pancasila

Ekspedisi NKRI: Menanamkan Nilai-nilai Pancasila Sejak Dini

KONFRONTASI - Menanamkan moral pada anak sejak usia dini sangat diperlukan. Mengembangkan sikap dan perilaku yang didasari oleh nilai-nilai Pancasila agar anak  mempunyai akhlak mulia serta moral sesuai harapan bangsa. Demikian  pesan yang disampaikan Koordinator Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan Kolonel Inf Dwi Anggono kepada Tim Pengabdian Masyarakat Subkorwil-4/Mindiptana ketika melaksanakan program mengajar di SD Inpres 1 Mindiptana, Rabu (14/9).

Pagar Makan Tanaman

Bismillahir Rahmanir Rahim

Beberapa waktu lalu Deputi Bidang Pengkajian dan Materi Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) Drs. Anas Sandi mengeluarkan pernyataan kontroversial. Anas menyatakan tentang:

1. Bolehnya atheis (tidak bertuhan) dengan alasan Tuhan tidak memaksa manusia untuk beragama dengan dalil Surat Al Baqoroh: 256
2. Bolehnya murtad selama tidak mengganggu ruang sosial. Dicontohkannya seperti orang yang murtad dengan tidak memprovokasi orang lain untuk anti agama.

Penyelenggara Negara Abaikan Ekonomi Konstitusi (Ekonomi Pancasila), lebih pilih Neoliberalisme

KONFRONTASI-  Mantan Menkeu Dr Fuad Bawazier menyatakan, MPR harus berjuang mewujudkan GBHN dan ekonomi Pancasila yang intinya keadilan sosial, kesetaraan dan  pemerataan serta pengembangan kualitas SDM dan lingkungan hidup.  Tidak adanya semangat penyelenggara negara untuk memegang prinsip yang telah dicetuskan para pendahulu bangsa, dinilai menjadi penyebab persoalan ekonomi Indonesia, seperti kemiskinan dan ketimpangan yang belum terselesaikan hingga kini. Ekonomi dewasa ini Nepliberal dan bertentangan diametral dengan konstitusi kita.

Ketua MPR: Pancasila Jangan Hanya Jadi Slogan

KONFRONTASI-Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengingatkan semua kalangan agar nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan tak hanya sekedar slogan.

Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan dalam Saat menyampaikan pidato dalam acara temu kangen alumni dan diskusi panel Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana di Jakarta, Sabtu, demikian keterangan pers yang diterima di Jakarta.

Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh: Pemerintah Harus Jadi Teladan Masyarakat Dalam Pengamalan Pancasila

KONFRONTASI – Di usia Republik Indonesia yang sudah berumur 72 tahun, para pemimpin bangsa, baik eksekutif, legislatif dan yudikatif harus bisa menjadi contoh atau panutan masyarakat, terutama dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila. Itu penting agar Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara terus berdiri tegak dalam membentengi bangsa dari ancaman radikalisme dan terorisme.

Yudi Latif: Pancasila Energi Positif Satukan Kebhinnekaan Indonesia

KONFRONTASI - Pancasila tidak hanya sebagai ideologi terbaik bagi bangsa Indonesia, tapi Pancasila bisa menjadi energi positif untuk menyatukan keberagaman dan memperkuat ke-Bhinnekaan Indonesia.

"Pancasila memiliki energi positif untuk memperkuat persatuan Indonesia. Karena itu penguatan kembali Pancasila itu mutlak dilakukan di semua lini, untuk membawa Indonesia yang main kuat dan baik di masa depan," ujar Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP Pancasila) Yudi Latif di Jakarta kemarin.

Rizal Ramli: Rakyat Tidak akan Sejahtera oleh Kebijakan Neoliberalisme

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli PhD (RR) menjelaskan, bahwa kemakmuran dan kesejahteraan rakyat sulit diwujudkan, itu bukan hanya karena banyaknya pejabat yang korupsi, dan bukan pula semata karena diangkatnya sejumlah menteri yang dianggap tak kompeten, akan tetapi disebabkan lantaran pemerintah lebih memilih kebijakan Neoliberalisme (baca: Neokolonialisme).

Cak Imin PKB ''Sentil'' Lembaga Pancasila bentukan Jokowi

JAKARTA-Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyindir Unit Kerja Presiden Pembinaan ideologi Pancasila (UKP-PIP) yang dibentuk Presiden Joko Widodo.

Menurut Muhaimin, unit kerja semacam itu sebenarnya kurang efektif dalam menanamkan nilai Pancasila di masyarakat.

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menilai, medium hiburan seperti film jauh lebih efektif dalam menyosialisasikan Pancasila.

Lewat Festival Film, PKB Bantu Sosialisasikan Pancasila

Konfrontasi - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengadakan festival film pendek bertema Pancasila Rumah Kita. Film berjudul 'Aliong' karya Irsad Intinan menjadi pemenang.

Film tersebut bercerita tentang seorang keturunan Tionghoa yang takut adanya aksi intoleransi. Namun, ketakutannya hilang setelah bertemu dengan ulama yang membantunya saat mobilnya mogok.

72 Tahun Indonesia Merdeka Pancasila Makin Hampa, Kata Amien Rais

KONFRONTASI -  Politisi senior Amien Rais menyoroti persoalan pemahaman dan penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Amien saat menghadiri upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia di Universitas Bung Karno, Jakarta, Kamis (17/8).

"Saya lihat Pancasila sebagai state ideologi dan filosofi, memang makin lama makin hampa. Mulai dari anak sekolah, lurah hingga pejabat. Barangkali hapal secara lisan, tapi dalam praktek berbangsa dan bernegara tidak terealisasi," ungkap Amien.

Pages