Palestina

Serangan Israel Terhadap Palestina Makin Menjadi-jadi Sejak Normalisasi Hubungan dengan Sejumlah Negara Arab

KONFRONTASI-Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mendatang peningkatan serangan Israel pada rakyat Palestina sejak kesepakatan normalisasi dengan negara-negara Arab.

Laporan itu diungkapkan Arab48.com. “PLO telah mencatat agresi Israel pada rakyat Palestina antara 15 September, tanggal penandatanganan kesepakatan di Washington dan 15 Oktober,” ungkap laporan itu.

Israel Galang Dukungan Negara-negara Arab untuk Legitimasi Kejahatan atas Palestina

KONFRONTASI-Miko Peled, seorang aktivis HAM asal Israel mengatakan, perjanjian antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk menormalisasi hubungan mereka adalah bagian dari strategi Israel untuk mengumpulkan dukungan sebanyak mungkin di dunia Arab. Ini dilakukan untuk melegitimasi kejahatan mereka di Palestina.

Apa Sebab Negara-Negara Arab Khianati Palestina ?

Oleh: Zuhairi Misrawi 

 

Tadi pagi saya diundang oleh Metro TV untuk menganalisis perihal fenomena negara-negara Arab Teluk berdamai dengan Israel. Publik di dunia Arab dan dunia Islam, termasuk di negeri ini banyak yang bertanya-tanya: apa yang sebenarnya terjadi di balik perubahan besar dalam politik luar negeri negara-negara Arab? Kenapa mereka begitu mudah bertekuk lutut pada Israel dan Amerika Serikat? Apakah mereka tidak memikirkan sama sekali masa depan Palestina?

Palang Merah Internasional Ingatkan Sistem Kesehatan di Gaza Tak akan Mampu Redam Pandemi

KONFRONTASI-Komite Internasional Palang Merah (ICRC) memperingatkan bahwa sistem layanan kesehatan di Jalur Gaza tidak akan mampu menghadapi pandemi virus corona.

Direktur ICRC Gaza Ignacio Casares Garcia menyatakan bahwa sistem layanan kesehatan di Gaza tidak akan mampu menghadapi lebih dari satu lusin pasien virus corona.

Menurut dia, perawatan pasien Covid-19 memerlukan peralatan medis dan laboratorium serta pengobatan khusus yang tak ada di rumah sakit dan pusat kesehatan di Gaza.

Dibayar untuk Bakar Bendera Indonesia, Begini Reaksi Warga Palestina

KONFRONTASI-Belum lama ini muncul eksperimen sosial tantangan untuk warga Palestina membakar bendera Indonesia demi bisa mendapatkan uang 100 dolar AS.

Reaksi dari warga Palestina saat mendapatkan tantangan tersebut diluar dugaan.

Eksperimen sosial tersebut dilakukan oleh seorang reporter bernama Bang Onim dan diunggah di akun YouTube Abdillah Onim Daily. Aksi tersebut merupakan bagian dari peringatan HUT ke-75 RI.

"Reaksi luar biasa orang Palestina, bakar bendera Indonesia imbalan 100 dolar," tulis akun tersebut, Senin (24/8/2020).

Wahai Israel, Hormatilah Kesucian Al-Aqsa

KONFRONTASI-Pemerintah Yordania telah meminta Israel untuk menghormati kesucian masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Masjid Al-Aqsa dibuka kembali untuk jamaah Muslim setelah ditutup selama dua bulan, sebagai dampak atas penyebaran Covid-19.

Dalam pesan diplomatik ke Tel Aviv, Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania, menyatakan bahwa Israel sebagai kekuatan pendudukan harus menghormati kesucian Masjid Al-Aqsa dan mengakhiri semua provokasi, dan pelanggaran di sana.

Mengapa Google dan Apple Hilangkan Palestina dari Maps?

KONFRONTASI-Media sosial pekan ini dihebohkan oleh kabar Apple dan Google yang dituduh menghapus negara Palestina dari peta online mereka. Namun dua perusahaan itu mengklaim bahwa sedari dulu memang tidak pernah membubuhkan label Palestina di wilayah tersebut. Petisi ‘Google: Letakkan Palestina di Peta Anda!’ tetap aktif dan hingga saat ini telah menerima lebih dari 800.000 tanda tangan.

Mantan Pemimpin Dunia The Elders Desak Uni Eropa Tolak Rencana Pencaplokan Tepi Barat

Konfrontasi - Para mantan pemimpin dunia mendesak negara-negara Eropa agar menghentikan rencana Israel mencaplok Tepi Barat.

Kelompok mantan pemimpin dunia yang tergabung dalam The Elders menyatakan, pencaplokan tersebut akan berdampak negatif kepada stabilitas politik dan perekonomian di kawasan.

Dalam surat yang diberikan kepada pemimpin Prancis, Jerman, Inggris, dan Uni Eropa, The Elders menjelaskan, pencaplokan juga bertentangan dengan kepentingan jangka panjang Israel dan rakyat Palestina.

Inggris Tegaskan Tolak Rencana Israel Caplok Tepi Barat

KONFRONTASI-Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, pada Selasa (16/6) kemarin mengatakan rencana Israel untuk mencaplok sebagian wilayah Tepi Barat akan dianggap sebagai pelanggaran hukum internasional.

"Saya percaya bahwa apa yang diusulkan Israel merupakan pelanggaran hukum internasional. Kami sangat keberatan. Kami sangat percaya pada solusi kedua negara dan kami akan terus memantau kasus itu," kata Johnson di Gedung Parlemen saat ditanya tentang kemungkinan sanksi terhadap Israel, dilansir Associated Press, Rabu (17/6).

Pages