14 June 2021

pancasila

Jokowi, Petani dan Pancasila

Oleh: Chalid Muhammad
Ketua Institut Hijau Indonesia

Dungus Forest Park pagi ini penuh oleh ribuan petani. Mereka datang dari berbagai desa untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Jokowi akan bagi surat izin pemanfaatan hutan sosial untuk pemerataan ekonomi dan kelestarian hutan. Petani dapat kepastian hak kelola 35 tahun. Dukungan pendanaan dan pemasaran juga difikirkan.

Anggaran Proyek Penafsir Tunggal Pancasila 2 Trilyun?

Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman

Sudah mulai. Waktu PIP nya Yudi Latief digagas, saya dapat telpon dari Hatta Taliwang agar tak menyerang program yang katanya "teman kita". Berturut beberapa jam kemudian dari Bursah Zarnubi, Haris Rusli. dst. Pokoknya banyak pentolan yang membela Yudi Latif.

Yudi memang teman, kelompok kami, gerbong kami, our friends for rezim ini. Mana ada teman di politik.

Jadi, menyerang Yudi Latif direm. Saya maklum belakangan biaya PIP itu Rp 2 triliun. Luar biasa Yudi Latif.

Presiden Ingatkan, Waspadai Metode Baru Pecah Belah NKRI

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan bahwa masih ada upaya infiltrasi (penyusupan) untuk menggantikan ideologi Pancasila. Upaya memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) muncul dengan metode baru yang halus.

“Mereka muncul dengan metode-metode baru yang harus dan tidak terasa,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam puncak HUT Pemuda Pancasila ke 58 yang digelar di Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/10/2017) malam..

Penguasa Pemilik Monotafsir Pancasila, Ngawur!

Oleh: Nasrudin Joha


Rupanya tidak sekali saja, tetapi pernyataan nyeleneh (baca: gila) keluar dari otak manusia yang mendapat mandat mengelola negeri ini. Si Pandir ini mengklaim penguasa-lah yang memiliki tafsir ada tidaknya pelanggaran Pancasila. Ini ungkapan gila, dari seorang yang bernalar rata-rata, untuk memberikan legitimasi pada kedzaliman penguasa.

Pancasila dan Agama-agama

Oleh: Imam Shamsi Ali*

Saat ini salah satu hal yang menjadi perbincangan hangat adalah Pancasila dan agama-agama di Indonesia, khususnya berkaitan dengan sila pertama dan konsep keesaan Tuhan di masing-masing agama. Pemicunya adalah tanggapan Eggy Sujana dalam sebuah sidang tentang RUU Ormas yang memang menjadi polemik panas di kalangan para aktifis.

As'ad Said: Pancasila Hasil Ijtihad Ulama dan Kaum Nasionalis

KONFRONTASI-Pancasila merupakan hasil ijtihad ulama dan kelompok nasionalis dalam merumuskan dasar negara Indonesia yang majemuk, kata mantan Wakil Ketua Umum PB NU KH As'ad Said Ali.

"Pancasila diramu dengan cara mengawinkan sistem berbasis modern dengan Islam dan kondisi yang ada di Indonesia," katanya di Jakarta, Jumat.

Hasil Ijtihad Ulama dan Kelompok Nasionalis, Pancasila Mampu Satukan Indonesia

KONFRONTASI - Pancasila itu hasil ijitihad ulama dan kelompok nasionalis yang diramu dengan cara mengawinkan sistem berbasis modern dengan Islam dan kondisi yang ada di Indonesa. Indonesia yang memiliki 1.340 suku, tetapi dari dulu Pancasila terbukti tetap sakti menjadi alat pemersatu dan penguat bangsa.

Nilai-nilai Pancasila Harus Dibumikan

KONFRONTASI - Pancasila adalah ideologi bangsa yang didalamnya mengandung nilai-nilai luhur bangsa dan agama dan terbukti mampu menyatukan berbagai keragaman di Indonesia. Namun itu belum cukup untuk membawa Indonesia menjadi negara yang aman, tentram, adil, dan makmur. Terbukti masih ada upaya-upaya untuk menggusur Pancasila sebagai dasar negara yang dilakukan pihak-pihak tertentu.

Pages