Ormas

Semua Ormas di Indonesia Wajib Taat pada UUD 45 dan Pancasila

KONFRONTASI - Indonesia adalah negara yang menghormati dan menjamin kebebasan bersyarikat dan berkumpul. Namun, Indonesia harus juga penting memastikan apakah perkumpulan, organisasi dan syarikat sesuai dengan ideologi dan konstitusi bangsa.  Artinya, mencantumkan Pancasila sebagai azas organisasi dan syarikat menjadi penting agar tidak ada perkumpulan atau organisasi masyarakat (ormas) yang menolak atau bahkan memiliki ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

Dipuji Washington Post, 3 Hal Ini Bikin FPI Layak Dipertahankan Sebagai Ormas di NKRI

KONFRONTASI - Beberapa waktu lalu, muncul sebuah petisi yang isinya mendorong masyarakat menolak perpanjangan izin dari ormas Front Pembela Islam (FPI) di laman change.org. Dilansir dari cnnindonesia.com, adalah sosok Ira Bisyir selaku pembuat petisi untuk menolak perpanjangan izin organisasi yang dipimpin oleh Rizieq Shihab tersebut. Meski kerap dipandang negatif, citra FPI tak selamanya buruk.

Eggi Sudjana, Ormas, dan Konsep Trinitas

Oleh: Prof Mahfud MD

 

Saya tidak mendedikasikan tulisan ini kepada Eggi Sudjana secara khusus tetapi juga kepada semuanya saja, yang sekedar ingin tahu mengenai konsep Trinitas dalam kristen. Benarkah Umat Kristen menyembah Tiga Tuhan. Dan benarkah hal itu bertentangan dengan Pancasila Sila Pertama.

Saya tahu Eggi Sudjana sedang sangat sibuk. Sibuk mengklarifikasi. Tetapi semoga saja beliau mau meluangkan waktunya barang sebentar, mungkin sebelum tidur untuk membaca tulisan ini. Ini penting agar Eggi Sudjana menjadi tahu.

Kosgoro Dukung Perppu 2, 2017 Asal Bijak dan Tidak semata Emosional

KONFRONTASI- Bagaimanapun, diskusi publik spal Perppu Nomor 2 Tahun 2017, dan upaya membangun solidaritas berbangsa ditanggapi sangat penting oleh tokoh Kosgoro, Mas Hayono Isman.
 
Sebagai senior Kosgoro, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era orde baru ini mengaku Kosgoro ikut mendukung reformasi. Tetapi reformasi yang tetap dalam kesetiaan kepada Pancasila.
 

Karena Bendera, Leher Sopir Bajaj Ditebas Dua Anggota Ormas

Konfrontasi - Seorang sopir bajaj bernama Supriyadi (58) tewas dengan kondisi leher ditebas oleh 2 pria yang diduga anggota salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas).

Supriyadi yang berasal dari Pamiritan, Bala Pulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ditemukan tewas di dekat sebuah warung di Jalan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (21/7/2017) tengah malam.

Ada Ormas Berseragam TNI?, Ini Tanggapan Kodam I/Bukit Barisan

 

KONFRONTASI -Beberapa hari ini muncul sejumlah foto salah satu organisasi masyarakat (ormas) yang pakaian dan seragamnya mirip dengan atribut Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Beberapa pria yang konon tergabung dalam ormas Perintis Kemerdekaan Indonesia (PKRI) dan Penerus Pejuang Perintis Kemerdekaan Indonesia (PPKRI) tampak berfoto menggunakan baret lengkap mirip TNI.

Semua Ormas Jangan Bertentangan dengan Pancasila, Sebut Setya Novanto

KONFRONTASI -  Ketua DPR RI Setya Novanto bicara soal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) ormas anti-Pancasila yang dikeluarkan oleh pemerintah. Novanto menegaskan, ormas tidak boleh bertentangan dengan ideologi Pancasila.

"Sudah dibahas sama Bapak Presiden. Dan tentu kami sepanjang semuanya itu bahwa ormas harus jangan bertentangan dengan Pancasila, jadi ini yang kita harapkan," kata Novanto saat ditemui di acara peresmian Akademi Bela Negara (ABN) di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2017).

Soal Perppu Ormas, Ini Komentar Wapres JK

KONFRONTASI - Wakil Presiden M. Jusuf Kalla mengatakan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Organisasi Massa (Perppu Ormas) karena mendesak dibutuhkan untuk kondisi saat ini.

"Ya, penilaiannya karena kalau lewat UU biasa kan lama pembahasannya, sedangkan kondisi saat ini perlu, tapi kan sesuai UU juga. Saya kira itu hanya cara," katanya di Kompleks Gedung DPR RI Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa aturan tersebut merupakan hal yang biasa sebagaimana aturan-aturan lainnya.

Hizbut Tahrir dan Beberapa Ormas Segera Ajukan Uji Materil Perpu Perubahan UU Ormas ke MK

KONFRONTASI - Tadi siang Rabu 12/7/2017 jam 12.00 Pimpinan Pusat HTI yang diketuai Ismail Yusanto mengadakan pertemuan dengan Yusril Ihza Mahendra usai Pemerintah mengumumkan Perpu No 2 Tahun 2017 tentang Perubahan UU Ormas No 17 Tahun 2003. HTI memutuskan memberi kuasa kepada Ihza-Ihza Law Firm untuk mengajukan permohonan uji materil atas Perpu tersebut yang diyakini bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Pages