Pangan

Kembangkan Lumbung Pangan Baru, Jokowi Tunjuk Prabowo Sebagai Leading Sector

KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut Indonesia memerlukan lumbung pangan baru sebagai cadangan logistik untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis pangan.

"Saya kira kita tahu semuanya, FAO sudah mengeluarkan peringatan bahwa krisis pangan akan melanda dunia karena pandemi, juga karena memang adanya musim yang tidak bisa diatur dan diprediksi. Oleh sebab itu, kita menyiapkan sekarang ini yang namanya cadangan logistik nasional," ujar Presiden Jokowi di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, pada Kamis, 9 Juli 2020.

Prediksi Rizal Ramli : Sejak Lama Ekonomi Indonesia Menuju ‘Lampu Merah’ akibat Tumpukan Utang Negara dan Korporasi Zombie

KONFRONTASI- Tokoh nasional/Begawan Ekonomi Rizal Ramli mengungkapkan, dirinya telah memprediksi sejak 1,5 tahun lalu bahwa perekonomian Indonesia dari tengah menuju lampu merah.

“Kurang lebih banyak yang tepat, karena kita analisa itu tidak hanya kualitatif, tetapi juga dengan kuantitatif,” kata RR sapaanya dalam diskusi virtual di Forum Alumni Perguruan Tinggi Indonesia (FAPI) dengan Tema Perekonomian Indonesia: Fakta, Harapan dan Solusi”, Senin, (22/6/2020).

Pangan dan Pertanian Jadi Sektor Paling Kuat Saat Pandemi Virus Corona

Konfrontasi - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat bahwa sektor pangan dan pertanian merupakan zona ekonomi yang paling kuat bertahan dari dampak pandemi Covid-19. Sebaliknya, sektor jasa dan manufaktur menjadi zona yang paling terpukul.

Persentase penurunan pertumbuhan ekonomi untuk sektor pangan dan pertanian hanya 0,9 persen dari 4,1 persen. Sementara sektor jasa dan manufaktur mengalami penurunan dari 7,2 persen menjadi 2,4 persen.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menilai data tersebut mengindikasikan bahwa pertanian adalah zona ekonomi yang paling tangguh terhadap interupsi Covid-19. Terlebih ada banyak faktor yang menjadi penguat.

Ditinjau dari sisi epidemiologi, virus corona mayoritas menyebar di perkotaan atau kawasan padat penduduk. Artinya, pertanian yang mayoritas tidak berada di perkotaan relatif lebih aman.

"Jauh dari kerumunan, jauh juga dari COVID-19. Maka kota lebih banyak kasusnya dibandingkan kabupaten," kata dia melalui keterangan pers yang diterima, Sabtu (20/6/2020).

Data tersebut akan dijadikan landasan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memaksimalkan sektor pertanian dan ketahanan pangan dengan pemanfaatan teknologi digital.

Dari sisi ketahanan pangan, target Jabar adalah swasembada dengan mengurangi impor secara bertahap. Kemudian, perdagangan antar daerah juga akan lebih dikendalikan dengan tidak bergantung pada mekanisme pasar.

"Ketahanan pangan ini juga berpengaruh terhadap inflasi yang kuncinya adalah jaminan pasokan dan mata rantai diperbaiki. Jangan sampai orang Bogor beli telur di Jakarta padahal telurnya berasal dari Sukabumi," kata dia.

Banyak Negara Mulai Batasi Ekspor Pangan, Ada Apa?

KONFRONTASI-Kekhawatiran mengenai ancaman ketahanan pangan jadi perhatian dunia. Bahkan negara-negara sudah mulai mengerem ekspor pangannya setelah peringatan FAO soal ancaman krisis pangan.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, buka-bukaan mengenai kesiapan Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan. Dia menjelaskan bahwa sejumlah negara sudah mendeteksi adanya kemarau panjang yang bakal mengganggu produksi pangan.

Rizal Ramli: Pasokan Pangan Harus Digenjot. Kalau Perut Lapar, maka Perilaku Rakyat mudah Kesal, Marah dan Keras Nggragas

KONFRONTASI- ''Saya percaya rakyat Indonesia itu  bajik, bajik, dan arif serta tidak neko-neko asal perut kenyang, hatinya lega dan pikirannya tenang dan tentram. Namun kalau perut rakyat  lapar, hati panas dan perasaan terluka, maka perilakunya mudah menjadi kesal, marah dan bahkan keras nggragas.  ''Aku percoyo wong Indonesia kuwi prasojo.

Rizal Ramli ingatkan Jokowi agar Tingkatkan Produksi Pangan

KONFRONTASI- Krisis pangan akibat pandemi Corona/Covid-19 menghantui dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Oleh sebab itu, persoalan pasokan pangan harus menjadi perhatian serius Pemerintah RI guna menekan dampak button social distance. Tokoh nasional/Ekonom Senior Rizal Ramli meretas beberapa langkah menangani krisis pangan. 

Krisis Pangan Tak Boleh Terjadi di sini. Rizal Ramli: Di Negara Lain Kalau Tak Ada Beras, Penguasa Jatuh

KONFRONTASI- Di tengah pandemi Corona, krisis pangan bisa mengancam Indonesia.  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan, bahwa presiden Jokowi meminta kepada BUMN untuk bersama-sama mencetak lahan baru untuk persawahan. Hal ini dilakukan terkait kelangkaan pangan di Indonesia.

“Presiden meminta BUMN dan daerah, serta Kementerian Pertanian untuk membuka lahan baru untuk persawahan, yaitu lahan basah dan lahan gambut,”  ujarnya, Selasa (28/4/2020) lalu.

Jaga Pasokan Logistik Hadapi Corona, Pemerintah Permudah Izin Impor 500 Perusahaan

KONFRONTASI-Virus corona atau Covid-19 telah masuk ke Indonesia, setelah dua warga Kota Depok dinyatakan positif terinfeksi. Masyarakat pun mulai menunjukan kekhawatirannya, dengan berbelanja secara banyak (panic buying) disejumlah pusat perbelanjaan. Namun, pemerintah juga memastikan kebutuhan pokok di Indonesia tercukupi hingga virus yang berasal dari Wuhan, China ini hilang. 

Kebijakan Hambatan Nontarif Bisa Picu Kenaikan Harga Pangan, Konsumen Dirugikan

KONFRONTASI-Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Galuh Octania mengingatkan bahwa kebijakan hambatan nontarif dalam perdagangan komoditas sektor pangan dinilai ke depannya akan dapat merugikan konsumen karena dapat berdampak kepada kenaikan harga pangan.

"Konsumen, terutama mereka yang tergolong miskin, dirugikan karena mereka harus membayar lebih mahal," kata Galuh Octania di Jakarta, Rabu.

Pages