaslu Kota Bekasi Tak Permasalahkan Status Eks Napi Mochtar Mohammad

Konfrontasi - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bekasi tak mempesoalkan mantan narapidana (Napi) kasus korupsi mencalonkan diri sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sesuai Peraturan KPU No.3 tahun 2017.

“Mantan narapidana boleh menjadi bakal calon (balon) peserta Pilkada selama secara hukum dia sudah melaksanakan kewajibannya,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti kepada Wartawan, Kamis (7/12/2017).

Pelaku Bagi-bagi Sembako Paslon Ahok-Djarot Tidak Tahu Kalau Sudah Minggu Tenang

Konfrontasi - Memasuki hari tenang menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran ke-2, Panwaslu Jakarta Barat menemukan indikasi pelanggaran pada simpatisan pasangan calon nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot.

Hal ini dibuktikan dalam penemuan 11 karung sembako yang siap dibagikan kepada warga kelurahan Duri Kepa, Jakarta Barat pagi tadi, Minggu, 16 April 2017.

Panwaslu Jakbar Temukan 2 Truk Brosur Kampanye Hitam

Konfrontasi - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Barat menemukan dua truk brosur kampanye hitam yang memojokkan salah satu pasangan calon Gubernur DKI Jakarta di sebuah rumah di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu, 12 Februari 2017.

Ketua Panwaslu Jakarta Barat, Puadi menuturkan, awalnya ada aduan dari warga Duri Kepa bahwa ada selebaran kampanye hitam. “Kami dapat aduan dari Ketua Karang Taruna Kelurahan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis lalu,” kata Puadi saat dimintai konfirmasi, Minggu, 12 Februari 2017.

Atribut Parpol Bertebaran, tapi Kapolda Tegaskan Aksi 412 Tidak Ada Kampanye. Ha ha

Konfrontasi - Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan mengatakan bahwa Aksi Kebhinekaan di Bundaran Hotel Indonesia tidak disertai dengan kampanye salah satu calon Gubernur Pilkada DKI Jakarta. Meski begitu, ia mempersilahkan Panwas dan Bawaslu RI menilai sendiri gelaran aksi bertemakan ‘Kita Indonesia’ tersebut.

“Silahkan Panwas dan Bawaslu yang menilai sendiri. Tapi yang jelas, tak ada kampanye di sini dan saya sudah sampaikan itu,” terang Iriawan kepada wartawan di Pos Polisi Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/12/2016).

Petugas Panwaslu Bikin Djarot Kecewa

Konfrontasi - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat mengunjungi warga Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara, Sabtu (19/11/2016)

Dalam kunjungannya, Djarot langsung dibredel keluhan warga perihal buruknya saluran air di pemukiman sekitar. Sebab, di pemukiman yang terletak di RT 06 RW 006, Kelurahan Semper Timur itu kerap dilanda banjir bila turun hujan.

"Ini mau dikeruk enggak? Dibersihin sampah-sampahnya supaya tidak banjir," kata Djarot.

Pages