pancasila

Siapa Pun Tak Pantas Benturkan Agama dengan Pancasila

KONFRONTASI-Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) cukup kaget dengan munculnya pernyataan agama musuh terbesar Pancasila. "Jika berita itu benar tentu tidak bijak dan tidak pantas diucapkan oleh siapapun warga negara Indonesia yang beragama sekaligus mengakui Pancasila sebagai dasar negara," tegasnya dilansir Gatra.com di Jakarta, 12/2.

Agama Dianggap Musuh Besar Pancasila, Presiden Harus Tegur Kepala BPIP

KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo diminta turun tangan terkait dengan pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi yang menyebut musuh terbesar Pancasila adalah agama.

"Presiden perlu menegur karena pernyataannya kontroversial dan kontraproduktif dalam membangun masyarakat yang pancasilais dan relasi umat beragama," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti diberitakan RMOL.id, Rabu (12/2).

Edan, Ini Blak-blakan Prof Yudian Wahyudi Kepala BPIP Sebut Agama Jadi Musuh Terbesar Pancasila

KONFRONTASI -   Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara telah diterima oleh mayoritas masyarakat, seperti tercermin dari dukungan dua ormas Islam terbesar, NU dan Muhammadiyah sejak era 1980-an.
Tapi memasuki era reformasi asas-asas organisasi termasuk partai politik boleh memilih selain Pancasila, seperti Islam. Hal ini sebagai ekspresi pembalasan terhadap Orde Baru yang dianggap semena-mena.

Semua Ormas di Indonesia Wajib Taat pada UUD 45 dan Pancasila

KONFRONTASI - Indonesia adalah negara yang menghormati dan menjamin kebebasan bersyarikat dan berkumpul. Namun, Indonesia harus juga penting memastikan apakah perkumpulan, organisasi dan syarikat sesuai dengan ideologi dan konstitusi bangsa.  Artinya, mencantumkan Pancasila sebagai azas organisasi dan syarikat menjadi penting agar tidak ada perkumpulan atau organisasi masyarakat (ormas) yang menolak atau bahkan memiliki ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

Survei LSI: Cuma 4 Persen Muslim Yang Tidak Cocok Pancasila

KONFRONTASI -  Kelompok masyarakat muslim yang menilai Pancasila tidak cocok bagi kehidupan bangsa dan negara hanya sedikit. Jumlahnya tidak sampai lima persen.

Berdasarkan temuan teranyar Lembaga Survei Indonesia (LSI), hanya ada 4 persen responden yang menyebut Pancasila dan UUD 1945 tidak cocok sebagai landasan negara karena dinilai bertentangan dengan ajaran-ajaran dalam Islam.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan juga menyebut ada 1,8 persen responden yang merasa kurang cocok dengan Pancasila dan UUD.

Anies Baswedan: Waspada Ancaman Pergantian Pancasila ke Komunis

KONFRONTASI - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Silang Monas, Jakarta. Menurutnya, upacara ini dapat mengingatkan bahwa ancaman penggantian ideologi Pancasila ke komunis itu nyata.

"Itu bukan fiksi, tetapi itu adalah kenyataan dan sudah berulang kali. Karena itu peringatan ini juga harus mengingatkan kita untuk selalu waspada, selalu memperhatikan tanda-tanda kemungkinan untuk ada penggantian seperti itu," ungkap Anies di lokasi, Selasa (1/10).

Pancasila dan NKRI Tempat Berlindung para Koruptor?

Oleh: Nursyam
Anggota MT Khairunnisa Bal-Tim

Dilansir dari Redaksi CNBC Indonesia, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo, menyampaikan terkait fakta banyaknya angka korupsi di DPRD dan di DPR. Beliau mengatakan sampai saat ini KPK mendalami 225 perkara yang dilakukan oleh anggota DPR dan DPRD. Pejabat Kepala Daerah ada 110 perkara. Mereka semua diproses dalam kasus yang sama yakni  korupsi dan pencucian uang. Tercatat Menteri 27 lembaga, dan 208 perkara yang menjerat pejabat tinggi di instansi.

Dengan Tegas Anies Sebut Ancaman Mengganti Ideologi Pancasila Dengan Komunis Itu Nyata

KONFRONTASI -   Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, menyampaikan ancaman dari kelompok tertentu yang berusaha mengganti ideologi negara Pancasila menjadi negara komunis adalah nyata.

Bahkan, usaha mengubah ideologi pancasila sudah berulang kali.

Hal tersebut disampaikan Anies usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2019 yang berlangsung di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019).

Siti Zuhro: Pancasila Harus jadi Panutan

KONFRONTASI - Kesaktian Pancasila sering didengungkan sebagai bukti keteguhan falsafah negara ini dalam menghadapi upaya ancaman penggantian ideologi negara. Padahal Pancasila sakti bukan karena ia mampu menolak berbagai ideologi yang mengancam, tetapi kesaktian Pancasila ini karena ia menjadi bagian integral yang telah melindungi keragaman dan sesuai dengan identitas bangsa, sehingga ideologi lain seperti Komunisme ataupun Khilafah menjadi tertolak.

Pages