pancasila

MUSUH PANCASILA - Puisi

Oleh Ma’mun Murod Al-Barbasy

 

 

Puisi ini ku persembahkan buat umat yang mustadzafin dan siapapun yang mencintai Indonesia dan Pancasila dengan tulus.

Musuh Pancasila bukan kerumunan jutaan umat itu
Musuh Pancasila bukan mereka yang berdzikir atas nama Allah
Musuh Pancasila bukan mereka yang bersalawat kepada Paduka Rasulullah
Musuh Pancasila bukan mereka yang menyeru Salat Subuh berjamaah.

Musuh Pancasila

Oleh: Ma’mun Murod Al-Barbasy
Direktur Pusat Studi Islam dan Pancasila (PSIP) FISIP UMJ

Puisi ini ku persembahkan buat umat yang mustadzafin dan siapapun yang mencintai Indonesia dan Pancasila dengan tulus.

Musuh Pancasila bukan kerumunan jutaan umat itu
Musuh Pancasila bukan mereka yang berdzikir atas nama Allah
Musuh Pancasila bukan mereka yang bersalawat kepada Paduka Rasulullah
Musuh Pancasila bukan mereka yang menyeru Salat Subuh berjamaah.

Mengapa Sila-3 Bukan Nasionalisme, dan Sila-4 Bukan Demokrasi?

Oleh: Prof. Dr. Fahmi Amhar

Banyak generasi sekarang yang tanpa tahu sejarah, ngotot berteriak bahwa Pancasila adalah dasar negara yang suci, yang mengubahnya akan sama dengan meruntuhkan bangunan negara (NKRI).

Padahal faktanya, rumusan Pancasila sudah pernah diubah beberapa kali. Bung Karno sendiri ketika tanggal 1 Juni 1945 mengusulkan istilah Pancasila, rumusan Pancasila belum seperti sekarang ini. Bahkan urutannyapun sangat berbeda.

Neolib Berkuasa, Penyelenggara Negara Abaikan Ekonomi Pancasila dan Pasal 33 UUD45, kilas balik

KONFRONTASI- Mantan Menkeu Fuad Bawazier menilai, tidak adanya semangat penyelenggara negara untuk memegang prinsip yang telah dicetuskan para pendahulu bangsa yakni pasal 33 UUD 45  menjadi penyebab utama persoalan ekonomi Indonesia, seperti kemiskinan dan ketimpangan yang belum terselesaikan hingga kini.

Padahal, Pasal 33 UUD 1945 secara jelas dan tegas telah menetapkan arah kebijakan ekonomi nasional yang bertujuan mewujudkan sila kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, berdasarkan sistem Ekonomi Pancasila.

Jokowi, Petani dan Pancasila

Oleh: Chalid Muhammad
Ketua Institut Hijau Indonesia

Dungus Forest Park pagi ini penuh oleh ribuan petani. Mereka datang dari berbagai desa untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Jokowi akan bagi surat izin pemanfaatan hutan sosial untuk pemerataan ekonomi dan kelestarian hutan. Petani dapat kepastian hak kelola 35 tahun. Dukungan pendanaan dan pemasaran juga difikirkan.

Anggaran Proyek Penafsir Tunggal Pancasila 2 Trilyun?

Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman

Sudah mulai. Waktu PIP nya Yudi Latief digagas, saya dapat telpon dari Hatta Taliwang agar tak menyerang program yang katanya "teman kita". Berturut beberapa jam kemudian dari Bursah Zarnubi, Haris Rusli. dst. Pokoknya banyak pentolan yang membela Yudi Latif.

Yudi memang teman, kelompok kami, gerbong kami, our friends for rezim ini. Mana ada teman di politik.

Jadi, menyerang Yudi Latif direm. Saya maklum belakangan biaya PIP itu Rp 2 triliun. Luar biasa Yudi Latif.

Presiden Ingatkan, Waspadai Metode Baru Pecah Belah NKRI

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan bahwa masih ada upaya infiltrasi (penyusupan) untuk menggantikan ideologi Pancasila. Upaya memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) muncul dengan metode baru yang halus.

“Mereka muncul dengan metode-metode baru yang harus dan tidak terasa,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam puncak HUT Pemuda Pancasila ke 58 yang digelar di Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/10/2017) malam..

Pages