17 July 2018

PAN

Pemuda Muhammadiyah Heran dengan Watak Represif Luhut

KONFRONTASI- Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan seharusnya tidak perlu sampai melontarkan ancaman menanggapi kritik Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais.

PAN: Reaksi Luhut Panjaitan beri kesan Pemerintah Suka Main Ancam

KONFRONTASI- Reaksi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan terhadap pernyataan Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais dianggap berlebihan.

Anang Desak Pemerintah Bentuk Pansel Komisioner LMKN

KONFRONTASI  - Masa kerja Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) periode 2015-2018 telah berakhir pada 19 Januari 2018. Namun hingga saat ini, Pemerintah belum membentuk Panitia Seleksi Komisioner LMKN.

Utang Indonesia Tembus Rp4.849 Triliun, Ketum PAN Prihatin

KONFRONTASI - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mulai bosan dengan pertanyaan seputar pembentukan poros politik jelang Pilpres 2019.

Menurutnya masih ada kewajiban yang belum selesai dilakukan pemerintah. Salah satunya melunasi utang negara yang mencapai Rp4.849 triliun.

"Kami pikirin utang negara dulu deh, Rp4 ribu triliun lebih, tiap hari poros terus yang dibahas," ujar Zulkifli di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/3).

Dilirik PAN dan PKS, Gatot Nurmantyo Memenuhi Syarat Maju Capres

KONFRONTASI - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menilai Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo memenuhi persyaratan untuk maju dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019. "Memenuhi syarat untuk maju, dari segi karier, pengalaman. Persyaratan terpenuhi," ujar Eddy Sabtu, 10 Maret 2018.

Bukan hanya memenuhi syarat, Eddy mengatakan Gatot memiliki modal popularitas yang tinggi. Apalagi, selama menjabat sebagai panglima, perwira TNI bintang empat itu dinilai memiliki rekam jejak yang baik.

PAN dan PKS Lirik Gatot Nurmantyo sebagai Capres 2019?

KONFRONTASI - PAN dan PKS menanggapi klaim Relawan Selendang Putih Nusantara soal penjajakan untuk mengusung mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden 2019.

PAN: Poros Ketiga Sebut Rizal Ramli Bisa Menang

KONFRONTASI-Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan siap mendukung terbentuknya poros ketiga di pilpres 2019. Poros ketiga adalah Demokrat, PKB dan PAN.

Sejumlah kalangan memprediksi poros ini sangat kuat sehingga bisa mengalahkan poros pertama (Jokowi) dan poros kedua (Prabowo).

“Poros koalisi itu diinginkan PAN untuk memudahkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menjadi calon presiden,” kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto.

PAN Usung Prabowo-Zulhas di Pilpres 2019?

KONFRONTASI - PAN yang hingga saat ini belum menentukan sikap untuk Pilpres 2019 melihat poros ketiga sulit diwujudkan.

"Masih mungkin terbentuk tapi cukup berat," ujar Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/3).

Wacana poros ketiga muncul agar Pilpres 2019 tak hanya diikuti oleh dua pasang calon dengan koalisi Joko Widodo (Jokowi) dan koalisi Prabowo Subianto. Wacana ini berawal dari usulan Presiden PKS Sohibul Iman.

2019 Presiden Baru: Poros Ketiga Butuh Keajaiban

KONFRONTASI - Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan menghormati sikap Partai Demokrat yang mengajukan syarat untuk koalisi di Pilpres 2019. "Haknya Demokratlah kita hormati. Kan kita juga punya hak," ujarnya di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (12/3).

Zulkifli mengakui saat ini PAN tengah menjajaki komunikasi politik dengan partai lain, termasuk Demokrat.

"Saya di sini sekarang (menunggu pertemuan), besok boleh saja. bisa aja. Dengan PDIP Mbak Mega mau kemari nanti ke MPR sambil ngobrol politik juga," jelasnya.

Jajaki Koalisi, PAN Buka Komunikasi dengan Parpol Lain

KONFRONTASI-Partai Amanat Nasional (PAN) masih membuka komunikasi dengan partai politik lain untuk penjajakan koalisi dalam mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2019.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, mengatakan hal itu, di Palembang, Rabu, usai bertemu dengan kader partai yang dipimpinnya maupun masyarakat.

"PAN membuka komunikasi dengan parpol lainnya untuk menjajaki koalisi. PAN terbuka terhadap semua parpol untuk berkoalisi. Saya kira pada Mei mendatang sudah semakin jelas gambarannya," katanya.

Pages