Pangkalpinang

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh Driver Ojol Wanita yang Jadi Tulang Punggung Keluarga di OKI

Konfrontasi - Pelaku pembunuhan janda muda Ayu Clara (29) di penginapan Oyo, Kacang Pedang, Pangkalpinang, akhirnya ditangkap polisi.

Pelaku bernama Abdullah Yahya (32), warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Pelaku ditangkap di rumah rekannya di Desa Geronggang, Padamaran Timur, OKI, Sumsel pada Kamis (19/11) malam.

Pelaku sempat menjadi buron selama satu minggu sejak menghabisi janda muda Ayu Clara di penginapan Oyo pada Sabtu (14/11) lalu.

BMKG Perkirakan Seluruh Daratan Bangka Belitung Berpotensi Diguyur Hujan

Konfrontasi - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang memprakirakan seluruh wilayah daratan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, Senin (9/10).

"Bahkan beberapa wilayah juga berpeluang dilanda hujan yang disertai petir, terutama pada pagi, siang dan dini hari," ujar prakirawan dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Kota Pangkalpinang, Slamet Supriyadi, Minggu (8/10/2017).

Banjir, Seluruh Sekolah di Pangkalpinang Diliburkan

Konfrontasi - Seluruh sekolah yang ada di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung diliburkan oleh Dinas pendidikan setempat dikarenakan puluhan sekolah di kota itu terendam banjir setelah hujan lebat lebih dari 48 jam.

"Kami sengaja meliburkan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dikarenakan banyak yang terendam banjir. Selain itu akses jalan menuju skolah-sekolah itu terputus," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Edison Taher, Selasa (9/2).

Jelang Natal, Harga Cabai di Pangkalpinang Naik

Konfrontasi - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat harga cabai di pasar-pasar di kota ini, naik menjelang perayaan Natal.

"Gejolak harga memang sering terjadi menjelang perayaan hari besar keagamaan, karena permintaan perlahan-lahan juga mengalami peningkatan," kata Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Pangkalpinang, Eka Subehi, di Pangkalpinang, Selasa (8/12).

Stok Bawang di Pangkalpinang Cukup

Konfrontasi - Stok bawang di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung cukup untuk memenuhi permintaan konsumen setelah Idul Fitri karena pasokan lancar.

"Karena stok saat ini cukup maka harganya pun masih bertahan stabil. Untuk pasokan kami datangkan secara kontinu untuk menjaga kestabilan harga," kata pemilik gudang distributor, H Awi di Pangkalpinang, Rabu (5/8).

Petani Ikan Pangkalpinang Keluhkan Tingginya Harga Pakan

Konfrontasi - Petani ikan air tawar di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung mengeluhkan tingginya harga pakan sehingga mereka sulit mengembangkan usaha.

"Harga pakan jenis pelet cukup mahal, sementara harga jual ikan masih bertahan, tak ada kenaikan sehingga hasil penjualan yang diperoleh tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan," kata seorang petani ikan air tawar, Toni di Pangkalpinang, Kamis (30/7).

Harga Bawang Merah di Pangkalpinang Turun Paca Lebaran

Konfrontasi - Harga bawang merah di pasar-pasar Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, mulai turun setelah perayaan Idul Fitri 1436 Hijriah karena pasokan dari luar daerah mulai lancar dan stok cukup untuk memenuhi permintaan.

"Harga bawang merah turun menjadi Rp24 ribu dari sebelumnya Rp30 ribu per kilogram, sementara harga cabai merah turun menjadi RP42 ribu per kilogran dari sebelumnya mencapai Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih bertahan Rp18 ribu dan bawang bombai Rp14 ribu," kata seorang pedagang, Nessi di Pangkalpinang, Jumat (24/7).

Harga Sayuran di Pangkalpinang Stabil Jelang Ramadhan

Konfrontasi - Harga sayuran di pasar tradisional Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, stabil menjelang Ramadhan karena stok cukup untuk memenuhi permintaan konsumen.

"Hingga kini rata-rata harga sayur masih bertahan stabil, belum ada lonjakan yang cukup berarti sedangkan pasokan dari Jawa, Palembang, Medan, dan lainnya masih lancar," kata seorang pedagang, Neti, di Pangkalpinang, Kamis (4/6).

Nelayan Pangkalpinang Gunakan Alat Tangkap Tradisional

Konfrontasi - Nelayan di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggunakan alat tangkap tradisional untuk menjaga kelestarian lingkungan laut di perairan daerah itu.

"Kami tetap menggunakan alat tangkap tradisional agar ekosistem kelautan tetap terjaga dengan baik, sehingga ikan-ikan tetap betah di perairan itu," ujar seorang nelayan, Basri di Pangkalpinang, Senin (16/3).

Pages