Palestina

Israel Tempatkan 100 Sniper di Perbatasan Gaza

KONFRONTASI-Pihak militer Israel mengaku telah menugaskan lebih dari 100 penembak jitu di perbatasan Gaza menjelang demonstrasi massal warga Palestina di wilayah tersebut, kata seorang jenderal Israel dalam wawancara yang disiarkan pada Rabu.

Para pemimpin demonstran berharap ribuah orang akan berkumpul di Gaza, mulai Jumat, untuk berkemah di lima lokasi sepanjang perbatasan selama enam pekan. Mereka menuntut kembalinya pengungsi Palestina di wilayah yang sekarang menjadi Israel, lapor Reuters.

Mesir Kutuk Upaya Pembunuhan Terhadap PM Palestina

KONFRONTASI-Kementerian Luar Negeri Mesir menyatakan akan melanjutkan upaya rekonsiliasi Palestina. Mesir juga mengutuk upaya pembunuhan Perdana Menteri Rami Hamdallah dan melabelinya sebagai operasi teroris untuk menggagalkan upaya rekonsiliasi.

Mesir memberikan selamat kepada rakyat Palestina dan Otoritas Palestina atas keselamatan Hamdallah.

Tentara Israel Tangkap Pemuda Palestina

KONFRONTASI - Tentara rezim Zionis menyerang rumah-rumah warga Palestina dan menangkap sejumlah pemuda di Palestina pendudukan.

Alalam melaporkan, tentara rezim Zionis dalam serangan ke rumah-rumah warga Palestina di wilayah Dhahiyah al-Salam di desa al-Aisawiyah, menangkap dua pemuda Palestina.

Pasukan Zionis juga menangkap seorang pemuda di dekat kamp pengungsi Ain al-Sultan di barat kota Eriha di selatan Tepi Barat Sungai Jordan.

Israel akan Terus Kontrol Zona udara Tepi Barat

Perdana menteri rezim Zionis Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, Tel Aviv akan melanjutkan dominasi keamanannya di Tepi Barat, sebab, penghentian dominasi dan kontrol ini berarti "kematian" bagi Israel.

Benjamin Netanyahu mengungkapkan hal itu dalam tweetnya pada hari Kamis (9/3/2018) seperti dilansir Pusat Informasi Palestina.

Ia menulis, mundurnya Tel Aviv dari Tepi Barat berarti menerima secara praktis tidak adanya kontrol Israel terhadap zona udara di wilayah tersebut.

Hamas Anggap Normalisasi Hubungan dengan Israel Sebagai Kejahatan Tak Termaafkan

KONFRONTASI-Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, mengatakan bahwa normalisasi hubungan dengan Israel dan upaya untuk mempengaruhi kesadaran orang-orang adalah kejahatan yang tidak dapat dimaafkan.

Pernyataan Hamas ini ditujukan kepada percepatan proses normalisasi di seluruh wilayah baik di tingkat resmi maupun tidak resmi.

"Normalisasi ini melanggengkan pendudukan Israel dan mencakup kejahatan yang terus berlanjut terhadap rakyat Palestina dalam kaitannya dengan konspirasi Zionis-AS melawan Yerusalem dan para pengungsi Palestina," kata Hamas seperti dikutip dari Middle East Monitor, Rabu (7/3/2018).

Hamas mengatakan langkah seperti itu oleh Israel dan pendukung mereka di Amerika dan Barat adalah awal dari penyebab "likuidasi" Palestina.

"Upaya tersebut berdiri di samping pemindahan Israel (pengusiran warga Palestina), pembunuhan, penahanan, Yudaisasi dan pembangunan permukiman," kata Hamas. Semua permukiman Israel sendiri menurut hukum internasional ilegal.

Dalam pernyataan ini, jelas Hamas, gerakan tersebut menolak semua bentuk normalisasi. Hamas juga menegaskan keinginan mereka untuk tidak memiliki hubungan dengan pendudukan atau menerima keberadaannya di Palestina yang diduduki.

"Menormalisasi hubungan dengan pendudukan bertentangan dengan sejarah politik negara-negara yang telah menolak pendudukan dan menolak memiliki hubungan apapun dengannya, dan juga menolak untuk melegitimasi keberadaannya," tegas Hamas.

Pesawat-pesawat Tempur Israel Hancurkan Hasil Pertanian Palestina

KONFRONTASI - Pesawat rezim Zionis merusak kebun orang-orang Palestina dan menghancurkan hasil pertanian mereka di jalur Gaza dengan menyemprotkan bahan kimia tertentu dengan alasan membasmi gulma.

Direktur Jenderal Tanah dan Pengairan Kementerian Pertanian Palestina, Nazar Al-Wahidi menyatakan bahwa bahan pembunuh gulma yang dipakai rezim Zionis berbahaya bagi pertanian, dan Israel tidak berhak untuk menyemprotkan cairan pembasmi gulma ke lahan pertanian orang-orang Palestina.

Petani Palestina Ditembaki Tentara Israel Hingga Tewas

KONFRONTASI - Kementerian kesehatan Palestina menyatakan bahwa seorang petani Palestina dilaporkan tewas terkena tembakan tentara Israel di Khan Younis yang terletak di wilayah selatan jalur Gaza.

Sumber Palestina menyatakan bahwa seorang petani bernama Muhammad Ata Abu Jami yang berusia 59 tahun hari Sabtu (3/3) menjadi sasaran tembakan tentara rezim Zionis.

Bulan lalu, tentara Israel menembaki petani dan nelayan Palestina sebanyak 33 kali.

Aksi destruktif militer Israel tersebut menyebabkan sembilan orang warga Palestina gugur.

TGB Serahkan Bantuan untuk Rakyat Palestina

KONFRONTASI - Gubenur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Muhammad Zainul Majdi menyerahkan bantuan dari masyarakat NTB berupa uang tunai Rp 100 juta untuk masyarakat Palestina. Bantuan ini diserahkan kepada Sekjen Komite Al Quds Ikatan Ulama Internasional, Syeikh Dr. Muraweh Mousa Nassar usai shalat Jumat di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center NTB, Jumat (16/2)


TGB mengatakan bantuan tersebut merupakan salah satu cara membalas jasa baik masyarakat Palestina.

Protes Aksi Zionis Israel, Pemuda Yahudi Jalan Kaki dari Swedia ke Palestina

Konfrontasi - Pemuda 25 tahun asal dari Swedia melakukan perjalanan dari negaranya ke Palestina, untuk menyerukan kesadaran masyarakat terkait pelanggaran HAM di wilayah yang diduduki Israel .

Benjamin Ladraa, aktivis dari Swedia tersebut mengatakan, dirinya tergerak setelah berkunjung ke Palestina selama tiga minggu pada April tahun 2017.

Ledakan Tabung Gas Tewaskan Tujuh Warga di Gaza

Konfrontasi - Sedikitnya tujuh warga Palestina tewas dalam sebuah ledakan di Gaza City pada Kamis (1/2/2018), peristiwa yang menurut pejabat disengaja setelah terjadi pertengkaran keluarga.

"Tujuh orang termasuk anak-anak tewas dan sekitar 30 orang lainnya luka-luka dalam ledakan di sebuah rumah" di Gaza City, ujar juru bicara Kementerian Kesehatan.

Pernyataan polisi menyebutkan bahwa anggota keluarga Abu Assi secara sengaja membakar sebuah tabung gas saat terjadi pertengkaran keluarga, dan memicu ledakan.

Pages