Omnibus Law

Pusat Studi Hukum UI: Penyusunan Omnibus Law Sangat Jorok

KONFRONTASI-Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia menilai penyusunan Omnibus Law Undang-undang atau UU Cipta Kerja ugal-ugalan. Hal ini dinilai mulai dari perumusan undang-undang dengan metode omnibus law hingga simpang siur naskah UU yang telah disahkan.

"PSHTN FHUI menilai bahwa proses pembentukan undang-undang saat ini bukan lagi kotor, namun sudah sangat jorok," kata Ketua PSHTN FHUI Mustafa Fakhri dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 Oktober 2020.

Rizal Ramli: Pemimpin itu dinilai dari tindakan, strategi dan kebijakannya, bukan dari seringnya ngegombal.

KONFRONTASI-  Banyaknya aksi dari kaum buruh, petani, nelayan dan mahasiswa ditambah pelajar, membuktikan kalau kebijakan pemerintah yang kedepankan kepentingan rakyat kecil, hanya sesumbar.

"Sesumbar. Tidak ada niat menyusahkan rakyat, Itu hanya retorika kosong. Tapi kebijakannya berkali-kali sangat-sangat merugikan rakyat," ujar tokoh nasional Rizal Ramli, dalam pesannya, Rabu (14/10/2020).

Jaringan Sipil Internasional Kutuk Pengesahan Omnibus Law

KONFRONTASI- Masyarakat sipil internasional menyatakan solidaritas dengan disahkannya Omnibus Law oleh parlemen Indonesia, yang kemudian disusul aksi protes besar-besaran oleh masyarakat sipil Indonesia, serikat buruh, pelajar, dan aktivis.

Para aktivis mengkritik bahwa UU ini memotong standar peraturan untuk perlindungan lingkungan serta mengganggu jalannya perlindungan tenaga kerja dan pekerjaan.

Rizal Ramli di webinar Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia: Tanpa Omnibus "Cilaka", Ekonomi Era Gus Dur Naik dari -3 Persen Jadi + 4,5 Persen

KONFRONTASI- Keresahan sosial dikalangan pekerja, mahasiswa, pelajar dan masyarakat meletus akibat Omnibus Law, sementara peningkatan kesejahteraan rakyat yang dijanjikan tidak tercermin dalam Omnibus Law UU Cipta Kerja. Yang ada memberikan karpet merah kepada oligarki.   Demikian disampaikan ekonom senior Dr.

Rizal Ramli: Pemimpin itu dinilai dari Tindakan, Strategi dan Kebijakannya, bukan dari seringnya ‘’nggombal’’ yang Bikin Rakyat Kecewa.

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli (RR) mengingatkan pemerintah bahwa Pemimpin itu dinilai dari tindakan, strategi dan kebijakan-kebijakannya, bukan dari seringnya ‘’nggombal’’ yang membuat rakyat kecewa dan mengalami krisis kepercayaan.

Sehari Saja Bagi Hotman Paris Pelajari Omnibus Law, Kini Ia Siap Menghadap Presiden Jokowi ke Istana

KONFRONTASI -    Pengacara kondang tanah air, Hotman Paris Hutapea sudah mempelajari seluk Omnibus Law.

Bahkan Hotman mengaku hanya butuh sehari saja mempelajari dan membaca pasal-pasal di Omnibus Law terkhusus UU Cipta Kerja.

Pengakuan ini diungkapkan Hotman melalui akun Instagramnya.

Dalam postingannya Hotman mengaku siap untuk datang ke Istana Negara menghadap Presiden Jokowi.

Hotman sengaja ingin datang ke Istana Negara untuk memberikan masukan hukum terkait nasib buruh di Indonesia usai adanya UU Cipta Kerja.

Ada Puluhan Pasal Inkonstitusional di RUU Cipta Kerja. ''Kekuasaan hanya digunakan utk memperkaya Oligarki & menyengsarakan Rakyat,'' kata RR.

KONFRONTASI- Pasca pemerintah menyerahkan naskah akademik dan draft RUU Cipta Kerja ke DPR, materi muatan draft RUU ini terus menjadi sorotan publik.

Pages